Kemenkumham Belum Tahu Penyebab Tahanan Rutan Pekanbaru Mengamuk

Adhitya Himawan

Sabtu, 06 Mei 2017 | 04:56 WIB
Kemenkumham Belum Tahu Penyebab Tahanan Rutan Pekanbaru Mengamuk
Tahanan dari rutan Pekanbaru yang kabur tertangkap oleh polisi di Kabupaten Siak, Riau. [Antara/Rony Muharrman]

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Riau mengaku tidak tahu tentang adanya keluhan tahanan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sialang Bungkuk Pekanbaru sehingga mereka mengamuk dan mendobrak pintu lalu ratusan tahanan itu kabur.

"Saya tak dengar, setelah kejadian ini baru saya tahu. Saya tidak dapat keluhan itu dan sekarang baru terang benderang," kata Kepala Kanwil Kemenkumham Riau Ferdinand Siagian di Pekanbaru, Jumat (5/5/2017) malam.

Sebelumnya, dalam keterangan kepolisian bahwa tahanan, khususnya Blok B dan C melakukan unjuk rasa karena tidak mendapatkan pelayanan yang baik.

Mereka akhirnya membuat kericuhan dan mendobrak pintu setinggi 3 meter bagian samping kanan rutan, lalu kabur.

Rutan kelebihan kapasitas penghuni. Yang seharusnya hanya bisa menampung 361 tahanan namun kenyatannya berisi 1.870 orang. Dalam satu sel yang seharusnya hanya 10-15 orang namun diisi 30 orang.

Dalam laporan Satuan Binmas Polresta Pekanbaru disebutkan bahwa hasil keterangan dari para penghuni rutan yang sudah diamankan kembali, akar permasalahan akibat adanya pungli terhadap narapidana. Narapidana tidak mendapatkan pelayanan yang baik.

Selain itu, karena terjadi penganiayaan terhadap narapidana, fasilitas kesehatan yang kurang memadai dan waktu beribadah yang dibatasi. Selain itu, jam besuk dibatasi dan apabila ditambah harus membayar, serta perlakuan petugas rutan yang melanggar ketentuan.

Situasi rutan semakin memanas. Berdasarkan keterangan penghuni, mereka sering mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari petugas berinisial WR selaku komandan jaga dan kepala pengamanan rutan. Keduanya diduga melakukan pemukulan terhadap salah satu tahanan dan diperlakukan secara tidak manusia.

baca juga

Hal itu menimbulkan kemarahan secara spontan dari tahanan yang mengakibatkan terjadinya perusakan fasilitas. Mereka berusaha merusak pintu samping rutan. Dikabarkan petugas tersebut berlaku demikian akibat monotonnya pekerjaan yang bahkan tidak mendapatkan cuti bersama.

"Itu kita rapatkan Sabtu ini, cuti bersama itu kita rapatkan dan berikan kalau memang haknya," kata Ferdinand. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenkumham akan Selidiki Dugaan Pungli di Rutan Pekanbaru

Kemenkumham akan Selidiki Dugaan Pungli di Rutan Pekanbaru

News | Sabtu, 06 Mei 2017 | 04:18 WIB

Satu Tahanan Kabur Dari Rutan Pekanbaru Tertangkap di Siak

Satu Tahanan Kabur Dari Rutan Pekanbaru Tertangkap di Siak

News | Sabtu, 06 Mei 2017 | 03:52 WIB

Ricuh di Rutan Pekanbaru, Tahanan Bakar Benda

Ricuh di Rutan Pekanbaru, Tahanan Bakar Benda

News | Sabtu, 06 Mei 2017 | 00:32 WIB

Penangkapan Tahanan Kabur

Penangkapan Tahanan Kabur

Foto | Jum'at, 05 Mei 2017 | 17:53 WIB

Kerap Dikasari Sipir, Ratusan Napi Rutan Pekanbaru Kabur

Kerap Dikasari Sipir, Ratusan Napi Rutan Pekanbaru Kabur

News | Jum'at, 05 Mei 2017 | 17:17 WIB

100 Napi Rutan Pekanbaru Kabur, Rampas Kendaraan Warga

100 Napi Rutan Pekanbaru Kabur, Rampas Kendaraan Warga

News | Jum'at, 05 Mei 2017 | 15:26 WIB

Geger! 400 Tahanan Rutan Pekanbaru Melarikan Diri

Geger! 400 Tahanan Rutan Pekanbaru Melarikan Diri

News | Jum'at, 05 Mei 2017 | 14:47 WIB

Usai Disidang, Tahanan Ini Kabur di Depan Lapas

Usai Disidang, Tahanan Ini Kabur di Depan Lapas

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 23:06 WIB

13 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung

13 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 05:32 WIB

Proyek Ruang Terbuka Hijau di Pekanbaru Diduga Ada Korupsi

Proyek Ruang Terbuka Hijau di Pekanbaru Diduga Ada Korupsi

News | Sabtu, 15 April 2017 | 15:13 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×