Kelompok AntiAhok Ajak Rekonsiliasi Pascavonis Penjara Ahok

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Rabu, 10 Mei 2017 | 15:49 WIB
Kelompok AntiAhok Ajak Rekonsiliasi Pascavonis Penjara Ahok
Sidang putusan perkara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Auditorium Kementan [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Bachtiar Nasir ‎menghargai langkah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mengajukan banding atas putusan majelis hakim. GNPF MUI ini adalah kelompok Anti Ahok yang menggelar demo berulang kali meminta Ahok dipenjarakan.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara perkara penodaan agama, Ahok divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim.

‎"Kami tetap menjaga independensi hakim. Karena ada banding dan sebagainya, sebagai warga negara kami akan serahkan sepenuhnya keputusan kepada majelis hakim," kata Bachtiar di kantor AQL Islamic Center, Jalan Tebet Utara, Jakarta Selatan, Rabu (10/5/2017).

‎Ia juga belum bisa menjawab apa sikap GNPF MUI selanjutnya jika Ahok banding nanti dan diputus bebas. Kata Bachtiar, pihaknya menyerahkan semua proses peradilan kepada hakim.

"Saya tak bisa berandai-andai dulu. Kami positive thinking ke depan," ujar dia.

Selain itu ia mengimbau kepada semua masyarakat untuk menghormati putusan hakim yang menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Ahok.

‎"Kami menerima putusan majelis hakim dan bersyukur dengan semua yang terjadi. Apapun itu semua kuasa Allah SWT," ‎tutur dia.

Selanjutnya, ia mengajak semua pihak untuk rekonsiliasi paska Ahok divonis. Termasuk rekonsiliasi kedua kubu yang pro dan kontra Ahok.

"Apapun keputusan hakim setelah ini kami minta rekonsiliasi seluruh anak bangsa harus dilakukan. Harus saling memaafkan, menghilangkan semua pertikaian," tandas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP dan Partai Koalisi Tak akan Pernah Tinggalkan Ahok

PDIP dan Partai Koalisi Tak akan Pernah Tinggalkan Ahok

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 15:37 WIB

Candaan Ahok Saat Minta Difoto Pakai Seragam Dinas Jadi Kenyataan

Candaan Ahok Saat Minta Difoto Pakai Seragam Dinas Jadi Kenyataan

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 15:05 WIB

Maia Estianty: Kalau Ahok Muslim, Pasti Beres Urusannya

Maia Estianty: Kalau Ahok Muslim, Pasti Beres Urusannya

Entertainment | Rabu, 10 Mei 2017 | 14:53 WIB

Kasus Penodaan Agama Dianggap Selesai, Kubu Anti Ahok Ajak Islah

Kasus Penodaan Agama Dianggap Selesai, Kubu Anti Ahok Ajak Islah

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 14:51 WIB

Djarot Tetap Terima Pengaduan Warga, Tapi Beda Cara dengan Ahok

Djarot Tetap Terima Pengaduan Warga, Tapi Beda Cara dengan Ahok

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 14:31 WIB

Dukung Ahok, "People Power" Nyanyi Bersama Gugah Nasionalisme!

Dukung Ahok, "People Power" Nyanyi Bersama Gugah Nasionalisme!

Video | Rabu, 10 Mei 2017 | 14:17 WIB

Syok Ahok Ditahan, Veronica Tan Tak Balas Pesan

Syok Ahok Ditahan, Veronica Tan Tak Balas Pesan

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 14:15 WIB

Nenek Asal Gunung Kidul Nangis, Hampir Pingsan Tahu Ahok Dihukum

Nenek Asal Gunung Kidul Nangis, Hampir Pingsan Tahu Ahok Dihukum

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 14:03 WIB

Minta Ahok Dibebaskan, Tangisan Pecah di Mako Brimob

Minta Ahok Dibebaskan, Tangisan Pecah di Mako Brimob

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 13:52 WIB

Hari Pertama Gantikan Ahok, Mengapa Djarot Nangis

Hari Pertama Gantikan Ahok, Mengapa Djarot Nangis

News | Rabu, 10 Mei 2017 | 13:48 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×