Kemenkes-TNI Atasi Masalah Kesehatan di Daerah Tertinggal

Dythia Novianty, Firsta Nodia

Rabu, 17 Mei 2017 | 08:28 WIB
Kemenkes-TNI Atasi Masalah Kesehatan di Daerah Tertinggal
Kemenkes gandeng TNI atasi masalah kesehatan di daerah perbatasan dan tertinggal. [Dok. Kemenkes]

Suara.com - Kementerian Kesehatan RI bermitra dengan TNI melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), memiliki fokus utama pada kegiatan pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan.

"Kesehatan adalah utama dan merupakan ujung tombak karena dengan kesehatan, kita bisa berpendidikan, kita bisa sejahtera", tutur Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K), seperti pada keterangan resmi yang diterima Suara.com.

Adapun kegiatan TMMD yang dapat dilakukan antara lain berupa bakti fisik dan non fisik. Kegiatan bakti fisik, antara lain melalui pemeriksaan kesehatan dan pengobatan massal; sanitasi, kesehatan lingkungan, taman obat keluarga, pembangunan atau rehabilitasi sarana prasarana kesehatan dan unit kesehatan berbasis masyarakat (UKBM) di Desa sasaran.

Sementara itu, kegiatan bakti non fisik, antara lain berupa sosialisasi gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS), penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat dalam program kesehatan ibu dan anak, gizi, penyakit tidak menular, penyakit menular, kesehatan lingkungan, dan Keluarga Berencana

Dalam sambutannya, Menkes menyatakan bahwa Program Indonesia Sehat sebagai arah pembangunan kesehatan tahun 2015-2019 memiliki tiga pilar utama utama yaitu Paradigma Sehat, Penguatan Pelayanan Kesehatan, dan Jaminan Kesehatan Nasional. Secara khusus, penerapan paradigma sehat difokuskan pada upaya promotif dan preventif sebagai landasan pembangunan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan lintas sektor.

"Dibutuhkan perubahan mindset masyarakat untuk berperilaku hidup yang sehat", tambah Menkes.

Kolaborasi melalui kegiatan TMMD ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), sebuah gerakan nasional dalam rangka penguatan paradigma pembangunan kesehatan yang mengedepankan upaya promotif dan preventif, tanpa mengesampingkan upaya kuratif rehabilitatif, dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarakatkan paradigma sehat.

GERMAS tidak hanya dilaksanakan oleh sektor kesehatan, namun perlu dukungan dan pelibatan seluruh komponen bangsa dari berbagai lintas sektor yang melaksanakan secara bersama-sama, terencana dan terus menerus.

Menurut Menkes, GERMAS perlu digaungkan sebagai salah satu perwujudan dari revolusi mental. Dalam sambutannya, Menkes juga menyoroti permasalahan sanitasi dan air, pentingnya gizi untuk generasi, serta banyaknya kasus penyakit tidak menular (PTM) yang menyebabkan beban pembiayaan kesehatan yang besar. Pada kesempatan tersebut, Menkes menekankan pentingnya kerja sama dalam menyehatkan masyarakat Indonesia.

baca juga

"Kemenkes tidak akan mungkin mampu menghadapi banyaknya permasalahan kesehatan sendirian, perlu bantuan dan kerja sama banyak pihak untuk menyelesaikan permasalahan", imbuh Menkes.

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sendiri merupakan salah satu gerakan pemberdayaan masyarakat khususnya untuk masyarakat tertinggal atau terpencil sebagai wujud Operasi Bakti TNI. Kegiatan TMMD ke-99 tahun 2017 dilaksanakan pada tanggal 4 Juli hingga 2 Agustus 2017 di 58 Kabupaten atau Kota, yang terdiri dari 60 kecamatan atau 92 Desa.

Salah satu contoh kegiatan yang diusung dalam TMMD tahun 2017 yaitu Gerakan Masyarakat Membangun Satu Juta Jamban untuk Keluarga Indonesia yang disingkat “GEMA SANG JUARA”. Hal ini sejalan dengan program pemerintah bahwa pada tahun 2019 tidak ada lagi Masyarakat Indonesia yang Buang Air Besar sembarangan.

"Hal ini dilatarbelakangi kondisi sanitasi masyarakat Indonesia sebanyak lebih kurang 32 juta rumah tangga di Indonesia masih belum mempunyai jamban yang sehat," tambah KSAD Jenderal Mulyono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PP Peringatan Kesehatan Bergambar di Bungkus Rokok Akan Direvisi

PP Peringatan Kesehatan Bergambar di Bungkus Rokok Akan Direvisi

Health | Jum'at, 12 Mei 2017 | 21:09 WIB

Berada di Daerah Perbatasan, Siap-siap Sulit Akses Internet

Berada di Daerah Perbatasan, Siap-siap Sulit Akses Internet

Tekno | Minggu, 07 Mei 2017 | 05:07 WIB

Ini Kebutuhan Darurat Rumah Sakit di Daerah Perbatasan

Ini Kebutuhan Darurat Rumah Sakit di Daerah Perbatasan

News | Sabtu, 06 Mei 2017 | 10:00 WIB

Serunya Melancong ke Timor Leste Tanpa Paspor

Serunya Melancong ke Timor Leste Tanpa Paspor

Lifestyle | Jum'at, 05 Mei 2017 | 12:06 WIB

Menkes Tempatkan Sembilan Dokter Spesialis di NTT

Menkes Tempatkan Sembilan Dokter Spesialis di NTT

Health | Rabu, 03 Mei 2017 | 08:15 WIB

Kasus Bayi Lahir Pendek Tinggi di NTT, Ini Komentar Menkes

Kasus Bayi Lahir Pendek Tinggi di NTT, Ini Komentar Menkes

Health | Selasa, 02 Mei 2017 | 21:28 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×