Ada Gerakan Minahasa Merdeka, Kapolri: Kami Tindak Persuasif

Reza Gunadha

Rabu, 17 Mei 2017 | 09:56 WIB
Ada Gerakan Minahasa Merdeka, Kapolri: Kami Tindak Persuasif
Gerakan Minahasa Merdeka di media sosial. [Facebook]

Suara.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, bakal mencegah perkembangan wacana separatisme warga Minahasa, Sulawesi Utara.

Penegasan Tito merupakan respons terhadap beredarnya seruan untuk mendeklarasikan kemerdekaan Minahasa Raya melalui media-media sosial.

“Deklarasi seperti itu tidak dibolehkan. Polisi akan melakukan upaya pencegahan. Kita satu bangsa, Indonesia, dan itu sudah ditegaskan pula oleh warga Minahasa pada era perjuangan kemerdekaan,” tutur Tito, Selasa (16/5/2017).

Namun, Tito memastikan gerakan Minahasa merdeka tersebut tidak langsung ditindak secara represif. Sebaliknya, ia mengatakan bakal melakukan pendekatan persuasif.

Tito menilai, pendekatan persuasif dikedepankan karena seruan separatisme di media-media sosial itu masih bersifat spontanitas.

Tindakan persuasif, kata dia, diperlukan agar gerakan separatisme yang bersifat spontanitas itu tak berkembang maju, terorganisasi, dan menjadi kekuatan potensial.

Sebelumnya diberitakan, media sosial di Indonesia tengah dihebohkan oleh informasi mengenai sekelompok orang menyerukan deklarasi Minahasa merdeka. Bahkan, beredar foto sejumlah orang yang berani mengibarkan bendera Minahasa Raya.

Seruan kemerdekaan Minahasa Raya tersebut muai beredar di media sosial Facebook, sejak Rabu (10/5/2017) pekan lalu.

baca juga

Selain seruan deklarasi kemerdekaan, ada pula kelompok yang menuntut pemerintah Indonesia menggelar referendum agar warga Minahasa bisa menentukan nasib bangsanya sendiri.

Salah satu laman Facebook yang getol menyuarakan kemerdekaan Minahasa adalah “Ancient of Minahasa”.

Dalam laman komunitas daring tersebut, administrator menyebarkan tulisan yang mengajak warga Minahasa mendesak dilakukannya referendum kemerdekaan.

“100 persen aksi Referendum Minahasa Merdeka. Ayo aksi, sekarang waktunya Minahasa tegas. Ayo kita buktikan, bangsa Minahasa bukan bangsa pengecut, “ demikan ajakan tersebut.

Tak hanya itu, laman tersebut juga mengunggah bendera yang diyakini sebagai bendera Minahasa Raya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Geger Seruan Deklarasi Minahasa Raya Merdeka

Geger Seruan Deklarasi Minahasa Raya Merdeka

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 09:04 WIB

Polri Rilis 84 Kg Sabu

Polri Rilis 84 Kg Sabu

Foto | Senin, 08 Mei 2017 | 17:49 WIB

Wiranto: Pembubaran HTI Atas Perintah Presiden Jokowi

Wiranto: Pembubaran HTI Atas Perintah Presiden Jokowi

News | Senin, 08 Mei 2017 | 15:26 WIB

Geliat Kaum Yahudi di Indonesia: Ibadah Tertutup hingga 'Online'

Geliat Kaum Yahudi di Indonesia: Ibadah Tertutup hingga 'Online'

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 19:47 WIB

Kapolri: Kita Terlalu Sibuk Persoalkan Perbedaan

Kapolri: Kita Terlalu Sibuk Persoalkan Perbedaan

News | Selasa, 25 April 2017 | 23:53 WIB

Polisi Tembaki Mobil Warga, Nenek Tewas dan Balita Tertembak

Polisi Tembaki Mobil Warga, Nenek Tewas dan Balita Tertembak

News | Rabu, 19 April 2017 | 16:30 WIB

Kapolri Pastikan Tak Ada Pengerahan Massa Dari Luar Jakarta

Kapolri Pastikan Tak Ada Pengerahan Massa Dari Luar Jakarta

News | Rabu, 19 April 2017 | 15:36 WIB

Kapolri: Tak Perlu Intimidatif Saat Memantau TPS

Kapolri: Tak Perlu Intimidatif Saat Memantau TPS

News | Rabu, 19 April 2017 | 15:05 WIB

Basmi Terorisme, Polri Gandeng Kepolisian Arab Saudi

Basmi Terorisme, Polri Gandeng Kepolisian Arab Saudi

News | Rabu, 19 April 2017 | 06:24 WIB

Kerjasama Bilateral Kepolisian RI dan Arab Saudi

Kerjasama Bilateral Kepolisian RI dan Arab Saudi

Foto | Selasa, 18 April 2017 | 13:45 WIB

Terkini

Menkeu Mengatakan Pemerintah Mulai Cabut Subsidi BBM Pekan Depan

Menkeu Mengatakan Pemerintah Mulai Cabut Subsidi BBM Pekan Depan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:00 WIB

Sering Bikin Kaget! MRT Rem Mendadak di Jalur Senayan-ASEAN Ternyata Akibat Gangguan Sinyal

Sering Bikin Kaget! MRT Rem Mendadak di Jalur Senayan-ASEAN Ternyata Akibat Gangguan Sinyal

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:43 WIB

Iran Bombardir Israel dan Amerika Serikat Kalau Ganggu Pemakaman Ali Khamenei

Iran Bombardir Israel dan Amerika Serikat Kalau Ganggu Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:23 WIB

Israel Tangkap 6 Siswa Palestina, Rumah Digerebek Tengah Malam

Israel Tangkap 6 Siswa Palestina, Rumah Digerebek Tengah Malam

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:13 WIB

UU Baru China Tuai Kontroversi, Legalkan Represi Lintas Negara

UU Baru China Tuai Kontroversi, Legalkan Represi Lintas Negara

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:00 WIB

Israel Akan Batasi Azan Berkumandang di Masjid

Israel Akan Batasi Azan Berkumandang di Masjid

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:46 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 05:30 WIB

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

×