Kisah Mereka yang Terhempas di Halte Kampung Melayu

Reza Gunadha

Kamis, 25 Mei 2017 | 19:32 WIB
Kisah Mereka yang Terhempas di Halte Kampung Melayu
Suasana kawasan terminal dan halte bus Transjakarta pascaledakan bom, di Kampung Melayu, Jakarta, Kamis (25/5/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]

Ia duduk, menyeruput es, sembari memerhatikan orang-orang di dekatnya, termasuk seorang gadis berkerudung yang berdandan layaknya seorang mahasiswi.

”Ddduuuaarrr,” terdengar suara lantang ledakan dari arah parkiran sepeda motor, yang berada tepat di depan halte bus tempat dirinya duduk.

ABG itu terkejut sekaligus panik. Setelah menguasai kepanikan, dia beranjak dari tempat duduk, bersiap lari menyelamatkan diri.

Namun, sebelum benar-benar berlari, pemuda itu sempat kembali mendengar suara ledakan di dekatnya, yang serupa seperti di parkiran motor.

Lelaki muda tersebut akhirnya tak jadi berlari karena tubuhnya keburu terbang, terhempas di antara kaca-kaca halte yang luruh.

Entah berapa lama ia tergeletak tak berdaya dekat halte tersebut. Tak ada warga yang berani menolong dirinya setelah ledakan. Kakinya terluka serius akibat ledakan.

Es manis yang menghapus dahaga setelah seharian menembus jalanan ibu kota bersama bus Kopaja yang ia kemudikan, tak lagi ada di tangan.

“Agung, Agung, Ya Allah, Agung. Tolong, tolong, tolong bawa adik saya. Adik saya kena,” pekik seorang pria yang menangis terisak.

Nugroho Agung Laksono, nama  pemuda yang sudah berjihad mencari nafkah untuk keluarganya meski baru berusia 18 tahun, terus dibopong oleh kakak ipar yang juga sopir.

baca juga

***

Terang lampu di sekitar Halte Bus TransJakarta Kampung Melayu, Rabu, menyemarakkan suasana seorang mahasiswi berkerudung yang menunggu bus, ABG sopir Kopaja yang asyik menyeruput es, dan juga seorang pria muda berseragam cokelat khas polisi bernama Imam Gilang Adinata.

Gilang terus berjaga, karena menurut komandan rombongan pawai obor jelang Ramadan bakal melewati ruas jalannya ketika waktu hendak menggenapi pukul 21.00 WIB.

Sebagai polisi, ia sudah terbiasa diperintahkan komandan untuk terus bersiaga di jalanan, meski harus mengorbankan kepentingan pribadinya.

Polisi muda itu seharusnya tak berada di jalanan tersebut. Ia seharusnya berada di Cengkareng, kediaman kekasih hatinya, Dinda Venisita Verina, yang akan dinikahinya seusai lebaran nanti. Namun, perintah komandan siapa yang berani menentang?

Merasa rindu, Gilang memutuskan mengirimkan pesan singkat kepada Dinda, sembari terus berjaga di ruas jalan dekat halte yang ramai tersebut.

Jari Gilang secara cepat mengetik kata “Yang…”, dan langsung mengirimkan pesan itu ke sang kekasih, sembari—lagi-lagi—tetap waspada seperti perintah komandan.

Nun jauh di Cengkareng, Dinda menerima WA Gilang. Ia lantas membalas singkat pesan itu, “Ada apa yang...”

Namun, pesan itu tak berbalas. Lima belas menit kemudian, terdengar suara ledakan di halte dekat Gilang bersiaga.

Gilang terhempas bersama ABG sopir Kopaja yang asyik minum es, pun perempuan berkerudung yang tengah menunggu bus.

Ponsel berisi pesan cinta dari sang kekasih tak lagi ditangannya. Polisi calon pengantin itu terbunuh oleh ulah “pengantin” yang ingin mengawini tujuh bidadari di surga.

***

Selang satu jam kemudian, media-media massa, media sosial, dan mulut-mulut warga ibu kota mulai ramai dengan pembicaraan aksi teroristik di kawasan Terminal Kampung Melayu.

Tiga anggota polisi meninggal dunia dari dua ledakan yang terjadi di Terminal Kampung Melayu. Mereka adalah Brigadir Polisi Satu Anumerta Imam Gilang Adinata asal Klaten, Brigadir Polisi Satu Anumerta Ridho Setiawan asal Lampung, dan Brigadir Polisi Satu Anumerta Taufan asal Bekasi.

Dua warga sipil yang meninggal dunia dalam kejadian tersebut diduga pelaku bom bunuh diri. Saat ini, mereka masih di Rumah Sakit Polri Kramatjati. Satu di antaranya organ tubuhnya tercerai berai, seperti dalam foto yang beredar sejak semalam.

Ledakan bom bunuh diri juga melukai sedikitnya 10 orang yang terdiri lima anggota polisi dan lima warga sipil.

Korban luka bernama Bripda Feri (unit 1 peleton 4 Polda Metro Jaya) mengalami luka pada wajah, badan dan paha, Bripda Yogi (unit 1 peleton 4 Polda Metro Jaya) mengalami luka di sekujur tubuh, Agung (17) berprofesi sebagai supir swasta mengalami luka pada kaki, tangan dan badan. Korban lainnya seorang mahasiswi bernama Jihan (19) mengalami luka melepuh pada tangan kiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengejutkan, Ini Fakta Temuan Pasca Olah TKP!

Mengejutkan, Ini Fakta Temuan Pasca Olah TKP!

Video | Kamis, 25 Mei 2017 | 19:04 WIB

Update Info Transjakarta Jalur Kampung Melayu Usai Bom Bunuh Diri

Update Info Transjakarta Jalur Kampung Melayu Usai Bom Bunuh Diri

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 18:33 WIB

Pascaledakan Bom Bunuh Diri, Warga Asyik "Selfie" di TKP!

Pascaledakan Bom Bunuh Diri, Warga Asyik "Selfie" di TKP!

Video | Kamis, 25 Mei 2017 | 18:03 WIB

Korban Bom Kampung Melayu Tiba di RS Polri

Korban Bom Kampung Melayu Tiba di RS Polri

Foto | Kamis, 25 Mei 2017 | 18:00 WIB

Sikap PBNU Usai Tragedi Manchester, Marawi, sampai Kampung Melayu

Sikap PBNU Usai Tragedi Manchester, Marawi, sampai Kampung Melayu

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 17:54 WIB

Bom Bunuh Diri, Para Pakar Bicara Cara Cegah Perilaku Radikalis

Bom Bunuh Diri, Para Pakar Bicara Cara Cegah Perilaku Radikalis

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 17:41 WIB

Polisi Puji Aksi #KamiTidakTakut Lawan Teror Bom Bunuh Diri

Polisi Puji Aksi #KamiTidakTakut Lawan Teror Bom Bunuh Diri

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 17:33 WIB

Bom Kampung Melayu Berkaitan Darurat Militer Filipina Soal ISIS

Bom Kampung Melayu Berkaitan Darurat Militer Filipina Soal ISIS

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 17:24 WIB

Bom Bunuh Diri, LPSK Siap Tanggung Biaya Pengobatan Korban Sipil

Bom Bunuh Diri, LPSK Siap Tanggung Biaya Pengobatan Korban Sipil

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 17:09 WIB

Jenazah Polisi Korban Bom

Jenazah Polisi Korban Bom

Foto | Kamis, 25 Mei 2017 | 17:02 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×