Gugur Bunga di Kp. Melayu, Dont Look Back in Anger di Manchester

Ruben Setiawan

Jum'at, 26 Mei 2017 | 06:04 WIB
Gugur Bunga di Kp. Melayu, Dont Look Back in Anger di Manchester
Mengheningkan cipta bagi korban bom Manchester.(AFP)

Lantunan lagu “Don’t look back in anger” memenuhi halaman Gereja St. Ann, Manchester, Inggris, Kamis (25/5/2017) waktu setempat. Lagu yang dipopulerkan Oasis, band kenamaan asal kota tersebut, dinyanyikan ratusan orang sesaat usai mengheningkan cipta guna mengenang 22 korban tewas dalam serangan bom di Manchester Arena, Senin (22/5/2017).

Lagu tersebut nampaknya dilantunkan sebagai pesan untuk menunjukkan sikap komunitas Manchester terhadap ‘pembantaian’ yang dialami para korban berusia belia saat mereka sedang menikmati konser musik. Seperti diketahui, insiden pengeboman terjadi di penghujung konser bintang pop muda, Ariana Grande.

Uniknya, adalah seorang perempuan yang awalnya mulai menyanyikan bagian refrein lagu tersebut. Kemudian, tanpa dikomando, mereka yang hadir ikut menyanyikan lagu tersebut.

Lantas, seorang lelaki meneriakkan, “Kami cinta Manchester!” yang sekaligus mengakhiri nyanyian emosional tersebut, diiringi tempik sorak dari mereka yang hadir.

St. Ann menjadi tempat berkumpul bagi warga kota Manchester pascaserangan bom di Manchester Arena. Beragam pernak-pernik seperti lilin, balon, boneka memenuhi halaman gereja tersebut sebagai simbol duka bagi banyaknya korban anak-anak yang jatuh dalam insiden.

“Hanya kesedihan yang dirasakan di Manchester saat ini. Ini amat buruk, sulit untuk mempercayai ini semua,” kata seorang warga bernama Carmel McLaughlan seperti dikutip AFP.

Hingga kini, sebanyak 23 orang korban luka dalam perawatan intensif. Sementara puluhan lainnya masih harus dirawat di rumah sakit akibat luka yang diderita setelah Salman Abedi, 22, meledakkan bom di Manchester Arena.

Mirip dengan di Manchester, suasana duka dan haru juga terasa di kawasan terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur. Sekelompok masyarakat melakukan aksi damai dengan menyalakan lilin tak jauh dari lokasi bom bunuh diri di tempat tersebut.

"Hari ini kita berduka, mari kita mengheningkan cipta sejenak. Kami juga minta hentikan dan cukup segala kekerasan dalam bentuk apapaun," kata koordinator aksi Joshua Napitupulu.

Selain mengheningkan cipta untuk mengenang para korban, mereka juga menyanyikan lagu nasional, “Gugur Bunga”. Seperti diketahui, tiga anggota kepolisian gugur dalam serangan bom bunuh diri, Rabu (24/5/2017). 

Mereka adalah Bripda Taufan Tsunami (anggota Unit 1 Peleton 4 Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya), Bripda Ridho Setiawan (anggota Unit 1 Peleton 4 Sabhara Polda Metro Jaya), dan Bripda Imam Gilang Adinata (anggota Unit 1 Peleton 4 Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:42 WIB

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:41 WIB

Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M

Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:34 WIB

Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta

Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:48 WIB

Kisah Siswa Sekolah Rakyat Ditayangkan pada Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Bogor

Kisah Siswa Sekolah Rakyat Ditayangkan pada Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Bogor

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:48 WIB

BEM UI Sindir BBM 'Elite' yang Turun: Rakyat dan Ojol Butuhnya Pertamax Murah!

BEM UI Sindir BBM 'Elite' yang Turun: Rakyat dan Ojol Butuhnya Pertamax Murah!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:20 WIB

Fakta Baru Kasus Bupati Kuansing, KPK Ungkap Dugaan Uang dari Pelepasan Hutan

Fakta Baru Kasus Bupati Kuansing, KPK Ungkap Dugaan Uang dari Pelepasan Hutan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:54 WIB

Panik Dipantau KPK, Bupati Kuansing Jual Land Cruiser ke Showroom Milik Suwito

Panik Dipantau KPK, Bupati Kuansing Jual Land Cruiser ke Showroom Milik Suwito

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:50 WIB

×