Netizen Cantik di Belakang Tito, Tangkap Dalang Bom Bunuh Diri

Siswanto

Minggu, 28 Mei 2017 | 13:34 WIB
Netizen Cantik di Belakang Tito, Tangkap Dalang Bom Bunuh Diri
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan meninjau lokasi terjadinya ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Jumat (26/5/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Warganet melakukan aksi simpatik untuk mendukung Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengusut tuntas siapa dalang dan motif aksi bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Mereka membuat tanda #AksiSimpatikLawanTeroris menjadi trending topic di Twitter untuk zona Indonesia, Minggu (28/5/2017), siang.

"Maju terus pak Tito, segera lakukan tindakan tegas pada teroris #AksiSimpatikLawanTeroris," tulis akun @CintyaMariana2

Polisi telah menciduk beberapa orang terkait dengan dua terduga pelaku bom bunuh diri.

Tito mengatakan dua terduga pelaku diduga anggota kelompok teroris yang ditngkap di Waduk Jatiluhur, Jawa Barat. Mereka merupakan Jamaah Ansharut Daulah Bandung.

"Kami yakin, Pak Tito berani melawan teroris #AksiSimpatikLawanTeroris," tulis @amadea_dewi.

Akun @AdzkiyaFadhill2 menekankanbahwa keberanian Tito untuk menindak tegas teroris sangat diharapkan masyarakat.

"Rakyat menunggu ketegasan Kapolri bubarkan teroris #AksiSimpatikLawanTeroris," tulisnya.

Akun @DevickaWulanda2 juga demikian. Dia menginginkan Kapolri menunjukkan ketegasan agar di masa mendatang jera.

"Kami berharap, Kapolri tegas terhadap teroris #AksiSimpatikLawanTeroris," tulis dia.

Sebagian besar netizen yang memakai hastaqg #AksiSimpatikLawanTeroris untuk mendukung Kapolri memakai akun yang memasang foto perempuan berparas cantik. Hingga berita ini diturunkan, perbincangan di dunia maya dengan semangat untuk mendukung melawan aksi teror masih berlangsung.

Aksi bom bunuh diri yang dilakukan dua orang terjadi pada Rabu (24/5/2017) malam. Bom bunuh diri menewaskan tiga anggota Polri yang sedang bertugas. Sebelas orang lainnya ikut terluka yang terdiri dari enam anggota polisi dan lima warga sipil.

Siapa dalangnya?

Wakil Ketua DPD Nono Sampono mengutuk keras aksi bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Ia meminta pemerintah mengusut tuntas kasus tersebut.

Nono Sampono bersama dengan tiga anggota DPD dari Provinsi DKI Jakarta, A. M. Fatwa, Dailami Firdaus, dan Abdul Azis Kafia serta Sekretaris Jenderal DPD Sudarsono Hardjosoekarto datang menjenguk dua korban bom bernama Tasdik Saputro dan Susi Fitriyani yang masih terbaring lemah di ruang perawatan RS. Budhi Asih, Cawang, beberapa waktu yang lalu.

Nono berharap teror bom bunuh diri dapat diusut tuntas karena bukan lagi kriminal biasa, melainkan arahnya sudah jelas yaitu negara.

Pasukan antiteror TNI disarankan terlibat dalam menangani kasus-kasus terorisme di Indonesia.

“Teror ini pasti ada dalang di belakangnya, bukan hanya pelaku yang cuma kita tuju, tapi harus diselidiki juga apakah ada jaringan di belakangnya. Perlu kerja keras dan koordinasi yang intens antara Polri, TNI, BIN dan BNPT dalam menanggulangi sejak dini potensi terjadinya terorisme dan serangan-serangan kelompok," ujarnya.

Selain mengutuk keras tindakan tersebut, dia juga berharap pemerintah beserta DPR segera merivisi UU Anti Terorisme agar pencegahan dini serta tindakan aparat berwajib dapat bekerja maksimal.

“Revisi UU terorisme sedang dilakukan, saya harap UU tersebut kelak bisa mengatur secara komprehensif dan menjangkau tindakan represif serta preventif," kata dia.

Untuk meminimalisir paham radikalisme, menurut Nono, harus ditelusuri juga apa landasannya, sehingga bisa dicegah dikemudian hari.

"Tindakan terorisme itu banyak faktornya apakah karena ekonomi, ideologis dan politis, nah dari sini harus diperhatikan apa landasannya sehingga bisa dipahami dan dicegah," katanya.

Nono Sampono tidak habis pikir dengan aksi bom bunuh diri.

"Saya sangat mengutuk pelaku bom di kampung melayu, apa pun motifnya, ini merupakan musuh kita bersama, karena beberapa oknum jangan sampai menggeneralisasi kepada kelompok dan golongan tertentu," kata dia.

Sudarsono berharap agar masyarakat tetap waspada terhadap lingkungan sekitar.

"Saya harap masyarakat bisa juga memantau kejadian di sekitarnya, jika ada kegiatan yang mencurigakan terutama dari orang asing, maka wajib diantisipasi dengan melaporkannya kepada pihak kepolisian," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peserta Komcad Meninggal Saat Latsarmil, Tito Soroti Tes Kesehatan Sejak Pendaftaran

Peserta Komcad Meninggal Saat Latsarmil, Tito Soroti Tes Kesehatan Sejak Pendaftaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:01 WIB

Mendagri Tito Tegaskan Update Bansos Lewat Agen Perlinsos Gratis: Kalau Ada Pungli Harus Laporkan

Mendagri Tito Tegaskan Update Bansos Lewat Agen Perlinsos Gratis: Kalau Ada Pungli Harus Laporkan

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:41 WIB

Kemendagri Apresiasi Pemda Papua di Empat Sektor Pelayanan Dasar

Kemendagri Apresiasi Pemda Papua di Empat Sektor Pelayanan Dasar

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:13 WIB

Banjir Bandang Solok, Tito Pastikan Jalan Solok-Padang Kembali Normal

Banjir Bandang Solok, Tito Pastikan Jalan Solok-Padang Kembali Normal

News | Rabu, 23 September 2026 | 16:29 WIB

DPR dan Mendikdasmen Sepakat PPPK Guru Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes!

DPR dan Mendikdasmen Sepakat PPPK Guru Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes!

News | Senin, 21 September 2026 | 17:49 WIB

230 Ribu Guru PPPK Bakal Jadi Penuh Waktu, DPR: Jangan Cuma Ganti Status!

230 Ribu Guru PPPK Bakal Jadi Penuh Waktu, DPR: Jangan Cuma Ganti Status!

News | Jum'at, 18 September 2026 | 16:27 WIB

Guru PPPK Jadi Penuh Waktu, DPR: Jangan Cuma Ubah Status, Tingkatkan Juga Mutu Pendidikan!

Guru PPPK Jadi Penuh Waktu, DPR: Jangan Cuma Ubah Status, Tingkatkan Juga Mutu Pendidikan!

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:58 WIB

172 Ribu PPPK Guru Paruh Waktu Bakal Tes, Lulus Bisa Jadi Pegawai Penuh Waktu

172 Ribu PPPK Guru Paruh Waktu Bakal Tes, Lulus Bisa Jadi Pegawai Penuh Waktu

News | Kamis, 17 September 2026 | 21:48 WIB

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Mendagri Tepis Tudingan OPM: Alasan Intel Hanya Dalih untuk Tutupi Aksi Kekerasan!

Mendagri Tepis Tudingan OPM: Alasan Intel Hanya Dalih untuk Tutupi Aksi Kekerasan!

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:50 WIB

Terkini

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

×