Siapakah Afi Nihaya Faradisa, Anak SMA yang Kontroversial Itu?

Pebriansyah Ariefana

Senin, 29 Mei 2017 | 06:45 WIB
Siapakah Afi Nihaya Faradisa, Anak SMA yang Kontroversial Itu?
Asa Firda Inayah alias Afi Nihaya Faradisa bersama Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. (dok pribadi/Facebook Afi)

Setelah beberapa menit kita lahir, lingkungan menentukan agama, ras, suku, dan kebangsaan kita. Setelah itu, kita membela sampai mati segala hal yang bahkan tidak pernah kita putuskan sendiri.

Sejak masih bayi saya didoktrin bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang benar. Saya mengasihani mereka yang bukan muslim, sebab mereka kafir dan matinya masuk neraka.

Ternyata,

Teman saya yang Kristen juga punya anggapan yang sama terhadap agamanya. Mereka mengasihani orang yang tidak mengimani Yesus sebagai Tuhan, karena orang-orang ini akan masuk neraka, begitulah ajaran agama mereka berkata.

Maka,

Bayangkan jika kita tak henti menarik satu sama lainnya agar berpindah agama, bayangkan jika masing-masing umat agama tak henti saling beradu superioritas seperti itu, padahal tak akan ada titik temu.

Jalaluddin Rumi mengatakan, "Kebenaran adalah selembar cermin di tangan Tuhan; jatuh dan pecah berkeping-keping. Setiap orang memungut kepingan itu,

memperhatikannya, lalu berpikir telah memiliki kebenaran secara utuh."

Salah satu karakteristik umat beragama memang saling mengklaim kebenaran agamanya. Mereka juga tidak butuh pembuktian, namanya saja "iman".

Manusia memang berhak menyampaikan ayat-ayat Tuhan, tapi jangan sesekali mencoba jadi Tuhan. Usah melabeli orang masuk surga atau neraka sebab kita pun masih menghamba.

Latar belakang dari semua perselisihan adalah karena masing-masing warisan mengklaim, "Golonganku adalah yang terbaik karena Tuhan sendiri yang mengatakannya".

Lantas, pertanyaan saya adalah kalau bukan Tuhan, siapa lagi yang menciptakan para Muslim, Yahudi, Nasrani, Buddha, Hindu, bahkan ateis dan memelihara mereka semua sampai hari ini?

Tidak ada yang meragukan kekuasaan Tuhan. Jika Dia mau, Dia bisa saja menjadikan kita semua sama. Serupa. Seagama. Sebangsa.

Tapi tidak, kan?

Apakah jika suatu negara dihuni oleh rakyat dengan agama yang sama, hal itu akan menjamin kerukunan? Tidak!

Nyatanya, beberapa negara masih rusuh juga padahal agama rakyatnya sama.

Sebab, jangan heran ketika sentimen mayoritas vs. minoritas masih berkuasa, maka sisi kemanusiaan kita mendadak hilang entah kemana.

Bayangkan juga seandainya masing-masing agama menuntut agar kitab sucinya digunakan sebagai dasar negara. Maka, tinggal tunggu saja kehancuran Indonesia kita.

Karena itulah yang digunakan negara dalam mengambil kebijakan dalam bidang politik, hukum, atau kemanusiaan bukanlah Alquran, Injil, Tripitaka, Weda, atau kitab suci sebuah agama, melainkan Pancasila, Undang-Undang Dasar '45, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam perspektif Pancasila, setiap pemeluk agama bebas meyakini dan menjalankan ajaran agamanya, tapi mereka tak berhak memaksakan sudut pandang dan ajaran agamanya untuk ditempatkan sebagai tolok ukur penilaian terhadap pemeluk agama lain. Hanya karena merasa paling benar, umat agama A tidak berhak mengintervensi kebijakan suatu negara yang terdiri dari bermacam keyakinan.

Suatu hari di masa depan, kita akan menceritakan pada anak cucu kita betapa negara ini nyaris tercerai-berai bukan karena bom, senjata, peluru, atau rudal, tapi karena orang-orangnya saling mengunggulkan bahkan meributkan warisan masing-masing di media sosial.

Ketika negara lain sudah pergi ke bulan atau merancang teknologi yang memajukan peradaban, kita masih sibuk meributkan soal warisan.

Kita tidak harus berpikiran sama, tapi marilah kita sama-sama berpikir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anas Dorong Anak Muda Banyuwangi Berbagi Prestasi Lewat Medsos

Anas Dorong Anak Muda Banyuwangi Berbagi Prestasi Lewat Medsos

News | Rabu, 24 Mei 2017 | 19:13 WIB

Viral! Orasi Siswi SMA Ini Bikin Ribuan Akademisi Terperangah

Viral! Orasi Siswi SMA Ini Bikin Ribuan Akademisi Terperangah

News | Senin, 22 Mei 2017 | 19:38 WIB

Ketemu Khofifah, Bupati Banyuwangi Bantah Bahas Pilgub Jatim

Ketemu Khofifah, Bupati Banyuwangi Bantah Bahas Pilgub Jatim

News | Senin, 22 Mei 2017 | 08:12 WIB

Pemkab Banyuwangi Gelontorkan Rp15 Miliar Untuk Beasiswa

Pemkab Banyuwangi Gelontorkan Rp15 Miliar Untuk Beasiswa

News | Sabtu, 20 Mei 2017 | 21:14 WIB

Bupati Banyuwangi Juga Imbau Warganya Tak Terprovokasi SARA

Bupati Banyuwangi Juga Imbau Warganya Tak Terprovokasi SARA

News | Senin, 31 Oktober 2016 | 08:08 WIB

Bupati Banyuwangi Tak Izinkan Retail Modern Masuk Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Tak Izinkan Retail Modern Masuk Banyuwangi

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 11:20 WIB

Maskapai Jajaki Rute Langsung Jakarta-Banyuwangi

Maskapai Jajaki Rute Langsung Jakarta-Banyuwangi

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 11:29 WIB

Ketua DPR: Bandara Banyuwangi Sangat "Green"

Ketua DPR: Bandara Banyuwangi Sangat "Green"

News | Senin, 10 Oktober 2016 | 12:18 WIB

Pecel Terong, Pecel Bersantan dari Banyuwangi

Pecel Terong, Pecel Bersantan dari Banyuwangi

Lifestyle | Sabtu, 23 Juli 2016 | 11:11 WIB

Banyuwangi Jadi Kabupaten Pertama Jual Produk UMKM lewat Online

Banyuwangi Jadi Kabupaten Pertama Jual Produk UMKM lewat Online

Bisnis | Kamis, 21 April 2016 | 08:02 WIB

Terkini

Anak-anak Pemikul Air di Gaza, Tinggalkan Sekolah Hingga Alami Kerusakan Tulang Belakang

Anak-anak Pemikul Air di Gaza, Tinggalkan Sekolah Hingga Alami Kerusakan Tulang Belakang

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:21 WIB

OJK Dalami Penundaan Transaksi Rekening Koordinator AMPB, Minta Masyarakat Tetap Tenang

OJK Dalami Penundaan Transaksi Rekening Koordinator AMPB, Minta Masyarakat Tetap Tenang

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:19 WIB

Fatmawati Dampingi Andi Sudirman pada Pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional di Makassar

Fatmawati Dampingi Andi Sudirman pada Pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional di Makassar

Sulsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Rapor Uji Coba Timnas U-20: Mampukah Pengalaman Nova Arianto Redam Ketangguhan Australia?

Rapor Uji Coba Timnas U-20: Mampukah Pengalaman Nova Arianto Redam Ketangguhan Australia?

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Bagaimana Proses Terjadinya Pelangi yang Begitu Indah?

Bagaimana Proses Terjadinya Pelangi yang Begitu Indah?

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Film The Dangers in My Heart Siap Tayang September di Bioskop Indonesia

Film The Dangers in My Heart Siap Tayang September di Bioskop Indonesia

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:11 WIB

Seribu Motor Roda Tiga Jadi Ujung Tombak Makassar Atasi Darurat Sampah

Seribu Motor Roda Tiga Jadi Ujung Tombak Makassar Atasi Darurat Sampah

Sulsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Feng Shui Toko agar Ramai Pembeli, Ini 5 Tips Menatanya untuk Mendatangkan Rezeki

Feng Shui Toko agar Ramai Pembeli, Ini 5 Tips Menatanya untuk Mendatangkan Rezeki

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Final Piala AFF 2026: Kim Sang-sik Janji Bakal Joget Gemoy Jika Vietnam Juara

Final Piala AFF 2026: Kim Sang-sik Janji Bakal Joget Gemoy Jika Vietnam Juara

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:09 WIB

Lebih dari Sepekan Pascagempa Flores, Anak-Anak Hadapi Ancaman Berlapis

Lebih dari Sepekan Pascagempa Flores, Anak-Anak Hadapi Ancaman Berlapis

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:06 WIB

×