Anak-anak Pemikul Air di Gaza, Tinggalkan Sekolah Hingga Alami Kerusakan Tulang Belakang

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:21 WIB
Anak-anak Pemikul Air di Gaza, Tinggalkan Sekolah Hingga Alami Kerusakan Tulang Belakang
Anak-anak pengungsian di Gaza mengalami gangguan kesehatan tulang serius akibat rutinitas harian mengangkut air bersih. (Al Jazera)
baca 10 detik
  • Beban berat mengangkut air bersih memicu krisis kesehatan tulang seperti skoliosis pada anak Gaza.

  • Kerusakan 90 persen infrastruktur air memperparah kelangkaan pasokan bersih di kamp-kamp pengungsian.

  • Hambatan distribusi bantuan luar negeri memicu dampak psikologis berat pada perkembangan mental anak-anak.

Suara.com - Puluhan ribu anak pengungsi di Jalur Gaza terpaksa menanggung beban fisik ekstrem demi memasok kebutuhan pokok harian keluarga mereka. Rutinitas mengangkut jeriken air berbobot puluhan kilogram memicu ledakan kasus gangguan kesehatan tulang belakang dan hernia di kalangan anak usia sekolah.

Kerusakan infrastruktur sebesar 90 persen memicu krisis air bersih paling parah sepanjang sejarah wilayah terkepung tersebut. Sebagian besar anak harus mengorbankan waktu belajar di tenda edukasi hanya untuk mengantre bantuan air yang tidak menentu kedatangannya.

Bocah sepuluh tahun bernama Maysara Zaqout harus menghentikan pelajaran bahasa Inggris saat mendengar kedatangan truk tangki air di kamp Maghazi. Ia melangkah tergesa mengangkut wadah demi memastikan pasokan harian untuk enam anggota keluarganya terpenuhi.

Ilustrasi terkini Jalur Gaza setelah blokade bantuan oleh Israel. [Dok. Antara]
Ilustrasi terkini Jalur Gaza setelah blokade bantuan oleh Israel. [Dok. Antara]

“Keluarga saya tidak memiliki persediaan air di dalam tenda—baik untuk minum, mencuci peralatan makan, maupun keperluan kamar mandi,” ujar Maysara kepada Al Jazeera.

“Saya harus bergegas mengisi wadah-wadah kami sebelum airnya habis.”

Perjuangan fisik mengangkut air bersih sejauh berkilometer-kilometer kerap menyisakan rasa sakit luar biasa pada tubuh anak-anak yang sedang tumbuh. Pengalaman getir tersebut dirasakan langsung oleh Yamen Saleh yang baru berusia 12 tahun bersama adiknya.

“Setiap kali saya membawa air ke tenda, saya merasa lelah dan kesakitan, terutama di bagian bahu dan punggung. Terkadang saya tersandung dan jatuh karena wadah airnya sangat berat. Rasanya sangat menyakitkan dan memalukan,” kata Yamen.

Kondisi keletihan fisik tanpa henti ini menghancurkan energi anak-anak yang seharusnya digunakan untuk belajar dan berinteraksi sosial secara wajar. Ibu kandung Yamen meratapi kenyataan pahit yang harus dihadapi buah hatinya setiap hari.

“Hati saya hancur melihat anak-anak saya berbaring di dalam tenda, kelelahan akibat beban hidup di pengungsian,” ujar Fidaa.

baca juga

“Perjalanan sehari-hari demi mendapatkan air dan makanan menguras seluruh tenaga mereka—tenaga yang seharusnya digunakan untuk belajar dan bermain seperti anak-anak lain di seluruh dunia. Hal ini juga memengaruhi nafsu makan dan kualitas tidur mereka.”

Bagaimana Krisis Air Merusak Kesehatan Anak-Anak Gaza?

Tim medis di klinik darurat Gaza tengah mengonfirmasi lonjakan tajam kasus medis seperti skoliosis dan kejang otot ekstrem pada pasien anak. Penyakit struktur tulang ini dahulu sangat jarang ditemukan pada rentang usia sekolah sebelum konflik memuncak.

Dokter Sumaya Salah menangani pasien sembilan tahun bernama Raghad yang didiagnosis mengalami pembengkokan tulang belakang permanen akibat membawa air. Kondisi tersebut berisiko memicu komplikasi seumur hidup jika tidak segera mendapatkan perawatan medis memadai.

Krisis pasokan diperparah oleh pembatasan ketat blokade yang menghambat pengiriman bahan bakar generator pump air serta suku cadang alat berat. Wali Kota Maghazi menjelaskan bahwa wilayahnya kini hanya memiliki satu armada tangki air untuk melayani kebutuhan lebih dari 5.000 keluarga pengungsi.

“Saya terkejut ketika putri saya masuk ke tenda sambil terisak-isak dan memegang mangkuk kosong,” ujar Huda Zaqout ketika menceritakan penggalan yang gagal mendapatkan jatah makanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Korek Api Naik 100 Kali Lipat di Jalur Gaza, Jadi Barang Paling Langka, Kenapa Bisa Begitu?

Harga Korek Api Naik 100 Kali Lipat di Jalur Gaza, Jadi Barang Paling Langka, Kenapa Bisa Begitu?

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Dosa Baru Israel, Wanita Palestina Pengidap Kanker Payudara Bertaruh Nyawa Gara-gara Ini

Dosa Baru Israel, Wanita Palestina Pengidap Kanker Payudara Bertaruh Nyawa Gara-gara Ini

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:06 WIB

Israel Tolak Peta Jalan Damai AS Hingga Picu Kemarahan 8 Negara, Termasuk Indonesia

Israel Tolak Peta Jalan Damai AS Hingga Picu Kemarahan 8 Negara, Termasuk Indonesia

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Terkini

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:33 WIB

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 20:32 WIB

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 20:28 WIB

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:24 WIB

Tak Kapok Jadi Tersangka Korupsi Tiga Kali, Anggota DPR Minta Fahd A Rafiq Dihukum Berat

Tak Kapok Jadi Tersangka Korupsi Tiga Kali, Anggota DPR Minta Fahd A Rafiq Dihukum Berat

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:23 WIB

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 20:14 WIB

×