Bupati Banyuwangi Tak Izinkan Retail Modern Masuk Banyuwangi

Adhitya Himawan

Selasa, 25 Oktober 2016 | 11:20 WIB
Bupati Banyuwangi Tak Izinkan Retail Modern Masuk Banyuwangi
Carrefour. (Shutterstock)

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Annas mengatakan visi misi daerah tak boleh terlepas dari pemerintah pusat. Untuk itulah, kata Azwar, Trisakti dan Nawacita yang digaungkan Presiden Joko Widodo juga digunakan di Banyuwangi.

"Makanya, Trisakti dan Nawacita juga diterapkan di Banyuwangi," kata Abdullah saat berbicara di Rembuk Nasional, Jakarta, dengan tajuk "Bergegas Membangun Indonesia", Senin (24/10/2016).

Sebagai informasi, trisakti merupakan gagasan dari Presiden Pertama Soekarno yang dicanangkan kembali oleh Presiden Joko Widodo. Trisakti terdiri dari berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya.

Penerapan Trisakti di Banyuwangi, menurut Azwar, menggunakan sektor pariwisata. Azwar mengatakan pariwisata dipilih bukan karena hanya untuk mendatangkan orang, tapi merupakan bentuk konsulidasi budaya, infrastruktur dan ekonomi.

Konsolidasi budaya dimaksudkan karena banyak pihak yang diundang ke Banyuwangi. Konsulidasi infrastruktur, ujar Azwar, untuk menyediakan akomodasi wisatawan yang ada di Banyuwangi.

"Tak mungkin mendapatangkan orang jika jalan buruk, air tak ada, " ujarnya. Sedangkan konsulidasi ekonomi, dampak pengembangan pariwisata menyebabkan pe. Ini adalah pertumbuhan finansial di Banyuwangi.

Perkembangan pariwisata di Banyuwangi inilah, ujar Azwar, didukung dengan sejumlah kegiatan baik sekala nasional maupun internasional. Saat ini, sudah ada 50 kegiatan pariwasata untuk menarik pelancong dan investasi dari berbagai pelosok tanah air dan juga dunia.

"Semua dikerjakan oleh PNS bukan EO," kata Azwar. Dia ingin jajarannya tak hanya pintar melayani tetapi juga kreatif.

Tak hanya di bidang pariwisata, kata Azwar, pendidikan juga digalakkan di Banyuwangi. Setiap tahun, 3000 anak belajar marketing online secara gratis. "Jadi sekarang ada anak yang jual kambing lewat online," katanya.

Azwar juga mengajak mahasiswa yang mempunyai indeks prestasi tinggi untuk mengajar di Banyuwangi. Dengan gaji sekitar dua jutaan, mereka mengajar di daerah miskin dan tertingga di Banyuwangi. Pelatihan tiga bahasa yakni Bahasa Inggris, Arab, dan Mandarin, juga diberikan oleh Pemda Banyuwangi secara gratis.

Mendukung ekonomi kerakyatan seperti Presiden Jokowi, Azwar juga menerapkannya di wilayahnya. Sampai saat ini, Azwar tak pernah mengizinkan pusat perdagangan dan retail modern dibangun di Banyuwangi. "Sebentar lagi ada, tapi syaratnya minimal 4 km dari pasar tradisional," ujarnya. Dia juga mendirikan pusat perdagangan usaha kecil menengah di Banyuwangi.

Karena itulah, tutur Azwar, peningkatan per kapita Banyuwangi meningkat meningkat menjadi Rp33,7 Juta per orang per tahun di tahun 2015dari sebelumnya yang hanya 14,7 juta. Tingkat kemiskinan di Banyuwangi berhasil ditekan hingga 9,93 persen dari angka 20 persen sebelum 2010. Tingkat investasi di Banyuwangi menjadi nomor 3 di Jatim setelah Surabaya dan Gresik.

"Padahal Banyuwangi hanya ring tiga di Jawa Timur, berbeda dengan dengan Surabaya dan Gresik yang merupakan ring 1," ujar Azwar.

Pemaparan Azwar disampaikan di Rembuk Nasional dengan tema “Bergegas Membangun Indonesia”. Perhelatan itu dalam rangka merayakan genap dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, pada 20 Oktober lalu. Rembuk nasional menjadi ajang pertemuan para praktisi, akademikus, analis, asosiasi, NGO, budayawan, seniman, awak media, dan masyarakat umum.

Rembuk nasional merupakan bentuk kepedulian masyarakat dalam menyatukan semangat positif untuk membangun Indonesia. Selanjutnya, kegiatan ini merupakan upaya mengatasi ketertinggalan dan upaya menghadapi tantangan regional maupun global, serta menuntaskan program pemerintah secara berkesinambungan.

Acara rembuk nasional akan dihelat di Grand Sahid Hotel Jakarta pada Senin (24/10/2016) dan direncanakan melibatkan 700 lebih peserta. Dalam acara itu, peserta akan terbagi atas tujuh kelompok diskusi yang membicarakan prioritas utama pembangunan pemerintahan Jokowi-Kalla.

Ketujuh kelompok diskusi itu meliputi pembahasan bidang ekonomi, bidang politik, hukum, dan keamanan, bidang kemaritiman dan sumber daya, bidang pariwisata dan industri kreatif, masalah infrastruktur, konektivitas dan lingkungan hidup, masalah kebudayaan, serta pendidikan vokasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Tahun Kerja Nyata Jokowi-JK, Digagas Rembug Nasional

Dua Tahun Kerja Nyata Jokowi-JK, Digagas Rembug Nasional

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 11:15 WIB

Jokowi Dianggap Berhasil Dorong Penguatan Demokrasi

Jokowi Dianggap Berhasil Dorong Penguatan Demokrasi

News | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 12:06 WIB

Fadli Zon Kasih Nilai Pemerintah di Bawah 5 Terkait Korupsi

Fadli Zon Kasih Nilai Pemerintah di Bawah 5 Terkait Korupsi

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 19:35 WIB

Politisi Golkar: Pembenahan Sektor Hukum di Era Jokowi Lambat

Politisi Golkar: Pembenahan Sektor Hukum di Era Jokowi Lambat

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 10:43 WIB

Dua Tahun Jokowi-JK, Ini Pencapaian Susi Pudjiastuti

Dua Tahun Jokowi-JK, Ini Pencapaian Susi Pudjiastuti

News | Kamis, 20 Oktober 2016 | 12:11 WIB

Fahri Hamzah Kritik Pemerintahan Jokowi Cuma Kerja Tanpa Berpikir

Fahri Hamzah Kritik Pemerintahan Jokowi Cuma Kerja Tanpa Berpikir

News | Senin, 17 Oktober 2016 | 17:07 WIB

Fadli Zon Sindir Jokowi Supaya Stop Pencitraan

Fadli Zon Sindir Jokowi Supaya Stop Pencitraan

DPR | Senin, 17 Oktober 2016 | 13:39 WIB

Putri Ayu Azhari Tegaskan Bapaknya Adalah Mike Tramp

Putri Ayu Azhari Tegaskan Bapaknya Adalah Mike Tramp

Entertainment | Jum'at, 05 Juni 2015 | 12:25 WIB

Terkini

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

×