Pengacara Yakin Ada 'Order Khusus' di Kasus Pornografi Rizieq

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Selasa, 30 Mei 2017 | 01:03 WIB
Pengacara Yakin Ada 'Order Khusus' di Kasus Pornografi Rizieq
Rizieq Shihab tiba di Kementerian Pertanian di Jakarta, Selasa (28/2). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera mensinyalir adanya pihak yang bermain di balik penetapan Rizieq sebagai tersangka di dalam kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang tentang Pornografi oleh penyidik Polda Metro Jaya.

"Ada yang order, ada tangan-tangan terselubung yang bermain, yang menggerakkan kepolisian. Ada dugaan, ada executive order di sini," kata Kapitra di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2017) malam.

Kapitra berjanji akan mengumumkan siapa pihak yang bermain yang dia maksud. Namun sementara ini, ia dan tim lainnya masih mengumpulkan bukti untuk membuktikan keterlibatan pihak tersebut.

"Kita akan umumkan nanti apabila investigasi kita ini mengandung kebenaran absolut. Tetapi ada dugaan ada tangan-tangan terselubung yang menggerakkan ini," ujar Kapitra.

Kecurigaan itu berangkat dari proses penetapan Rizieq sebagai tersangka dengan kasus yang sudah lama dan masih diperdebatkan kebenarannya.

"Kita lihat bahwa ini peristiwanya ada waktu 6 bulan baru naik lagi. Dari Januari sampai akhir Mei dan polisi sampai hari ini tidak bisa menjelaskan kapan tempus nya, kapan waktu konten itu dibuat, dan lokasinya di mana," tutur Kapitra.

Selain itu, kata dia, hingga saat ini penyidik belum bisa membuktikan kapan pembicaraan dalam chat antara Rizieq dan Firza dilakukan. Bahkan, penyebar chat tersebut ke media sosial, juga belum ketahuan dan siapa yang melaporkan kasus tersebut ke Polisi.

Kata dia, kalau pun chat itu benar milik Rizieq dan Firza, tetap tidak mengandung unsur pidana, karena hanya untuk dikonsumsi pribadi. Sehingga tidak ada pihak lain yang dirugikan.

"Interesting public, kepentingan public apa yang terlanggar dalam komunikasi ini? Dalam konteks ini Ini seharusnya yang menyebarkan chattingnya itu harus ditangkap," kata Kapitra.

baca juga

Lebih lanjut, Firza juga sudah membantah bahwa foto yang diviralkan adalah foto Firza yang asli. Kata dia, Polisi sudah melakukan pengecekan terhadap badan orang yang di foto dan foto Firza yang asli.

"Polisi sudah melakukan body checking dan kita bisa bandingkan bagian perutnya yang diviralkan maupun yang asli dan ini jelas-jelas suatu penganiayaan hukum, anarki hukum terhadap Habib Rizieq," kata Kapitra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengacara Bantah Perjuangan Rizieq untuk Gulingkan Jokowi

Pengacara Bantah Perjuangan Rizieq untuk Gulingkan Jokowi

News | Senin, 29 Mei 2017 | 22:57 WIB

Polisi Pastikan Tersangka Kasus Pornografi Rizieq Bukan Rekayasa

Polisi Pastikan Tersangka Kasus Pornografi Rizieq Bukan Rekayasa

News | Senin, 29 Mei 2017 | 21:25 WIB

726 Pengacara Siap Bela Rizieq, Empat Advokat dari London

726 Pengacara Siap Bela Rizieq, Empat Advokat dari London

News | Senin, 29 Mei 2017 | 21:01 WIB

Kejati Belum Terima SPDP Rizieq dari Polda Metro Jaya

Kejati Belum Terima SPDP Rizieq dari Polda Metro Jaya

News | Senin, 29 Mei 2017 | 20:55 WIB

Jadi Tersangka, Ketua MUI Minta Habib Rizieq Pulang

Jadi Tersangka, Ketua MUI Minta Habib Rizieq Pulang

News | Senin, 29 Mei 2017 | 20:44 WIB

'Kalau Disimpan untuk Diri Sendiri, Rizieq dan Firza Tak Salah'

'Kalau Disimpan untuk Diri Sendiri, Rizieq dan Firza Tak Salah'

News | Senin, 29 Mei 2017 | 20:37 WIB

Jokowi Diminta Tekan Polisi Setop Kasus Pornografi Habib Rizieq

Jokowi Diminta Tekan Polisi Setop Kasus Pornografi Habib Rizieq

News | Senin, 29 Mei 2017 | 20:24 WIB

Rizieq Jadi Tersangka dan Mau Melawan, Apa Kata Kapolri?

Rizieq Jadi Tersangka dan Mau Melawan, Apa Kata Kapolri?

News | Senin, 29 Mei 2017 | 20:23 WIB

Habib Rizieq Emosi dan Ingin Cepat Pulang

Habib Rizieq Emosi dan Ingin Cepat Pulang

News | Senin, 29 Mei 2017 | 20:12 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×