Kasus Persekusi FPI, Polisi Kirim Keluarga Korban ke Rumah Aman

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 02 Juni 2017 | 05:48 WIB
Kasus Persekusi FPI, Polisi Kirim Keluarga Korban ke Rumah Aman
Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. [Suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya telah menerima laporan seorang anak berinisial PMA, korban persekusi atau perburuan yang diduga dilakukan organisasi kemasyarakatan tertentu. Kini, remaja berumur 15 tahun itu bersama keluarganya juga telah dievakuasi dari kediamannya di Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

"Polda Metro Jaya sengaja mengamankan keluarga korban yang sempat viral dianiaya. Sementara waktu kami akan evakuasi dulu keluarganya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rudy Heriyanto Adi Nugroho, Kamis (1/5/2017) malam.

Menurut Rudy, keberadaan PMA dan keluarganya saat ini telah dibawa ke rumah aman.

"Ibu dan ketujuh orang anaknya, kami tempatkan di safe house yang sudah disiapkan," katanya.

Guna mengantisipasi adanya tindakan susulan terkait aksi persekusi, Rudy juga merahasiakan lokasi rumah aman yang sementara ditempati PAM dan keluarganya.

"Kami rahasiakan untuk kepentingan korban," kata dia.

Dia menyampaikan polisi akan memberikan perlindungan hingga korban benar-benar merasa aman.

"Sampai kasus ini selesai dan keluarga merasa nyaman dan tak ada gangguan lagi," katanya

Selain itu, Rudy menyampaikan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia dan Komisi Nasional Perlindungan Anak untuk memberikan pemulihan psikologi kepada korban.

baca juga

"Ada koordinasi dengan pihak KPAI. Komnas anak. Termasuk pemerhati anak. Termasuk, LBH, Banser ikut support dan advokasi terhadap korban," kata Rudy.

Polisi juga telah menangkap dua pelaku berinisial M dan U yang diduga melakukan penganiayaan terhadap PMA saat massa ormas mendatangi rumah kontrakan korban. Kedua pelaku ditangkap setelah rekaman video aksi persekusi menjadi viral di media sosial.

PMA menjadi korban persekusi, setelah dirinya memposting tulisan di akun Facebooknya. Isi postingan yang diunggah PMA dianggap telah menghina pimpinan FPI Rizieq Shihab.

Terkait postingan itu, rumah kontrakan orangtua PMA didatangi ormas tertentu, Minggu, (28/5/2017) malam. Massa yang berjumlah hampir 100 orang itu mendesak bocah tersebut untuk mengklarifikasi atas postingannya yang dianggap melecehkan Rizieq Shihab.

Adanya keributan di rumah tersebut, Ketua RW 3 bernama Zainal Arifin pun mendatangi untuk meredam emosi massa. Bahkan, Zainal Arifin langsung mengamankan PMA ke kantor RW 3 dan dilakukan mediasi di sana.

Dalam mediasi tersebut, PMA sempat ditampar 2 kali oleh salah seorang warga. Situasi tegang kemudian mereda setelah PMA membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan dengan disaksikan ibunya. Setelah surat pernyataan dibuat, massa membubarkan diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gara-gara Status FB Singgung Rizieq, Bocah Digeruduk dan Ditampar

Gara-gara Status FB Singgung Rizieq, Bocah Digeruduk dan Ditampar

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 20:47 WIB

Ketua YLBHI: Kelompok Intoleran Pelaku Persekusi Bisa Dipidana

Ketua YLBHI: Kelompok Intoleran Pelaku Persekusi Bisa Dipidana

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 16:17 WIB

Korban Efek Ahok, Dua Anak Dokter Fiera Masih Trauma

Korban Efek Ahok, Dua Anak Dokter Fiera Masih Trauma

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 16:14 WIB

Seruan Jusuf Kalla Belum Cukup Buat Atasi Aksi Persekusi

Seruan Jusuf Kalla Belum Cukup Buat Atasi Aksi Persekusi

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 15:45 WIB

The Ahok Effect, YLBHI Minta Semua Akun Palsu Diselidiki

The Ahok Effect, YLBHI Minta Semua Akun Palsu Diselidiki

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 15:07 WIB

Tangani Kasus The Ahok Effect, Polisi Jangan Cuma Tunggu Laporan

Tangani Kasus The Ahok Effect, Polisi Jangan Cuma Tunggu Laporan

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 14:54 WIB

The Ahok Effect, 59 Orang Jadi Target Aksi Persekusi

The Ahok Effect, 59 Orang Jadi Target Aksi Persekusi

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 14:28 WIB

Cerita Dokter Fiera, Aksi The Ahok Effect Mengincar Target Lemah

Cerita Dokter Fiera, Aksi The Ahok Effect Mengincar Target Lemah

News | Kamis, 01 Juni 2017 | 13:49 WIB

Terkini

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bali | Sabtu, 26 September 2026 | 18:33 WIB

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:32 WIB

Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat

Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif

Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Suasana Haru Pemakaman Guruh Soekarnoputra di Karet Bivak

Suasana Haru Pemakaman Guruh Soekarnoputra di Karet Bivak

Foto | Sabtu, 26 September 2026 | 18:20 WIB

Review Skenario Sang Jenderal: Kupas Kasus Sensitif yang Mengguncang Publik

Review Skenario Sang Jenderal: Kupas Kasus Sensitif yang Mengguncang Publik

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:15 WIB

4 Tablet Murah untuk Pelajar Paling Worth It 2026, Bonus Stylus Cuma Rp2 Jutaan

4 Tablet Murah untuk Pelajar Paling Worth It 2026, Bonus Stylus Cuma Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 18:15 WIB

Modus Licik BPN Jatim: Ubah Uang Suap Jadi Perhiasan Emas, Kini Disita KPK!

Modus Licik BPN Jatim: Ubah Uang Suap Jadi Perhiasan Emas, Kini Disita KPK!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:11 WIB

Skutik Retro Yamaha Sukses Pikat Pasar Anak Muda Jawa Barat

Skutik Retro Yamaha Sukses Pikat Pasar Anak Muda Jawa Barat

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 18:07 WIB

Review Terbelah Jadi Dua dan Alasan Kita Senang Menyiksa Diri Lewat Lagu

Review Terbelah Jadi Dua dan Alasan Kita Senang Menyiksa Diri Lewat Lagu

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:00 WIB

×