Kapolri Pastikan 16 WNI di Marawi Tak Terlibat Konflik

Adhitya Himawan, Welly Hidayat

Senin, 05 Juni 2017 | 16:08 WIB
Kapolri Pastikan 16 WNI di Marawi Tak Terlibat Konflik
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan meninjau lokasi terjadinya ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, Jumat (26/5/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan 16 Warga Negara Indonesia (WNI) yang semula berada di kota Marawi, Mindanao, Filipina Selatan telah tiba di Indonesia. Tito memastikan bahwa 16 WNI tersebut hanya terperangkap dalam konflik yang terjadi di Filipina.

"Ini mereka terperangkap. Kemudian telah diselamatkan dan sudah dibawa ke Indonesia. Jadi, sementara pemeriksaan kami mereka bukan bagian dari kelompok foreign fighters, teroris yang bergabung di sana," kata Tito di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (5/6/2017).

Selanjutnya, 16 orang WNI ini juga sedah diperiksa oleh tim Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri. Adapun mereka datang ke Filipina hanya untuk berdakwah.

"Sudah dimintai keterangan 16 WNI ini oleh densus 88. Umumnya mereka adalah jemaah tablig. Jadi jemaah tablig ini mereka pergi berangkat ke berbagai negara termasuk antaranya Filipina. Mereka hanya murni melaksanakan kegiatan keagamaan," ujar Tito.

Selain itu, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan ada dua kelompok WNI yang berada di Marawi.

Adapun kelompok pertama yakni, mereka yang tidak terbukti terlibat konflik yang telah dipulangkan ke Indonesia. Sedangkan ada kelompok kedua, mereka diduga kuat bergabung dengan kelompok teror di Filipina.

Mabes Polri mencatat ada sekitar 38 WNI di Marawi yang terlibat dalam tindakan terorisme.

"Ada 4 orang yang meninggal. Nah, itu yang sampai sekarang kami belum dapat informasi apakah sudah ada informasi kepulangan atau belum," ujar Setyo.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Audit Keuangan Polri Tahun 2016 Dapat Opini WTP Dari BPK

Audit Keuangan Polri Tahun 2016 Dapat Opini WTP Dari BPK

Bisnis | Senin, 05 Juni 2017 | 12:17 WIB

ISIS Klaim Dalang Serangan Teror di Jembatan London

ISIS Klaim Dalang Serangan Teror di Jembatan London

News | Senin, 05 Juni 2017 | 05:31 WIB

Sosiolog UI Bandingkan Cara Hadapi ISIS dan HTI

Sosiolog UI Bandingkan Cara Hadapi ISIS dan HTI

News | Senin, 05 Juni 2017 | 00:29 WIB

Panglima TNI Kerahkan Kapal Perang Antisipasi ISIS

Panglima TNI Kerahkan Kapal Perang Antisipasi ISIS

News | Senin, 05 Juni 2017 | 01:14 WIB

Survei SMRC: HTI Kalah Populer dari ISIS

Survei SMRC: HTI Kalah Populer dari ISIS

News | Minggu, 04 Juni 2017 | 20:14 WIB

Survei SMRC: 14,5 Persen Warga Merasa NKRI dalam Bahaya

Survei SMRC: 14,5 Persen Warga Merasa NKRI dalam Bahaya

News | Minggu, 04 Juni 2017 | 19:21 WIB

16 WNI yang Terjebak di Marawi Kembali ke Indonesia Malam Ini

16 WNI yang Terjebak di Marawi Kembali ke Indonesia Malam Ini

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 19:06 WIB

Polri: Intoleransi Adalah Akar Dari Terorisme

Polri: Intoleransi Adalah Akar Dari Terorisme

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 13:01 WIB

Duterte Tolak Beli Senjata Militer Bekas dari Amerika Serikat

Duterte Tolak Beli Senjata Militer Bekas dari Amerika Serikat

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 06:21 WIB

Satu Perempuan dan 37 Lelaki WNI Terlibat Perang di Filipina

Satu Perempuan dan 37 Lelaki WNI Terlibat Perang di Filipina

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 15:35 WIB

Terkini

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB