Indonesia Didesak Gunakan Kalender Islam Global

Dythia Novianty

Sabtu, 17 Juni 2017 | 22:46 WIB
Indonesia Didesak Gunakan Kalender Islam Global
Ilustrasi kalender global. [Shutterstock]

Suara.com - Indonesia perlu segera mengadopsi Kalender Islam Global yang telah disepakati puluhan negara Islam. Hal ini diungkap Ketua Islamic Science Research Network (ISRN) Universitas Muhammadiyah Profesor Doktor Hamka (Uhamka) Tono Saksono.

"Sudah banyak 'software'-nya dan bisa diunduh di Google, seperti accurate time dan lain-lain," kata Tono di sela Pelatihan Hisab Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-DKI Jakarta, Sabtu (17/6/2017).

Kalender Hijriyah Global, ujarnya, telah disepakati untuk mulai digunakan oleh negara-negara Islam dunia, usai dilaksanakan Kongres Penyatuan Kalender Hijriah Internasional yang digelar di Istanbul, Turki, 28 hingga 30 Mei 2016.

"Kalender Islam global tersebut tentu menggunakan metode hisab (perhitungan)," katanya.

Tono mengatakan bahwa metode rukyatulhilal (mengamati bulan sabit) untuk menentukan awal bulan tidak bisa diandalkan karena menyebabkan umat Islam tidak memiliki kalender Hijriah.

"Setiap akhir bulan, kami harus merukyat lagi untuk tentukan awal bulan. Kalau tidak sesuai, dianulir (dianggap tidak sah). Jadi, kapan umat Islam punya kalender hingga 500 tahun ke depan, misalnya," ujarnya.

Dengan terus-menerus menggunakan kalender Gregorian (Masehi) yang memiliki selisih 11,5 hari dari kalender Hijriah, menurut dia, menyebabkan zakat terutang umat Islam secara kumulatif hingga 500 tahun ke depan mencapai 5 triliun dolar AS.

Ia mencontohkan, kelemahan penggunaan metode rukyatulhilal adalah di awal Ramadan 2024, yakni pada tanggal 10 Maret, Indonesia akan memulai puasa 13 jam lebih lambat daripada Meksiko, padahal pada Ramadan 1438 Hijriah umat Islam Indonesia berpuasa 13 jam lebih dahulu dari Meksiko, apalagi Indonesia berada di sebelah timur.

"Dengan kalender bersifat lokal, bahkan termasuk menggunakan kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) penentuan awal bulan dalam Islam jadi kacau. Jadi, memang harus bersifat global," katanya. [Antara]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Serukan Persatuan Negara Muslim untuk Perangi Radikalisme

Jokowi Serukan Persatuan Negara Muslim untuk Perangi Radikalisme

News | Senin, 22 Mei 2017 | 07:05 WIB

Maarif Institute: Pancasila Sudah Mencerminkan Islam

Maarif Institute: Pancasila Sudah Mencerminkan Islam

News | Jum'at, 19 Mei 2017 | 06:06 WIB

Pilkada Jakarta Bisa Jadi Penyulut Pendirian Negara Islam

Pilkada Jakarta Bisa Jadi Penyulut Pendirian Negara Islam

News | Senin, 03 April 2017 | 15:58 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×