Putin, Pemimpin Qatar dan Bahrain Bicara via Telepon, Ada Apa?

Ririn Indriani

Minggu, 02 Juli 2017 | 10:40 WIB
Putin, Pemimpin Qatar dan Bahrain Bicara via Telepon, Ada Apa?
Presiden Rusia Vladimir Putin. [Shutterstock]

Suara.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pembahasan dengan para pemimpin Qatar dan Bahrain melalui telepon, dan menekankan perlunya diplomasi untuk mengkahiri perselisihan antara Qatar dan beberapa negara lain Arab.

Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain memutuskan hubungan dengan Qatar bulan lalu, menuduhnya mendukung terorisme dan membuka keretakan dalam beberapa tahun di antara beberapa negara paling kuat di dunia Arab.

Moskow berusaha mengambil sikap hati-hati dalam pertikaian itu sejak ingin memiliki hubungan baik dengan Qatar maupun Arab Saudi.

Rusia mendukung Presiden Bashar al-Assad dalam konflik Suriah yang telah berlangsung enam tahun dan dekat dengan Iran, yang hubungannya dengan Saudi putus.

Rusia menjual saham di perusahaan minyak negara Rosneft ke Qatar tahun lalu dan telah mengkoordinasikan pemotongan keluaran minyak dengan pihak Saudi sebagai bagian dari perjanjian global untuk mengangkat harga minyak.

Kremlin, yang mengumumkan pembicaraan telepon dengan para pemimpin Qatar dan Bahrain itu dalam dua pernyataan terpisah di lamannya pada Sabtu (1/7/2017), tidak mengatakan kapan peembicaraan-pembicaraan tersebut berlangsung.

Sebagaimana diberitakan Antara yang melansir Reuters, Kremlin mengklarifikasi bahwa pembicaraan-pembicaraan terjadi atas inisiatif Qatar dan Bahrain.

"Vladimir Putin menekankan pentingnya usaha-usaha diplomasi-politik yang bertujuan untuk mengatasi perbedaan-perbedaan pandangan dan normalisasi situasi sulit itu yang muncul," demikian pernyataan tersebut mengenai pembicaran-pembicaraan antara Putin dan Emir Qatar Syeh Tamim bin Hamad al-Thani.

Para pemimpin Rusia dan Qatar juga membahas kerja sama antara negara-negara mereka dalam bidang energi dan investasi.

baca juga

Putin mengatakan kepada Raja Bahrain Hamad bin Isa al-Khalifa bahwa hendaknya ada dialog langsung antara semua pihak yang bertikai dengan Qatar.

Kremlin mengatakan bulan lalu bahwa adalah kepentingan Rusia bahwa situasi di Teluk stabil dan damai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arab Saudi: Tuntutan Terhadap Qatar Tak Bisa Ditawar Lagi

Arab Saudi: Tuntutan Terhadap Qatar Tak Bisa Ditawar Lagi

News | Rabu, 28 Juni 2017 | 07:08 WIB

Bahas Konflik Suriah, Trump dan Putin 'Mesra' di Telepon

Bahas Konflik Suriah, Trump dan Putin 'Mesra' di Telepon

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 07:43 WIB

Suriah Bebaskan Rusia Gunakan Pangkalan Udara untuk Lawan ISIS

Suriah Bebaskan Rusia Gunakan Pangkalan Udara untuk Lawan ISIS

News | Sabtu, 15 Oktober 2016 | 01:48 WIB

Terkini

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:29 WIB

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:14 WIB

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:07 WIB

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:04 WIB

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:21 WIB