Indonesia Minta Saran Turki Atasi Penanggulangan Teroris Asing

Yazir Farouk

Kamis, 06 Juli 2017 | 05:22 WIB
Indonesia Minta Saran Turki Atasi Penanggulangan Teroris Asing

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Turki Suleyman Soylu membagi pengalaman terkait kebijakan negerinya membangun dinding perbatasan sepanjang 860 km antara Turki-Suriah untuk mengatasi persoalan Foreign Terrorist Fighters (FTF).

Suleyman menceritakan kebijakan negerinya itu kepada Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi dan Kepala BNPT Suhardi Alius dalam pertemuan bilateral mereka yang digelar di Ankara, Rabu (5/7/2017).

"Ada pembangunan dinding, sudah dibangun dinding di perbatasan sepanjang 700 km dari total 860-an km. Dinding perbatasan antara Turki dan Suriah," kata Retno dikutip dari Antara.

Retno mengatakan, Turki memang mempunyai tantangan yang lebih besar terkait FTF mengingat posisi geografisnya berbatasan langsung dengan Suriah.

Karena itu, Indonesia meminta masukan dan kiat-kiat dari Turki dalam hal penanganan FTF dan terorisme yang salah satunya diatasi dengan pembangunan dinding ratusan km setinggi 3 m tersebut.

Sementara Kepala BNPT Suhardi Alius mengatakan pembangunan dinding perbatasan oleh Turki sesuai cerita Mendagri Turki membuat arus keluar masuk orang dari dan ke Turki semakin terpantau.

"Jadi tidak mudah lagi orang keluar masuk ke Turki atau ke Suriah karena sudah ada dinding sehingga yang akan masuk harus melalui pemeriksaan yang signifikan. Mudah-mudahan ini juga membantu kita dalam kaitan dengan WNI yang masuk atau mencoba untuk masuk ke Suriah," katanya.

Suhardi mengaku terus berkoordinasi terkait masih banyaknya WNI yang mencoba menyeberang ke Suriah melalui Turki.

Secara khusus ia mengapresiasi WNI yang memberikan informasi terkini terkait kondisi di wilayah konflik Suriah.

baca juga

"Apa yang mereka sampaikan itu hasil pengalaman kalau kita pemerintah yang ngomong seakan-akan rekayasa, kalau mereka yang sampaikan, mana ada sih di daerah pertempuran seperti itu diiming-imingi pekerjaan dengan gaji dan sebagainya. Sudah banyak yang seperti itu tapi ini kan perlu terus testimoni dari yang merasakan itu akan lebih bermanfaat bagi masyarakat kita," katanya.

Menurut Retno, WNI yang bisa keluar dari wilayah Suriah memberikan informasi mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Hal tersebut dinilai sangat baik dan penting untuk mencegah jatuhnya korban yang lebih banyak.

"Juga untuk mencegah korban yang dibohongi lebih banyak mengenai situasi yang digambarkan bagus, baik di Suriah. Jadi kesaksian mereka memiliki nilai yang sangat berarti untuk mencegah jatuhnya korban," kata Retno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendarat di Turki, Jokowi Disambut Cuaca Cerah Berawan

Mendarat di Turki, Jokowi Disambut Cuaca Cerah Berawan

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 01:30 WIB

Menteri Retno Akui Tak Mudah Pulangkan WNI dari Suriah

Menteri Retno Akui Tak Mudah Pulangkan WNI dari Suriah

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 23:44 WIB

Lepas dari Sanksi FIFA, Pemain Ini Pilih Berlabuh ke Milan

Lepas dari Sanksi FIFA, Pemain Ini Pilih Berlabuh ke Milan

Bola | Selasa, 04 Juli 2017 | 06:56 WIB

Dan Sang Diktator Akhirnya Jatuh saat Salat Idul Fitri....

Dan Sang Diktator Akhirnya Jatuh saat Salat Idul Fitri....

News | Senin, 26 Juni 2017 | 15:52 WIB

Turki Resmi Larang Siswa Diajarkan Teori Evolusi

Turki Resmi Larang Siswa Diajarkan Teori Evolusi

News | Sabtu, 24 Juni 2017 | 06:00 WIB

Erdogan Anggap Pengucilan Qatar Ibarat Hukuman Mati

Erdogan Anggap Pengucilan Qatar Ibarat Hukuman Mati

News | Rabu, 14 Juni 2017 | 04:00 WIB

Terkini

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

News | Senin, 06 Juli 2026 | 00:59 WIB

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:00 WIB

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:10 WIB

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:03 WIB

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:55 WIB

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

LPDP Tambah 14 Kampus Top Dunia Khusus STEM, Ada NUS Hingga UCLA!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:50 WIB

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:45 WIB

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:58 WIB

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

'Emang Kenapa Kalo Gue Tampol?' Identitas Pria Arogan di Jagakarsa Terkuak, Polisi Buru Pelaku

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:50 WIB

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

Sengketa Lahan Berujung Teror! Rumah Advokat Sulardi Dilempar Molotov, Pelaku Terekam CCTV

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:36 WIB

×