Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik

Bangun Santoso, Dea Hardiningsih Irianto

Selasa, 17 Februari 2026 | 19:51 WIB
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
Manajer Penelitian dan Pengetahuan Lokataru, Hasnu (kanan). (Suara.com/Dea)
baca 10 detik
  • Manajer Lokataru, Hasnu, mengidentifikasi motif penyusunan aturan AI adalah kepentingan bisnis dan politik elektoral jangka panjang.
  • Menteri Komdigi Meutya Hafid menyatakan aturan AI sedang disusun melalui Perpres untuk mengatur penggunaannya di media massa.
  • Pemerintah menegaskan kerja jurnalistik tetap memerlukan campur tangan manusia meskipun AI diizinkan masuk dalam prosesnya.

Suara.com - Manajer Penelitian dan Pengetahuan Lokataru, Hasnu menanggapi pernyataan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid yang menyebut bahwa pemerintah sedang menyusun aturan terkait penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Hal itu dia sampaikan dalam diskusi publik bertajuk ‘RUU Keamanan dan Ketahanan Siber: Mampukah Melindung Warga?’ yang digelar oleh Cyberity Network.

Hasnu menjelaskan bahwa ada dua hal yang menjadi motif dalam penyusunan aturan tentang AI, yaitu kepentingan bisnis dan kepentingan politik elektoral.

“Setelah Lokataru telusuri, tetapi kami belum publikasi datanya, ada dua hal. Satu motif jangka pendeknya. Apa itu? Kepentingan bisnis. Kepentingan bisnis, tadi itu kan pembelanjaan data tuh Rp 1.247 triliun sekian tuh, itu kan artificial intelligence semua,” kata Hasnu di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026).

“Kemudian agendanya jangka panjangnya apa? Ini kuat diduga kuat ini hidden agendanya adalah soal politik elektoral 2029,” tambah dia.

Meutya Hafid sebelumnya mengatakan pemerintah sedang menyusun aturan terkait penggunaan AI. Aturan itu juga akan mengatur penggunaan AI pada media massa di tengah disrupsi informasi.

"Perpres ini menunggu di Kemenkum (Kementerian Hukum). Mudah-mudahan dalam waktu dekat ditandatangani sehingga menjadi dasar bagi kementerian/lembaga untuk menurunkannya dalam permen (peraturan menteri) guna mengatur AI," kata Meutya, Minggu (8/2/2026).

Menurut dia, kerja jurnalistik tidak boleh mengandalkan AI 100 persen. Dia menilai perlu ada keberpihakan kepada pekerja media dalam menciptakan karya jurnalistik.

“AI boleh masuk, tapi harus tetap ada keberpihakan pada tangan-tangan manusia,” tegas Meutya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS

Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 18:43 WIB

Lokataru Foundation: RUU KKS Berpotensi Jadi Alat Represif Baru

Lokataru Foundation: RUU KKS Berpotensi Jadi Alat Represif Baru

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 18:33 WIB

Tuntas, Ratusan Jurnalis Selesaikan Pelatihan AI dari Suara.com yang Didukung Google News Initiative

Tuntas, Ratusan Jurnalis Selesaikan Pelatihan AI dari Suara.com yang Didukung Google News Initiative

News | Senin, 16 Februari 2026 | 17:10 WIB

Amazon dan AWS Libatkan Lebih dari 400 Siswi Kenalkan AI, Coding, dan Gaming

Amazon dan AWS Libatkan Lebih dari 400 Siswi Kenalkan AI, Coding, dan Gaming

Tekno | Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:44 WIB

Dokumen Digital Jadi Senjata Baru Penipuan, Privy dan Komdigi Dorong Budaya Verifikasi

Dokumen Digital Jadi Senjata Baru Penipuan, Privy dan Komdigi Dorong Budaya Verifikasi

Tekno | Kamis, 12 Februari 2026 | 21:25 WIB

Menkomdigi Siapkan Regulasi Lindungi Karya Pers dari Kecerdasan AI

Menkomdigi Siapkan Regulasi Lindungi Karya Pers dari Kecerdasan AI

Video | Senin, 09 Februari 2026 | 21:00 WIB

UI Buka Jurusan AI, Ini 7 Fakta Penting Angkatan Pertama dan Cara Daftarnya

UI Buka Jurusan AI, Ini 7 Fakta Penting Angkatan Pertama dan Cara Daftarnya

News | Senin, 09 Februari 2026 | 14:31 WIB

Terkini

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:35 WIB

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

×