Inafis Olah TKP Ledakan di KUA Sidareja

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 06 Juli 2017 | 14:50 WIB
Inafis Olah TKP Ledakan di KUA Sidareja
Ilustrasi ledakan gas. (Shutterstock)

Suara.com - Kamis (6/7/2017), Tim Inafis Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di depan Kantor Urusan Agama Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Dalam olah TKP, Tim Inafis yang terdiri lima orang dan dibantu tujuh personel Laboratorium Forensik Cabang Semarang berupaya mengumpulkan barang bukti yang sekiranya ditinggalkan oleh pelaku peledakan.

Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Yudho Hermanto mengatakan kedatangan Tim Inafis Mabes Polri dan Labfor Cabang Semarang ke Sidareja untuk membantu Polres Cilacap dalam melakukan penyelidikan terhadap kasus ledakan di depan KUA Sidareja yang terjadi pada Rabu (5/7), pukul 03.00 WIB.

"Temuannya masih dalam proses. Yang jelas, Tim Inafis akan memaksimalkan peralatan dari Jakarta untuk mencari sidik jari yang kemungkinan tertinggal di TKP, baik itu dari barang bukti yang sudah dikumpulkan maupun di sekitar lokasi," katanya.

Pihaknya masih mendalami adanya faktor kesengajaan dalam peledakan menggunakan tabung gas ukuran 3 kilogram di depan KUA Sidareja itu.

Polisi tidak menemukan adanya batu baterai maupun rangkaian kabel yang dijadikan sebagai detonator untuk meledakkan tabung gas tersebut. Dia menduga peledakan tabung gas tersebut dilakukan secara manual karena pihaknya menemukan sisa obat nyamuk bakar yang diduga digunakan sebagai detonator.

"Berdasarkan informasi dari Labfor, tidak ada benda lain seperti paku dan sebagainya, yang ada hanya serpihan tabung yang meledak. Kalau bahan peledaknya, kami masih menunggu informasi lebih lanjut," katanya.

Ledakan yang terjadi di depan KUA Sidareja termasuk berdaya ledak rendah dengan radius pecahan atau serpihan tabung gas sekitar 35 meter.

Kapolres mengatakan pihaknya berupaya mengungkap pelaku peledakan di depan KUA Sidareja tersebut.

baca juga

Terkait dengan penyelidikan terhadap kasus ledakan tersebut, dia mengatakan pihaknya hingga saat ini telah memeriksa 17 orang saksi.

"Empat orang dari KUA Sidareja dan 13 orang lainnya masyarakat sekitar," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gas Meledak di Ciputat, Sekeluarga Terluka Bakar

Gas Meledak di Ciputat, Sekeluarga Terluka Bakar

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 13:09 WIB

Ada 'Surat Kaleng' untuk Kyai Cirebon di Ledakan KUA Sidareja

Ada 'Surat Kaleng' untuk Kyai Cirebon di Ledakan KUA Sidareja

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 12:13 WIB

Delapan Orang di Cina Tewas Terkena Ledakan Gas

Delapan Orang di Cina Tewas Terkena Ledakan Gas

News | Senin, 03 Juli 2017 | 06:18 WIB

Puluhan Orang Jadi Korban Ledakan Gas di Kafe Spanyol

Puluhan Orang Jadi Korban Ledakan Gas di Kafe Spanyol

News | Minggu, 02 Oktober 2016 | 05:00 WIB

Tragis, Sekeluarga di Jaksel Luka Kena Ledakan Gas 3 Kilogram

Tragis, Sekeluarga di Jaksel Luka Kena Ledakan Gas 3 Kilogram

News | Selasa, 09 Agustus 2016 | 12:23 WIB

Identitas Delapan Korban Ledakan Gas di Rumah Makan Padang Slipi

Identitas Delapan Korban Ledakan Gas di Rumah Makan Padang Slipi

News | Selasa, 24 Mei 2016 | 12:16 WIB

Ahok Publikasikan Pembahasan KUA-PPAS 2016 ke Jakarta.go.id

Ahok Publikasikan Pembahasan KUA-PPAS 2016 ke Jakarta.go.id

News | Selasa, 01 Desember 2015 | 12:45 WIB

Dua Gedung Apartemen Runtuh dan Terbakar

Dua Gedung Apartemen Runtuh dan Terbakar

News | Jum'at, 27 Maret 2015 | 07:19 WIB

Lee Kuan Yew Wafat

Lee Kuan Yew Wafat

Foto | Senin, 23 Maret 2015 | 13:06 WIB

Terkini

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39 WIB

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Bogor | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:36 WIB

×