Walau Ortu Damai, Bocah Geng Brother Of Santay Tetap Diproses

Siswanto | Welly Hidayat | Suara.com

Selasa, 18 Juli 2017 | 19:40 WIB
Walau Ortu Damai, Bocah Geng Brother Of Santay Tetap Diproses
Kantor Polsek Tanah Abang [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Wakil Kepala Kepolisian Sektor Metro Tanah Abang Jakarta Pusat Komisaris Eko Prasetyo mengatakan proses hukum terhadap sembilan murid sekolah yang diduga melakukan bullying terhadap siswi kelas VI SD Negeri di Tanah Abang berinisial SW, akan tetap berjalan, meskipun sudah ada perdamaian antara orangtua mereka.

"Proses penyidikan tetap kami lakukan secara prosedural dan profesional. Proses hukum tetap berjalan, untuk perdamaian itu nanti pada saat di peradilan," kata Eko di Polsek Metro Jakarta Pusat, Selasa (18/7/2017).

Namun, proses hukum terhadap anak - anak berbeda dengan kasus yang melibatkan orang dewasa. Pengadilan terhadap mereka menggunakan sistem diversi.

Diversi merupakan pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana. Itu tercantum dalam Undang - Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Terhadap Anak.

"Proses pengambilan keputusan dan proses diversi adalah metode - metode yang diselesaikan dalam perkara pidana khusus pelakunya anak - anak. Dimana anak - anak ini diselesaikan masalahnya di luar sistem peradilan. Tidak dihukum selayaknya pelaku pidana," ujar Eko.

Eko menambahkan proses peradilan terhadap sembilan anak ditempuh karena pertimbangan mereka masih punya masa depan yang panjang.

"Karena semangat dari proses peradilan anak, kita harus memperhitungkan masa depan anak yang masih panjang. Penyidikan tetap profesional, namun usaha - usaha di luar peradilan tetap kami upayakan, kami adopsi dalam proses penyidikan," kata Eko.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Tanah Abang Jakarta Pusat Komisaris Mustakim mengatakan sembilan murid tersebut telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik di unit anak.

Pelaku dan korban sebenarnya merupakan teman sepermainan. Mereka punya geng namanya Brother Of Santay.

Pertemanan mereka pecah di Thamrin City gara-gara soal kata-kata. Pelaku tidak terima dengan ucapan korban.

Kasus bullying ini terungkap setelah kasus bullying terhadap Farhan, mahasiswa Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat. Farhan di-bully teman-teman sekelasnya dan kasus tersebut menjadi perhatian pemerintah, sama seperti kasus geng Brother Of Satay.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 12 Halaman 137-138: Perundungan Quaden Bayles

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 12 Halaman 137-138: Perundungan Quaden Bayles

Lifestyle | Kamis, 22 Januari 2026 | 18:08 WIB

Campaign Bullying Tidak Sama dengan Jokes: Bercanda Boleh, Menyakiti Jangan

Campaign Bullying Tidak Sama dengan Jokes: Bercanda Boleh, Menyakiti Jangan

Your Say | Jum'at, 26 Desember 2025 | 14:01 WIB

Gaslighting dan Bullying: Kombinasi Mematikan dalam Hubungan Pertemanan

Gaslighting dan Bullying: Kombinasi Mematikan dalam Hubungan Pertemanan

Your Say | Jum'at, 26 Desember 2025 | 17:15 WIB

Saat Candaan Diam-diam Jadi Celah Bullying, Larangan Baper Jadi Tameng!

Saat Candaan Diam-diam Jadi Celah Bullying, Larangan Baper Jadi Tameng!

Your Say | Minggu, 21 Desember 2025 | 11:35 WIB

Lebih dari Sekadar Kenakalan Remaja: Membedah Akar Psikologis Kekerasan Anak

Lebih dari Sekadar Kenakalan Remaja: Membedah Akar Psikologis Kekerasan Anak

Your Say | Sabtu, 20 Desember 2025 | 07:38 WIB

Algoritma Menggoda: Saat Konten Bullying Dijadikan Hiburan Publik dan Viral

Algoritma Menggoda: Saat Konten Bullying Dijadikan Hiburan Publik dan Viral

Your Say | Kamis, 18 Desember 2025 | 18:15 WIB

Campaign Anti-Bullying, Suara.com dan BLP UNISA Kunjungi SMA Mutiara Persada

Campaign Anti-Bullying, Suara.com dan BLP UNISA Kunjungi SMA Mutiara Persada

Your Say | Rabu, 17 Desember 2025 | 17:07 WIB

Peer Preasure dan Norma Feminitas: Ketika Bullying Halus Menyasar Perempuan

Peer Preasure dan Norma Feminitas: Ketika Bullying Halus Menyasar Perempuan

Your Say | Minggu, 14 Desember 2025 | 20:50 WIB

Korban Bullying Memilih Bungkam, Ada Sebab Psikologis yang Jarang Disadari

Korban Bullying Memilih Bungkam, Ada Sebab Psikologis yang Jarang Disadari

Your Say | Minggu, 14 Desember 2025 | 11:05 WIB

CERPEN: Garda Terdepan

CERPEN: Garda Terdepan

Your Say | Minggu, 14 Desember 2025 | 06:54 WIB

Terkini

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman

Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:22 WIB

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:17 WIB