Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?

Nur Khotimah

Kamis, 16 April 2026 | 14:40 WIB
Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
Manajer Koperasi Merah Putih (Dokumentasi Panselnas).

Suara.com - Pemerintah kini perlahan menggodok persiapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih), termasuk dengan merekrut puluhan ribu manajer yang ditempatkan di berbagai desa dan kelurahan seantero Tanah Air.

Ada yang menggiurkan dari skema rekrutmen tersebut, yakni Manajer Koperasi Merah Putih akan mendapatkan status sebagai pegawai BUMN.

Adapun kala diangkat sebagai manajer, mereka akan diberikan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Kabar tersebut sontak dibenarkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas sebagaimana pernyataan resminya di Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).

Lantas, apa saja tugas yang akan diemban oleh para manajer Koperasi Merah Putih hingga dapat privilese sebagai pegawai BUMN?

Mari kuliti bersama seluk beluk tentang manajer Koperasi Merah Putih.

Ilustrasi Koperasi Merah Putih. [Ist]
Ilustrasi Koperasi Merah Putih. [Ist]

Persyaratan menjadi manajer Koperasi Merah Putih

Dikutip dari laman resmi Panselnas, calon pelamar wajib memenuhi kriteria kualifikasi yang telah ditetapkan untuk memastikan kompetensi manajerial di tingkat desa sebagai berikut.

  • Latar belakang pendidikan: Pelamar minimal merupakan lulusan Diploma III (D3) atau Strata 1 (S1) dari semua jurusan.
  • Batasan usia: Berusia antara 20 hingga 35 tahun pada saat pendaftaran untuk menjamin energi dan semangat inovasi.
  • Integritas dan bebas hukum: Tidak pernah terlibat dalam tindak pidana serta memiliki catatan berkelakuan baik untuk menjaga kredibilitas institusi BUMN.

Kuota manajer Koperasi Merah Putih

baca juga

Pemerintah secara resmi membuka peluang besar bagi putra-putri terbaik bangsa dengan menyediakan kuota sebanyak 30.000 formasi.

Jumlah ini dialokasikan untuk mengisi posisi manajer di setiap unit Koperasi Desa Merah Putih yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia.

Penempatan ini direncanakan secara merata guna memastikan setiap desa memiliki penggerak ekonomi yang profesional.

Skala rekrutmen yang masif ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi pedesaan melalui manajemen yang terstandardisasi.

Dengan status sebagai pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seluruh kuota yang tersedia diharapkan dapat menyerap tenaga kerja terampil sekaligus meminimalkan ketimpangan ekonomi antara wilayah perkotaan dan perdesaan.

Tugas yang akan diemban

Manajer Kopdes Merah Putih memegang peranan penting dalam program ini sebagai jembatan antara kebijakan pusat dan kebutuhan ekonomi masyarakat lokal.

Berikut adalah rincian tugas utamanya

  • Pengelolaan Operasional Harian

Manajer bertanggung jawab penuh atas jalannya aktivitas bisnis koperasi, mulai dari administrasi keuangan, pengelolaan inventaris, hingga pelaporan berkala.

Efisiensi operasional sangat bergantung pada kemampuan manajer dalam mengorganisir sumber daya yang ada di desa.

  • Distribusi Bahan Pokok dan Sarana Produksi

Sebagai bagian dari ketahanan pangan, manajer bertugas memastikan ketersediaan pupuk, bibit, serta kebutuhan pokok lainnya bagi warga desa.

Hal ini bertujuan agar distribusi barang subsidi atau komoditas penting tidak terhambat oleh rantai pasok yang panjang.

  • Pengembangan Usaha Mikro (UMKM)

Manajer berfungsi sebagai konsultan bagi pelaku usaha kecil di desa.

Tugasnya mencakup pemberian pendampingan manajerial, membantu akses permodalan melalui jaringan BUMN, serta memperluas jangkauan pasar produk lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional.

  • Literasi dan Edukasi Keuangan

Melakukan sosialisasi mengenai manajemen keuangan yang sehat kepada anggota koperasi.

Manajer berperan meningkatkan kesadaran masyarakat desa mengenai pentingnya menabung dan investasi melalui wadah koperasi yang legal dan aman.

  • Digitalisasi Ekosistem Desa

Mengintegrasikan sistem pembayaran dan pencatatan transaksi secara digital.

Transformasi ini penting agar transparansi keuangan koperasi terjaga serta memudahkan pengawasan oleh kementerian terkait secara real-time.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Mendes Yandri Susanto Bantah Isu Dana Desa Dipotong, Sebut Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Warga

Mendes Yandri Susanto Bantah Isu Dana Desa Dipotong, Sebut Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Warga

News | Senin, 13 April 2026 | 12:41 WIB

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 03:31 WIB

Terkini

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:18 WIB

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:10 WIB

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Belanda Kembalikan 20 Barang Curian ke Indonesia: dari Berlian hingga Alquran Kuno

Belanda Kembalikan 20 Barang Curian ke Indonesia: dari Berlian hingga Alquran Kuno

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:00 WIB

HUT ke-62 Golkar Digelar Sederhana, Bahlil Larang Acara di Hotel

HUT ke-62 Golkar Digelar Sederhana, Bahlil Larang Acara di Hotel

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Polisi Cimahi Ungkap Peredaran 1 Kg Tembakau Sintetis, Sita Senpi Rakitan

Polisi Cimahi Ungkap Peredaran 1 Kg Tembakau Sintetis, Sita Senpi Rakitan

Jabar | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Dituntut 5 Tahun Penjara, 11 Pengasuh Daycare Little Aresha Minta Keringanan dan Ngaku Korban Sistem

Dituntut 5 Tahun Penjara, 11 Pengasuh Daycare Little Aresha Minta Keringanan dan Ngaku Korban Sistem

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:53 WIB

×