DPR RI 'Dibully' karena Unggah Tulisan yang Dinilai 'Memalukan'

Reza Gunadha

Rabu, 19 Juli 2017 | 20:37 WIB
DPR RI 'Dibully' karena Unggah Tulisan yang Dinilai 'Memalukan'
[Instagram/@dpr_ri]

Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) kembali menjadi sasaran perundungan masyarakat. Itu setelah institusi legislatif tersebut mengunggah tulisan yang dianggap memalukan oleh warganet.

Tulisan yang dianggap memalukan tersebut diunggah oleh akun DPR RI terverifikasi di Instagram, @dpr_ri, Selasa (18/7/2017).

Akun @dpr_ri mengunggah poster yang mengkritik kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"KPK kerjanya nguping," begitulah judul utama dalam poster yang diunggah akun @dpr_ri.

Selain judul seperti itu, dalam poster maupun keterangannya, akun @dpr_ri juga mengkritik KPK. Berikut tulisan yang dimaksud:

"KPK kerjanya nguping. Kerja KPK hampir semua bergantung pada alat sadap, kemudian ditindaklanjuti OTT (perasi tangkap tangan). Maka sudah pasti yang didapat nilainya kecil. Coba KPK bekerja dengan nalar hukum yang canggih, dengan mendasarkan pada hasil audit BPK, pasti (korupsi) yang dibongkar nilainya ratusan milyar bahkan triliunan."

Sebagai keterangan, akun @dpr_ri menerakan sumber tulisan itu, yakni dikutip dari pernyataan M Amin Fahrudin yang disebut sebagai Koordinator Kompak (Komite Aksi Pemantau Angket KPK).

Bukannya mendapat dukungan, warganet justru ramai-ramai “membanjiri” unggahan itu dengan kritik dan menilai tulisan tersebut “memalukan”.

baca juga

“Sungguh memalukan melihat akun resmi lembaga negara yang ‘katanya’ wakil rakyat, mengunggah hal seperti ini. Saran saya sebagai rakyat biasa, fokuslah perbaiki kinerja, bukannya mencari cari kesalahan lembaga lain. Semoga oknum pejabat yang korup segera mendapat ganjaran setimpal atas segala tindakannya! #indonesiabebaskorupsi,” tulis akun dio_anjasmara.

Sementara akun @lfariziex mengatakan, “takut sama alat sadap? Takut busuknya ketauan semua ya?

Sedangkan akun @heruhrlmbng_ membalas tuduhan dalam tulisan @dpr_ri itu mengenai KPK yang tak bekerja sesuai laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

"Coba KPK bekerja dengan nalar hukum yang canggih dengan mendasarkan pada hasil audit BPK. Kata @dpr_ri. Tidak ingat waktu itu KPK melaksanakan OTT di kantor BPK?”

Hingga berita ini diunggah, unggahan akun @dpr_ri itu sudah dikomentari oleh 1.605 warganet yang mayoritas mengkritik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politisi PKS Ditahan KPK

Politisi PKS Ditahan KPK

Foto | Rabu, 19 Juli 2017 | 19:50 WIB

Resmi Ditahan KPK, Anggota DPR dari PKS Ini Malah Senang

Resmi Ditahan KPK, Anggota DPR dari PKS Ini Malah Senang

News | Rabu, 19 Juli 2017 | 19:05 WIB

Alumni ITS Dukung KPK

Alumni ITS Dukung KPK

Foto | Rabu, 19 Juli 2017 | 17:55 WIB

KPK Cari Korupsi Setya Novanto dari Singapura sampai Amerika

KPK Cari Korupsi Setya Novanto dari Singapura sampai Amerika

News | Rabu, 19 Juli 2017 | 17:20 WIB

KPK Sudah Punya Jadwal Persidangan untuk Setya Novanto

KPK Sudah Punya Jadwal Persidangan untuk Setya Novanto

News | Rabu, 19 Juli 2017 | 16:28 WIB

Amien Mendadak Dilarang Gebrak KPK dari DPR Biar Tak Gaduh

Amien Mendadak Dilarang Gebrak KPK dari DPR Biar Tak Gaduh

News | Rabu, 19 Juli 2017 | 15:06 WIB

Aksi Tolak Pansus Angket KPK

Aksi Tolak Pansus Angket KPK

Foto | Rabu, 19 Juli 2017 | 14:23 WIB

HTI Bisa Gugat ke Pengadilan Jika Protes Dicabut Izin

HTI Bisa Gugat ke Pengadilan Jika Protes Dicabut Izin

News | Rabu, 19 Juli 2017 | 13:14 WIB

BPJS Kesehatan MoU dengan KPK

BPJS Kesehatan MoU dengan KPK

Foto | Rabu, 19 Juli 2017 | 13:12 WIB

Kasus Novanto Dianggap Masa Lalu, Mahkamah DPR Tak Bisa Tangani

Kasus Novanto Dianggap Masa Lalu, Mahkamah DPR Tak Bisa Tangani

News | Rabu, 19 Juli 2017 | 11:41 WIB

Terkini

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

×