Apa yang Unik pada Baliho di Kantor DPP Partai Golkar Ini?

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 21 Juli 2017 | 18:11 WIB
Apa yang Unik pada Baliho di Kantor DPP Partai Golkar Ini?
Baliho besar di kawasan Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta, Jumat (21/7/2017). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Sebuah baliho besar terpajang di kompleks kantor Dewan Pemimpin Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar), di Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta, Jumat (21/7/2017).

Sekilas, baliho undangan terbuka Partai Golkar untuk khlayak guna mengikuti diskusi dwi mingguan bertajuk ”Pengajian Kebangsaan Menangkal Perang Upaya Penguatan Ideologi Pancasila” itu tampak biasa-biasa saja.

Selain tulisan berupa undangan, baliho itu dibubuhi gambar foto Presiden Joko Widodo yang berdampingan dengan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dan Ketua Angkatan Muda Partai Golkar Fahd A Rafiq.

Gambar Presiden Jokowi dalam baliho itu juga biasa-biasa saja. Sebab, Partai Golkar sudah memutuskan untuk mengusung Jokowi sebagai bakal calon presiden pada Pemilihan Umum 2019.

Lantas, apa yang membuat baliho itu unik?

Tak lain dan tak bukan adalah status hukum Setya Novanto dan Fahd A Rafiq. Keduanya kekinian berstatus tersangka kasus dugaan korupsi.

Setnov—akronim beken Novanto—ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP). Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus yang merugikan negara senilai Rp2,3 triliun itu pada Senin (17/7/2017).

Sementara Fahd adalah tersangka perkara dugaan korupsi dana pengadaan Al Quran di Direktorat Jenderal Binmas Islam Kementerian Agama.

Putra penyanyi dangdut legendari A Rafiq itu juga kekinian sudah berada dalam terungku tahanan KPK.

baca juga

Selain kasus itu, Fahd juga pernah terseret kasus korupsi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) tahun anggaran 2011.

Untuk kasus tersebut, Fahd dijatuhi hukuman pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan dan denda Rp50 juta subsider dua bulan kurungan.

Seruan Partai

Penggunaan foto Jokowi dalam setiap publikasi Golkar ternyata merupakan seruan untuk menyosialisasikan sang presiden sebagai bakal capres partai berlambang Pohon Beringin itu jelang Pemilu 2019.

Selain baliho tersebut, di dalam gedung DPP yang baru saja diresmikan juga terpampang foto Jokowi bersama Novanto serta jajaran pengurus DPP Partai Golkar yang  berukuran sekitar 4x3 meter.

"Kita tetap mendukung Jokowi ," ujar Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (21/7/2017).

Pada acara Rapat Pemimpin Nasional (Rapimnas) Partai Golkar, di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (28/7) tahun lalu, Setnov sudah meminta izin kepada sang presiden untuk menggunakan foto yang bersangkutan dalam publikasi partai.

"Nanti, kalau ada DPD di daerah yang mencantumkan gambar bapak presiden, mohon dimaklumi. Kami juga berharap dukungan pencalonan, semakin mengeratkan kerjasama dengan partai pendukung pemerintah," tuturnya saat itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK: Kolusi dan Korupsi Sudah Ada Sejak Dana e-KTP Dianggarkan

KPK: Kolusi dan Korupsi Sudah Ada Sejak Dana e-KTP Dianggarkan

News | Jum'at, 21 Juli 2017 | 17:37 WIB

Nama Novanto Hilang Divonis Terdakwa E-KTP, Ini Reaksi KPK

Nama Novanto Hilang Divonis Terdakwa E-KTP, Ini Reaksi KPK

News | Jum'at, 21 Juli 2017 | 17:14 WIB

PAN 'Walk Out', Setnov: Saat Lobi Koalisi Pemerintah Sudah Setuju

PAN 'Walk Out', Setnov: Saat Lobi Koalisi Pemerintah Sudah Setuju

News | Jum'at, 21 Juli 2017 | 16:08 WIB

Agung Senang Nama Novanto Hilang Saat Vonis Kasus E-KTP

Agung Senang Nama Novanto Hilang Saat Vonis Kasus E-KTP

News | Jum'at, 21 Juli 2017 | 14:59 WIB

Novanto: Saya Belum Memikirkan Praperadilan

Novanto: Saya Belum Memikirkan Praperadilan

News | Jum'at, 21 Juli 2017 | 13:32 WIB

Setnov Bukan Tersangka  Korupsi Pertama yang Pimpin Sidang DPR

Setnov Bukan Tersangka Korupsi Pertama yang Pimpin Sidang DPR

News | Jum'at, 21 Juli 2017 | 13:14 WIB

Agung Laksono Pimpin Rapat di DPP Golkar, Novanto Hadir

Agung Laksono Pimpin Rapat di DPP Golkar, Novanto Hadir

News | Jum'at, 21 Juli 2017 | 11:28 WIB

Diminta Selamatkan Golkar, Begini Jawaban Titiek Soeharto

Diminta Selamatkan Golkar, Begini Jawaban Titiek Soeharto

News | Jum'at, 21 Juli 2017 | 10:48 WIB

Jokowi Minta Pemda Sigap Hadapi Perkembangan Teknologi

Jokowi Minta Pemda Sigap Hadapi Perkembangan Teknologi

Tekno | Kamis, 20 Juli 2017 | 22:32 WIB

Jokowi: Jangan Munculkan Pesimisme, Nyinyir-nyinyir

Jokowi: Jangan Munculkan Pesimisme, Nyinyir-nyinyir

News | Kamis, 20 Juli 2017 | 22:25 WIB

Terkini

Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Taj Yasin Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dikebut

Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Taj Yasin Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dikebut

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:31 WIB

Belajar Menghargai Pengorbanan Orang Tua dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu

Belajar Menghargai Pengorbanan Orang Tua dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:30 WIB

Demokrat Sepakat dengan Gerindra Bawa Putusan MA soal Suket Gibran ke DPR

Demokrat Sepakat dengan Gerindra Bawa Putusan MA soal Suket Gibran ke DPR

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:29 WIB

Perintah Prabowo ke Kapolri Suyudi Usut Kasus Listyo: Seobjektif Mungkin, Jangan Ditutupi!

Perintah Prabowo ke Kapolri Suyudi Usut Kasus Listyo: Seobjektif Mungkin, Jangan Ditutupi!

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:25 WIB

Impor RI Naik 19,67 Persen, Mendag Sebut Didominasi Kebutuhan Industri

Impor RI Naik 19,67 Persen, Mendag Sebut Didominasi Kebutuhan Industri

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:25 WIB

2 Moisturizer Viva yang Cocok untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

2 Moisturizer Viva yang Cocok untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:25 WIB

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 14:22 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:21 WIB

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:20 WIB

Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi

Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:17 WIB

×