Polri Ungkap Jaringan Narkoba 1,2 Juta Ekstasi dari Belanda

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 01 Agustus 2017 | 12:46 WIB
Polri Ungkap Jaringan Narkoba 1,2 Juta Ekstasi dari Belanda
Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan pemusnahan terhadap barang bukti narkotika jenis sabu dan ekstasi di Jakarta, Jumat (7/10).

Suara.com - Polri mengungkap sindikat jaringan internasional Narkoba dengan barang bukti 1,2 juta butir ekstasi dari Belanda. Dua pelaku yang ditangkap, Liu Kit Cung alias Cung sebagai penerima dan Erwin yang bertindak sebagai kurir.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Eko Danintyo mengatakan, penangkapan berawal pada 21 Juli 2017. Kemudian sekitar pukul 18.45 WIB, polisi menangkap pelaku yang bertugas sebagai pengirim Liu Kit Cung alias Cung sebagai penerima di Jalan Raya Kali Baru, Paku Haji, Kabupaten Tangerang.

"Pada 21 Juli berhasil mengungkap sindikat internasional jenis ekstasi (dari Belanda) dengan jumlah barang bukti 120 bungkus yang dikemas dalam plastik 3 alumunium dengan berat 1 bungkus 2.2 kg, (1 butir ekstasi sama dengan 0.2 gram atau ada 10.000 butir ) total 1,2 juta butir," ujar Eko kepada wartawan, Selasa (1/8/2017).

Eko mengatakan pelaku Acung mengaku dikendalikan oleh seorang napi di LP Nusa Kembangan bernama.

"Setelah diinterograsi bahwa tersangka dikendailikan oleh seorang napi Lapas Nusa Kambangan atas nama Aseng," tutur dia.

Adapun pelaku Erwin ditangkap pada 23 Juli 2017 di parkiran Flavour Blizt Alam Sutra.

"Kemudian pada tanggal 23 Juli satgas melaksanakan pengembangan dengan control delivery sebanyak 56 Bungkus Extacy (sesuai perintah tersangka Aseng pengedali dari LP Nusa Kambangan ) berhasil ditangkap tersangka diparkiran Flavour Blizt Alam Sutra," kata dia.

Dari hasil penangkapan terhadap dua orang pelaku atas nama Acung dan Erwin, polisi melakukan pengembangan untuk mencari pelaku lainnya.

Usai melakukan pengembangan terhadap dua orang tersangka, hasilnya, Kamis 27 Juli 2017 sekitar pukul 23.45 polisi menangkap satu orang pelaku lainnya yaitu M Zulkarnain.

baca juga

"Dari hasil pengembangan, dua tersangka sebelumnya kami menangkap pelaku lainnya bernama Zulkarnain," ucap Eko.

Namun, pelaku atas nama Zulkarnain telah ditembak mati oleh petugas, karena mencoba melakukan perlawanan saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas.

"Pada saat dilakukan pengembangan, tersangka atas nama Zulkarnain melakukan perlawanan dan dengan terpaksa dilakukan tindakan tegas oleh anggota," tutur Eko.

Zulkarnain tewas pada saat dirinya dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur oleh petugas saat dilakukan tindakan tegas.

"Tersangka Zulkarnain meninggal dunia pada saat dibawa ke rumah sakit," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hukum Lembek, Indonesia Jadi Sasaran Utama Pemasaran Narkoba

Hukum Lembek, Indonesia Jadi Sasaran Utama Pemasaran Narkoba

News | Senin, 31 Juli 2017 | 19:33 WIB

Empat Tempat Hiburan Malam di Jakarta Ini Terancam Ditutup

Empat Tempat Hiburan Malam di Jakarta Ini Terancam Ditutup

News | Senin, 31 Juli 2017 | 18:30 WIB

Djarot: Penegak Hukum Mudah Disuap di Kasus Narkoba

Djarot: Penegak Hukum Mudah Disuap di Kasus Narkoba

News | Senin, 31 Juli 2017 | 17:26 WIB

Dukung Layanan Pascarehabilitasi, BNN DKI Gandeng Pemprov DKI

Dukung Layanan Pascarehabilitasi, BNN DKI Gandeng Pemprov DKI

News | Senin, 31 Juli 2017 | 16:58 WIB

Mensos: Waspada! Narkoba Masuk Pesantren dengan Dalih Vitamin

Mensos: Waspada! Narkoba Masuk Pesantren dengan Dalih Vitamin

News | Minggu, 30 Juli 2017 | 22:08 WIB

Maia dan Helsi Kunjungi BNN, Ada Apa?

Maia dan Helsi Kunjungi BNN, Ada Apa?

Entertainment | Sabtu, 29 Juli 2017 | 06:43 WIB

Perempuan Pecandu Obat-obatan Kurang Keibuan

Perempuan Pecandu Obat-obatan Kurang Keibuan

Health | Jum'at, 28 Juli 2017 | 20:00 WIB

Mensos: Yang Lebih Mengerikan dari Teroris Adalah Narkoba!

Mensos: Yang Lebih Mengerikan dari Teroris Adalah Narkoba!

News | Jum'at, 28 Juli 2017 | 05:32 WIB

Kapal Pengangkut Sabu 1 Ton Sengaja Dimodifikasi

Kapal Pengangkut Sabu 1 Ton Sengaja Dimodifikasi

News | Kamis, 27 Juli 2017 | 13:22 WIB

Terkini

Kasi Intel Gartap Letkol Arman Ditahan Akibat Dugaan Skandal Judi Online Cijantung

Kasi Intel Gartap Letkol Arman Ditahan Akibat Dugaan Skandal Judi Online Cijantung

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Cara Pakai Wardah Toner Pad Madecassoside Ectoin untuk Redakan Kemerahan di Wajah

Cara Pakai Wardah Toner Pad Madecassoside Ectoin untuk Redakan Kemerahan di Wajah

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Hampir 10 Kebakaran Terjadi Sehari di Jakarta, Pramono Ingatkan Pemicu yang Kerap Diabaikan

Hampir 10 Kebakaran Terjadi Sehari di Jakarta, Pramono Ingatkan Pemicu yang Kerap Diabaikan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Dedak Padi Berpotensi Jadi Kemasan Makanan Antibakteri yang Mudah Terurai, Bagaimana Caranya?

Dedak Padi Berpotensi Jadi Kemasan Makanan Antibakteri yang Mudah Terurai, Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Ini yang Dilakukan Ferli Hidayat Saat Tragedi Kanjuruhan: Dulu Dicopot Sekarang Jadi Petinggi Polri

Ini yang Dilakukan Ferli Hidayat Saat Tragedi Kanjuruhan: Dulu Dicopot Sekarang Jadi Petinggi Polri

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Jejak Hitam Ferli Hidayat: Dulu Dicopot akibat Tragedi Kanjuruhan, Kini Duduki Kursi Elite Polri

Jejak Hitam Ferli Hidayat: Dulu Dicopot akibat Tragedi Kanjuruhan, Kini Duduki Kursi Elite Polri

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:02 WIB

60 Kepala Daerah Berebut Kawasan Transmigrasi, Siapa Diprioritaskan?

60 Kepala Daerah Berebut Kawasan Transmigrasi, Siapa Diprioritaskan?

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Banding Ditolak, 2 Terdakwa Kasus DJKA Medan Tetap Dihukum 4 dan 5 Tahun Penjara

Banding Ditolak, 2 Terdakwa Kasus DJKA Medan Tetap Dihukum 4 dan 5 Tahun Penjara

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Edan! Ayah di Asahan Rudapaksa Putri Kandung hingga Hamil

Edan! Ayah di Asahan Rudapaksa Putri Kandung hingga Hamil

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Campuran Viva Air Mawar dan Masker Bengkoang untuk Flek Hitam, Begini Caranya

Campuran Viva Air Mawar dan Masker Bengkoang untuk Flek Hitam, Begini Caranya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:56 WIB

×