Perkosa Dua Pengikut, 'Titisan Tuhan' Dipenjara 20 Tahun

Reza Gunadha

Selasa, 29 Agustus 2017 | 16:18 WIB
Perkosa Dua Pengikut, 'Titisan Tuhan' Dipenjara 20 Tahun
Gurmeet Ram Rahim Singh. (AFP)

Suara.com - Gurmeet Singh Ram Rahim Singh, pemimpin sekte Dera Sacha Sauda yang dipuja laiknya Tuhan oleh pengikutnya, divonis penjara 20 tahun oleh pengadilan.

Gurmeet, seperti dikutip dari Hindustan Times, Selasa (29/8/2017), divonis bersalah karena memerkosa dua perempuan pengikutnya yang disebut "sadhvis". Peristiwa itu terjadi pada tahun 1999.

Sebelum menerima vonis tersebut, Gurmeet sudah mendapat hukuman 7 tahun penjara dalam kasus yang sama. Vonis tersebut sempat menimbulkan aksi massa pengikut Gurmeet yang berujung pada timbulnya korban jiwa. Hukuman itu bertambah setelah Biro Pusat Investigasi (CBI) India kembali melakukan tuntutan.

Dalam sidang vonis lanjutan yang digelar pada Senin (28/8), hakim khusus CBI Jagdeep Singh menilai, Gurmeet tak bakal mendapat keringan hukuman karena "sang guru" sudah dipuja seperti Tuhan tapi ternyata berlaku beringas seperti binatang buas.

"Dengan kata lain, dia adalah orang yang tak memedulikan rasa kemanusiaan dan tak mengenal ampun, sehingga Gurmeet layak dipenjara selama dua dekade," tutur Jagdeep dalam persidangan.

Ia mengatakan, Gurmeet yang menyandang predikat sebagai "titisan Tuhan" justru mengeksploitasi perempuan muridnya secara seksual, dengan ancaman yang membuat kejiwaan kedua gadis itu tertekan.

"Kedua korban memosisikan Gurmeet sebagai Tuhan dan menghormatinya seperti itu. Tapi, dia justru menodai sifat mulia itu dengan menyerang pengikutnya secara seksual. Secara jelas, Gurmeet menghancurkan nama baik sekte tersebut, dan harus dihukum berat,” tegas Jagdeep.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 31 orang tewas dalam bentrokan di India utara, Sabtu (26/8) waktu setempat. Kerusuhan itu terjadi setelah Gurmeet dinyatakan bersalah memperkosa dua pengikutnya.

baca juga

Gurmeet divonis bersalah terkait kasus pemerkosaan di tahun 1999. Dia dipenjara 7 tahun. Pendukungnya tidak terima dengan putusan itu. Mereka lantass mengamuk di jalan dan bentrok dengan polisi di Kota Panchkula.

Wakil Kepala Kepolisian Panchkula Joshi mengatakan, sebanyak 120 orang dirawat di rumah sakit karena kerusuhan itu. Tentara telah dikerahkan untuk menangkal anarkisme pendemo.

Sasaran mereka tidak hanya merusak fasilitas umum, mereka juga merusak sebuah mobil milik media televisi. Sementara di New Delhi, pendukung Singh membakar bus dan dua kereta kosong.

Kerusuhan itu melumpuhkan aktivitas kota. Perdana Menteri Narenda Modi meminta masyarakat tenang.

"Saya mengutuk keras kekerasan dan mendesak setiap orang untuk menjaga perdamaian," kata Modi di Twitter.

Gurmeet merupakan pemimpin spiritual Dera Sacha Sauda, ​​sebuah sekte spiritual kontroversial yang didirikan pada tahun 1948. Kelompok ini mengklaim mempunyai jutaan pengikut di seluruh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Angkut Sapi, Dua Warga Tewas Dianiaya 'Prajurit Pelindung Sapi'

Angkut Sapi, Dua Warga Tewas Dianiaya 'Prajurit Pelindung Sapi'

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 15:52 WIB

India Rusuh Setelah Pemimpin Spiritual Terbukti Memperkosa

India Rusuh Setelah Pemimpin Spiritual Terbukti Memperkosa

News | Minggu, 27 Agustus 2017 | 07:11 WIB

Rusuh Sidang Kasus Pemerkosaan di India, 28 Orang Tewas

Rusuh Sidang Kasus Pemerkosaan di India, 28 Orang Tewas

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 05:00 WIB

Vila Milik Shahrukh Khan di Dubai Jadi Kontroversi

Vila Milik Shahrukh Khan di Dubai Jadi Kontroversi

Entertainment | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 07:30 WIB

Misteri Anjing-anjing Biru di India

Misteri Anjing-anjing Biru di India

Tekno | Rabu, 23 Agustus 2017 | 16:42 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×