Diplomat Rusia Angkat Kaki dari AS

Yazir Farouk | Suara.com

Minggu, 03 September 2017 | 06:45 WIB
Diplomat Rusia Angkat Kaki dari AS
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (AFP)

Suara.com - Para diplomat Rusia mengosongkan tiga bangunan di Amerika Serikat, termasuk gedung konsulatnya yang berlantai enam di San Francisco pada Sabtu (2/9/2017) waktu setempat. Hal ini dilakukan menyusul perintah AS sebagai balasan terhadap Moskow, yang lebih dulu memerintahkan pemangkasan jumlah diplomat AS di Rusia.

Staf konsulat Rusia di San Franscisco, seperti dikutip Antara terlihat mengeluarkan peralatan, perabotan dan barang-barang kecil dari gedung, lalu memasukkannya ke mobil-mobil angkutan dengan bak tertutup. Kendaraan-kendaraan pergi meninggalkan lokasi itu dan kembali lagi 20 hingga 30 menit kemudian.

Perintah pengosongan dikeluarkan oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump atas gedung konsulat Rusia di San Francisco serta dua gedung kediaman misi perdagangan Rusia di Washington dan New York.

Perintah tersebut merupakan langkah pembalasan terbaru yang dilancarkan kedua negara hingga membawa hubungan keduanya jatuh ke titik rendah baru pasca-Perang Dingin.

Amerika Serikat memerintahkan Rusia untuk menghentikan kegiatan mereka di bangunan-bangunan tersebut mulai Sabtu.

Pada Juli, Kremlin memerintahkan Amerika Serikat untuk memangkas jumlah staf diplomatik dan tekniknya di Rusia sampai setengahnya, menjadi 455 orang, setelah Kongres AS menyetujui pemberian sanksi baru terhadap Rusia. Pemangkasan ditujukan untuk menyamakan jumlah diplomat Rusia yang berada di AS.

Sanksi-sanksi dijatuhkan AS sebagai hukuman, yang didasarkan pada kesimpulan badan-badan intelijen AS, atas campur tangan yang dilakukan Moskow saat pemilihan presiden AS 2016.

Hukuman juga dikenakan atas pencaplokan oleh Rusia terhadap wilayah milik Ukraina, Krimea.

Hingga Sabtu siang, bendera Rusia masih terlihat berkibar di atas gedung konsulat negara itu di San Francisco.

Sementara itu, kementerian luar negeri Rusia mengatakan pihaknya telah memanggil seorang diplomat AS di Moskow untuk menyampaikan protes Rusia terhadap rencana AS melakukan penggeledahan di kompleks misi perdagangan Rusia di Washington. Gedung misi itu termasuk yang diperintahkan AS untuk ditutup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Trump Cabut Kebijakan Obama, 600 Ribu Imigran di Ujung Tanduk

Trump Cabut Kebijakan Obama, 600 Ribu Imigran di Ujung Tanduk

News | Jum'at, 01 September 2017 | 22:44 WIB

Konvoi Presiden Trump Nyaris Ditabrak Sedan dari Semak Belukar

Konvoi Presiden Trump Nyaris Ditabrak Sedan dari Semak Belukar

Otomotif | Jum'at, 01 September 2017 | 18:19 WIB

Badai Harvey Kembali Menerjang, Warga Texas Kembali Terancam

Badai Harvey Kembali Menerjang, Warga Texas Kembali Terancam

News | Kamis, 31 Agustus 2017 | 02:00 WIB

Kalau Jadi Perang, Korea Selatan Bakal Jadi Padang Pasir

Kalau Jadi Perang, Korea Selatan Bakal Jadi Padang Pasir

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 19:52 WIB

Profesor Kenneth: Texas Dilanda Badai karena Pilih Donald Trump

Profesor Kenneth: Texas Dilanda Badai karena Pilih Donald Trump

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 12:33 WIB

Pentagon Kaji Kebijakan Larangan Kaum Transgender di Militer AS

Pentagon Kaji Kebijakan Larangan Kaum Transgender di Militer AS

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 09:38 WIB

Terkini

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:01 WIB

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB