Dipublikasikan, Inilah Suara Terakhir Korban-Korban WTC 11/9

Reza Gunadha

Selasa, 12 September 2017 | 14:02 WIB
Dipublikasikan, Inilah Suara Terakhir Korban-Korban WTC 11/9
Menara kembar WTC saat dihantam pesawat teroris Al Qaeda pada 11 September 2001 (Shutterstock).

Suara.com - Warga Amerika Serikat betul-betul masih mengingat detik demi detik peristiwa tragis, saat teroris Al Qaeda mampu menembus jantung kehidupan negara adidaya itu pada 11 September 2001. Kala itu, dua pesawat yang dibajak ditabrakkan ke menara kembar World Trade Center (WTC).

Tragedi yang sering disebut sebagai WTC 11/9 itu kembali diperingati dengan penuh duka cita oleh warga negeri ‘Pakde Sam’, Senin (11/9/2017).

Pada hari yang sama, sejumlah rekaman telepon para pengunjung WTC dan dari dalam pesawat dipublikasikan setelah 16 tahun peristiwa tersebut.

Selain itu, rekaman suara telepon korban yang berada di markas besar militer AS, Pentagon, serta lapangan di Pennsylvania juga dipublikasikan. Kesemua lokasi itu menjadi lokasi serangan teroris secara serentak.

Peristiwa itu sendiri menyebabkan sedikitnya 2.997 warga sipil tewas dan melukai ribuan lainnya. Sejak saat itu, militer AS getol mengekspansi negara-negara yang diklaim sebagai teroris.

Seperti dilansir Independent, Selasa (12/9), rekaman telepon para korban itu sempat dijadikan barang bukti dalam proses pengadilan dalang aksi teroris itu, yakni Zacarias Moussaoui.

Berikut sejumlah pembicaraan telepon korban sebelum detik selanjutnya tewas yang ditranskripkan Independent.

Melissa Doi: Temani Aku

“Bisakah kau tidak menutup telepon ini. Temanilah aku, tolong? Aku sedang sekarat,” tutur Melissa Doi kepada petugas kepolisian melalui sambungan telepon, 11 September 2001.

baca juga

Itu adalah permintaan terakhir Melissa. Sang polisi yang menjawab teleponnya akhirnya mematikan sambungan komunikasi itu setelah tak lagi mendengar suara Melissa. Hanya mendengar suara gemuruh gedung runtuh dan setelahnya sunyi.

Melissa adalah perempuan berusia 32 tahun yang bekerja di lantai 83 menara selatan WTC. Ia mengakui  terjebak bersama lima rekannya di kantor setelah pesawat United Airlines bernomor penerbangan 175 menabrak gedung tinggi kebanggaan AS tersebut.

“Kami akan menyalamatkan kalian, kami berjanji. Bertahanlah kalian,” tutur petugas polisi ketika ditelepon Mellisa.

“Belum ada orang di sini dan lantai kami sudah dikepung api. Kami tak bisa bernafas. Panas, di sini sangat panas,” tutur Mellisa, panik, sebelum mengutarakan pesan terakhirnya.

Kevin Cosgrove: Aku baik-baik saja istriku

Kevin tak menduga, siang hari itu adalah kali terakhir ia bisa mendengar suara sang istri. Laki-laki berusia 46 tahun itu terjebak di menara selatan WTC setelah pesawat yang dibajak teroris, menabrak gedung tersebut. Ia lantas menelon 911, nomor darurat AS.

“Aku masih muda, aku belum siap mati,” tuturnya terbata-bata kepada petugas melalui telepon.

“Istriku berpikir aku baik-baik saja. Aku meneleponnya dan mengatakan sudah meninggalkan WTC sebelum ditabrak pesawat teroris. Tapi sebenarnya aku bohong,” terangnya.

Setelah mengucapkan hal itu, operator 911 mendengar suara teriakan histeris dan gemuruh lantai roboh. Telepon Kevin pun terputus.

Betty Ong: Kami Dibajak

Betty berada dalam penerbangan bersama pesawat American Airlines Flight 11 pada hari nahas itu. Namun, perjalanannya yang tenang mendadak menjadi riuh ketika para penumpang mengetahui sejumlah kru pesawatnya dianiaya dan disandera sekelompok orang.

Betty lantas berinisiatif menelepon operator maskapai penerbangan itu.

“Ruang kokpit tak menjawab panggilan kami. Seseorang disandera di kelas bisnis. Kami tak bisa bernafas, aku tak tahu, kupikir kami dibajak.”

Namun, sambungan telepon itu akhirnya terputus. Sedetik kemudian, pesawat itu menabrak menara selatan WTC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Al Qaeda Provokasi Muslim Indonesia Serbu Myanmar

Al Qaeda Provokasi Muslim Indonesia Serbu Myanmar

News | Rabu, 06 September 2017 | 08:20 WIB

Ejek Napi Lain sebagai Togut, Teroris Ditusuk di Lapas Pamekasan

Ejek Napi Lain sebagai Togut, Teroris Ditusuk di Lapas Pamekasan

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 18:41 WIB

Penusuk Tentara Belgia Bawa Al Quran dan Teriak "Allahuakbar"

Penusuk Tentara Belgia Bawa Al Quran dan Teriak "Allahuakbar"

News | Minggu, 27 Agustus 2017 | 08:43 WIB

Nyawa Anak di Sini Murah, Sering Jadi 'Pengantin' Bom Bunuh Diri

Nyawa Anak di Sini Murah, Sering Jadi 'Pengantin' Bom Bunuh Diri

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 07:01 WIB

Turki Darurat, Erdogan Akan Bubarkan Ormas Radikal

Turki Darurat, Erdogan Akan Bubarkan Ormas Radikal

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 06:32 WIB

Teroris Ini Sembunyikan Bom Pesawat di Boneka Barbie

Teroris Ini Sembunyikan Bom Pesawat di Boneka Barbie

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 05:29 WIB

Kepala BNPT: Kini Sasaran Teroris Generasi Muda

Kepala BNPT: Kini Sasaran Teroris Generasi Muda

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 00:01 WIB

Polisi Tembak Abouyaaqoub, Si 'Pilot' Teror Barcelona

Polisi Tembak Abouyaaqoub, Si 'Pilot' Teror Barcelona

News | Selasa, 22 Agustus 2017 | 06:12 WIB

Intan, WN Australia Asal Indonesia Jadi Korban Teroris Barcelona

Intan, WN Australia Asal Indonesia Jadi Korban Teroris Barcelona

News | Minggu, 20 Agustus 2017 | 13:37 WIB

Trump Anjurkan Bunuh Teroris Pakai Peluru Mengandung Darah Babi

Trump Anjurkan Bunuh Teroris Pakai Peluru Mengandung Darah Babi

News | Minggu, 20 Agustus 2017 | 08:51 WIB

Terkini

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

×