Kepala BNPT: Kini Sasaran Teroris Generasi Muda

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 23 Agustus 2017 | 00:01 WIB
Kepala BNPT: Kini Sasaran Teroris Generasi Muda
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni'am dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Aluis melakukan nota kesepahaman (MOU) tentang perlindungan anak terahadap terorisme di Jakarta, Senin (13/2).

Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius mengajak generasi muda menghilangkan budaya berbagi pesan di media sosial tanpa proses klarifikasi. Ini untuk mengantisipasi hoaks atau berita bohong.

"Biasakan untuk adik-adik di sini, kita hilangkan budaya 'sharing' tanpa saring," kata Suhardi saat memberikan kuliah umum bagi mahasiswa baru 2017 Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (22/8/2017).

Kepala BNPT juga mengajak para mahasiswa waspada karena saat ini sasaran teroris adalah generasi muda. Mantan Kabareskrim Polri itu menyampaikan bahwa penyebaran radikalisme, bahkan perekrutan teroris, kini bersifat terbuka, yakni melalui website, media sosial, dan messenger. Sebelumnya perekrutan ini dilakukan secara tertutup seperti melalui pertemanan dan kekeluargaan.

"Paham radikal dan aksi teroris di mana pun bisa terjadi. Tidak ada tempat lagi di sini yang steril, radikal sudah bisa masuk lewat mana pun salah satunya melalui smartphone," ujar Kepala BNPT.

Oleh karena itu, Suhardi menekankan pentingnya sikap nasionalisme dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya hubungan antara dosen dan mahasiswa juga tidak boleh terpecah.

"Tolong peduli lingkungan, siapa teman kita, siapa lingkungan kita. Dosen juga harus peduli terhadap mahasiswa sehingga jika ada hal yang menyimpang bisa langsung diatasi, jangan sampai terjadi mahasiswa tiba-tiba sudah ada di Irak karena tergabung anggota ISIS," ujar Suhardi.

Ia juga mengingatkan pihak universitas harus bisa memilah dan memilih dosen karena banyak pengalaman terjadi radikalisme bisa dari dosen yang mengajar.

Pada akhir pembahasan Suhardi mengingatkan para mahasiswa baru Unsoed untuk menjaga NKRI, mencintai bangsa dan juga daerah masing-masing. (Antara)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Tembak Abouyaaqoub, Si 'Pilot' Teror Barcelona

Polisi Tembak Abouyaaqoub, Si 'Pilot' Teror Barcelona

News | Selasa, 22 Agustus 2017 | 06:12 WIB

Mahfud: Banyak Anak Muda Idolanya Kaum Radikalis

Mahfud: Banyak Anak Muda Idolanya Kaum Radikalis

News | Senin, 21 Agustus 2017 | 16:51 WIB

Intan, WN Australia Asal Indonesia Jadi Korban Teroris Barcelona

Intan, WN Australia Asal Indonesia Jadi Korban Teroris Barcelona

News | Minggu, 20 Agustus 2017 | 13:37 WIB

Trump Anjurkan Bunuh Teroris Pakai Peluru Mengandung Darah Babi

Trump Anjurkan Bunuh Teroris Pakai Peluru Mengandung Darah Babi

News | Minggu, 20 Agustus 2017 | 08:51 WIB

Pelaku Teror Barcelona Rencanakan Serangan Lebih Besar Lagi

Pelaku Teror Barcelona Rencanakan Serangan Lebih Besar Lagi

News | Minggu, 20 Agustus 2017 | 06:49 WIB

Barca dan Madrid Heningkan Cipta Sebelum Gelar Latihan

Barca dan Madrid Heningkan Cipta Sebelum Gelar Latihan

Bola | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 21:44 WIB

Indonesia Kecam Aksi Teror di Barcelona yang Tewaskan 13 Orang

Indonesia Kecam Aksi Teror di Barcelona yang Tewaskan 13 Orang

News | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 09:44 WIB

Eksperimen Keledai Jadi 'Pengantin' Bom, 3 Anggota ISIS Tewas

Eksperimen Keledai Jadi 'Pengantin' Bom, 3 Anggota ISIS Tewas

News | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 09:34 WIB

Teror di Jantung Kota Barcelona, Messi: Kami Tidak Takut

Teror di Jantung Kota Barcelona, Messi: Kami Tidak Takut

Bola | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 08:37 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×