Arab Saudi Kecam Penindasan Myanmar Terhadap Muslim Rohingya

Tomi Tresnady

Minggu, 24 September 2017 | 06:08 WIB
Arab Saudi Kecam Penindasan Myanmar Terhadap Muslim Rohingya
Ribuan massa melakukan aksi bela Rohingya di Bundaran Patung Kuda, Jakarta, Sabtu (16/9).

Suara.com - Arab Saudi, negara tempat kelahiran agama Islam, telah mengecam "kebijakan represif" Myanmar terhadap warga minoritas Muslim Rohingya.

"Negara saya benar-benar prihatin dan mengecam kebijakan penindasan serta penelantaran yang dilakukan pemerintah Myanmar terhadap warga minoritas Rohingya," kata Menteri Luar Negeri Adel al-Jubeir saat menyampaikan pidato pada Majelis Umum PBB, seperti dilansir Antara, Sabtu (23/9/2017). 

Bangladesh dan organisasi-organisasi bantuan sedang bergelut untuk menolong 422.000 Muslim Rohingya, yang tiba sejak 25 Agustus ketika serangan oleh milisi Rohingya memicu tindakan keras oleh Myanmar, yang disebut PBB sebagai pembersihan etnis.

Sementara itu, sekitar 400 ribu pengungsi Rohingya membanjiri dua tempat di Bangladesh, yakni Ukhia dan Cox's Bazaar yang merupakan perbatasan dengan Myanmar.

Mereka tinggal di kamp resmi pengungsi dan di luar kamp dalam kondisi berdesakan. Pihak pemerintah Bangladesh tak akan memberikan fasilitas pengungsi jika para pengungsi Rohingya tak mendaftarkan diri.

Kekerasan terhadap minoritas Rohingya terjadi setelah kekerasan yang terjadi di Rakhine, di mana milisi menyerang pos-pos keamanan yang dibalas operasi militer Myanmar.

Warga Muslim Rohingya langsung menyelamatkan diri ke Bangladesh dalam beberapa pekan ini. Bahkan, dua pengungsi dilaporkan tewas terinjak gajah karena tidur di hutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembakaran Desa Rohingya di Myanmar Masih Berlanjut

Pembakaran Desa Rohingya di Myanmar Masih Berlanjut

News | Sabtu, 23 September 2017 | 09:57 WIB

Menlu Retno: Saya Diplomasi Maraton dengan Myanmar untuk Rohingya

Menlu Retno: Saya Diplomasi Maraton dengan Myanmar untuk Rohingya

News | Jum'at, 22 September 2017 | 08:15 WIB

JK Nilai Tak Tepat Kerahkan Pasukan PBB ke Myanmar

JK Nilai Tak Tepat Kerahkan Pasukan PBB ke Myanmar

News | Jum'at, 22 September 2017 | 07:07 WIB

Bantuan Indonesia untuk Warga Rohingya Tiba di Myanmar

Bantuan Indonesia untuk Warga Rohingya Tiba di Myanmar

News | Jum'at, 22 September 2017 | 00:29 WIB

Aung San Suu Kyi: Jangan Pecah Myanmar Pakai Isu Agama dan Etnis

Aung San Suu Kyi: Jangan Pecah Myanmar Pakai Isu Agama dan Etnis

News | Rabu, 20 September 2017 | 07:38 WIB

Berada di Pengungsian, Warga Rohingya Mulai Diserang "Pneumonia"

Berada di Pengungsian, Warga Rohingya Mulai Diserang "Pneumonia"

News | Selasa, 19 September 2017 | 23:48 WIB

Sindir Bantuan Rohingya, Prabowo Dinilai Alami Krisis Ideologi

Sindir Bantuan Rohingya, Prabowo Dinilai Alami Krisis Ideologi

News | Selasa, 19 September 2017 | 16:25 WIB

Peduli Rohingya, Syahrini Ajak Masyarakat Berdonasi

Peduli Rohingya, Syahrini Ajak Masyarakat Berdonasi

Entertainment | Selasa, 19 September 2017 | 10:43 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×