Undang Panglima TNI, PKS Gelar Peringatan G30S

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Rabu, 27 September 2017 | 18:04 WIB
Undang Panglima TNI, PKS Gelar Peringatan G30S
Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, diperiksa oleh penyidik KPK, di Gedung KPK Jakarta, Jumat (7/7/2017). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Fraksi PKS menggelar seminar ‎bertema Pancasila dan Integrasi Bangsa. Acara seminar ini dilakukan dalam rangka memperingati peristiwa G30S sekaligus peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober.

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengatakan tujuan seminar ini adalah ‎untuk mengokohkan nasionalisme dan patriotisme generasi bangsa melalui pemaknaan atas peristiwa sejarah bangsa.

Selain itu, seminar ini digelar agar ada ketersambungan sejarah perjuangan bangsa dari masa ke masa. Bahwa bangsa ini dibangun dengan pengorbanan yang begitu besar dari para pahlawan dan generasi sebelumnya.

"Generasi bangsa saat ini, terutama generasi mudanya, sangat penting mempelajari dan memahami sejarah bangsa. Kata Bung Karno 'Jas merah', jangan sekali-kali melupakan sejarah. Setelah mempelajari diharapkan bisa menghargai lalu mewarisi semangat dalam menjaga dan mengisi kemerdekaan," kata Jazuli di DPR, Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Acara ini turut mengundang Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Presiden PKS Shohibul Iman, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Mantan Ketua Mahkamah Kehormatan Mahfud MD, dan Taufiq Ismail.

Jazuli menambahkan tema yang diangkat dalam seminar relevan dengan momentum peristiwa sejarah kelam pengkhianatan G30S dikaitkan dengan eksistensi NKRI dan Pancasila sebagai Dasar Negara.‎

"Seminar ini untuk mengingatkan rakyat Indonesia agar lebih mencintai Pancasila dan NKRI, mengamalkan nilai-nilainya secara konsekuen dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di samping itu juga agar kita tetap waspada terhadap segala upaya yang ingin memecah belah bangsa," kata dia.

Menurut Jazuli Juwaini, semua bentuk pengkhianatan dan ancaman terhadap Pancasila dan NKRI di masa lalu harus menjadi pelajaran berharga bagi bangsa Indonesia. Jangan mau di adu domba, sebaliknya terus jalin persatuan dan kesatuan dengan sesama komponen bangsa.

"Cukup peristiwa itu terjadi di masa lalu dan jangan pernah terulang di masa kini. Kita tetap waspada dan terus menjalin persatuan dan kesatuan dengan sesama komponen bangsa utamanya dengan pemerintah dan aparat pertahanan dan keamanan (TNI/Polri)," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Acara PKS, Jenderal Gatot Singgung PKI

Di Acara PKS, Jenderal Gatot Singgung PKI

News | Rabu, 27 September 2017 | 18:01 WIB

Apakah Panglima TNI Gatot Nurmantyo Berpolitik? Ini Jawabannya

Apakah Panglima TNI Gatot Nurmantyo Berpolitik? Ini Jawabannya

News | Rabu, 27 September 2017 | 17:39 WIB

Kisruh 5.000 Senjata, Jokowi Kembali Panggil Panglima TNI

Kisruh 5.000 Senjata, Jokowi Kembali Panggil Panglima TNI

News | Rabu, 27 September 2017 | 17:03 WIB

20 Ribu Petugas Jaga Demo Hari Jumat, Polisi Bantah Berlebihan

20 Ribu Petugas Jaga Demo Hari Jumat, Polisi Bantah Berlebihan

News | Selasa, 26 September 2017 | 20:47 WIB

Dukung Film Baru G30S/PKI, PSI: Versi Lama Propaganda Orde Baru

Dukung Film Baru G30S/PKI, PSI: Versi Lama Propaganda Orde Baru

News | Selasa, 26 September 2017 | 19:32 WIB

Soal Film G30S/PKI, Ketum PSI: Ideologi Komunis Sudah Tak Laku

Soal Film G30S/PKI, Ketum PSI: Ideologi Komunis Sudah Tak Laku

News | Selasa, 26 September 2017 | 17:50 WIB

Dituduh Komunis, PSI Laporkan Akun Instagram dan Twitter

Dituduh Komunis, PSI Laporkan Akun Instagram dan Twitter

News | Selasa, 26 September 2017 | 16:20 WIB

Jokowi Ingatkan Ada Infiltrasi Ideologi Ingin Ganti Pancasila

Jokowi Ingatkan Ada Infiltrasi Ideologi Ingin Ganti Pancasila

News | Selasa, 26 September 2017 | 11:23 WIB

Jejak Kontroversi ala Sang Jenderal

Jejak Kontroversi ala Sang Jenderal

Video | Selasa, 26 September 2017 | 09:15 WIB

Polemik Senjata Ilegal Dinilai Samar, Komisi I Panggil Gatot

Polemik Senjata Ilegal Dinilai Samar, Komisi I Panggil Gatot

News | Senin, 25 September 2017 | 20:26 WIB

Terkini

Kemenangan Harga Mati! Ini Kata-kata John Herdman Jelang Timnas Indonesia vs Singapura Besok

Kemenangan Harga Mati! Ini Kata-kata John Herdman Jelang Timnas Indonesia vs Singapura Besok

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 18:33 WIB

Dorong Parliamentary Threshold 6 Persen, Said Abdullah Sebut PDIP Konsisten Sejak Awal

Dorong Parliamentary Threshold 6 Persen, Said Abdullah Sebut PDIP Konsisten Sejak Awal

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:29 WIB

Mengapa Reward Harian dalam Game Bisa Membuat Pemain Lebih Hemat?

Mengapa Reward Harian dalam Game Bisa Membuat Pemain Lebih Hemat?

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 18:29 WIB

Korupsi Pengadaan Lahan Rorotan, Yoory Pinontoan Cs Didakwa Rugikan Negara Rp80 Miliar

Korupsi Pengadaan Lahan Rorotan, Yoory Pinontoan Cs Didakwa Rugikan Negara Rp80 Miliar

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:26 WIB

Niti Rumat: Ketika Kurator Seni Rupa Tak Hanya Pameran, tapi Juga Merawat Sejarah

Niti Rumat: Ketika Kurator Seni Rupa Tak Hanya Pameran, tapi Juga Merawat Sejarah

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:25 WIB

Heran Eks Dirjen PHU Tak Akui BAP di Sidang Kasus Haji, Hakim: Mungkin Penyidiknya Halu

Heran Eks Dirjen PHU Tak Akui BAP di Sidang Kasus Haji, Hakim: Mungkin Penyidiknya Halu

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:22 WIB

Jokowi Jawab Gugatan Pendidikan Gibran di MK: Mengapa Singgung Paket C?

Jokowi Jawab Gugatan Pendidikan Gibran di MK: Mengapa Singgung Paket C?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 18:19 WIB

Cegah Spekulasi Liar, DPR Minta Imipas Buka-bukaan Soal Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Cegah Spekulasi Liar, DPR Minta Imipas Buka-bukaan Soal Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:18 WIB

Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk

Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:15 WIB

Kuliah Gratis di PTN Dinilai Bisa Bikin PTS Kolaps, Pemerintah Diminta Siap-siap

Kuliah Gratis di PTN Dinilai Bisa Bikin PTS Kolaps, Pemerintah Diminta Siap-siap

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:14 WIB

×