Apakah Panglima TNI Gatot Nurmantyo Berpolitik? Ini Jawabannya

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Rabu, 27 September 2017 | 17:39 WIB
Apakah Panglima TNI Gatot Nurmantyo Berpolitik? Ini Jawabannya
Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Menko Polhukam Wiranto, dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menghadiri acara pembekalan kepada calon perwira remaja (Capaja) Akademi TNI dan Polri tahun 2017 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (24/7).

Suara.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo membantah dirinya melakukan manuver politik jelang 2019. Hal itu dia katakan sekaligus membantah‎ tuduhan pernyataannya yang kontroversial belakangan ini.

Gatot menilai tidak diuntungkan kalau sekarang menyatakan terjun ke dunia politik.

"Di sini tempat ‎banyak orang politik kan? Kalau orang politik sini, itu bodoh yang saya lakukan. Konstituen saya pada kabur. Iya kan. Buktinya banyak yang bersebrangan. Kalau saya berpolitik, saya bakal bilang, oh kamu baik-baik, PKI baik, gitu kan," kata Gatot usai menghadiri acara di Fraksi PKS DPR, Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Sebelumnya Ketua Setara Institute Hendardi meminta kapad Presiden Jokowi mesti berhati-hati mengambil sikap atas Panglima TNI. Karena Panglima TNI sedang mencari momentum untuk memperkuat profil politik bagi dirinya.

Hendardi mencatat, selain membuat pernyataan yang tidak tepat, Panglima TNI juga dinilai berlebihan salam menghembuskan isu PKI, pemutaran film G30SPKI, perang pernyataan dengan Menteri Pertahanan, pengukuhan diri sebagai Panglima yang bisa menggerakkan dan memerintahkan apapun pada prajuritnya, adalah akrobat politik Panglima TNI yang sedang mencari momentum politik untuk mempertahankan eksistensinya jelang masa pensiun.

Panglima TNI bermanuver dengan mencari musuh-musuh baru, bukan untuk tujuan kepentingan bangsa tetapi untuk kepentingan politik jangka pendek bagi dirinya. Perintah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo kepada jajarannya untuk memutar film G30S PKI menggambarkan perspektif dan sikap politik Panglima TNI atas peristiwa kejahatan kemanusiaan yang terjadi pada 1965-1966.

Menurut Hendardi, film G30S PKI adalah film indoktrinatif yang diproduksi oleh Orde Baru untuk membenarkan tindakan penguasa baru itu menciptakan stabilitas politik pada masanya. Film tersebut juga menjadi instrumen menyebarkan kebencian, stigma, dan diskriminasi permanen pada orang-orang yang dituduh sebagai PKI. Di sisi lain, pasca Orde Baru, muncul banyak versi tentang peristiwa tersebut.

Bahkan pemerintah telah berencana untuk melakukan pengungkapan kebenaran dan keadilan atas peristiwa yang sesungguhnya. Jadi, rencana pemutaran film yang digagas oleh Panglima TNI hanyalah model dan cara Orde Baru untuk menanamkan kebencian tanpa reserve, tanpa interupsi, meskipun yang disuguhkan adalah peristiwa yang belum jelas kebenarannya. Padahal pada tahun-tahun sebelumnya pemutaran film tersebut tidak lagi dilakukan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demi Keselamatan Jokowi, Istana Dipasangi Anti Radiasi Nuklir

Demi Keselamatan Jokowi, Istana Dipasangi Anti Radiasi Nuklir

News | Rabu, 27 September 2017 | 17:28 WIB

Kisruh 5.000 Senjata, Jokowi Kembali Panggil Panglima TNI

Kisruh 5.000 Senjata, Jokowi Kembali Panggil Panglima TNI

News | Rabu, 27 September 2017 | 17:03 WIB

Jokowi Sebut Pengrajin Dunia Terinspirasi Budaya Indonesia

Jokowi Sebut Pengrajin Dunia Terinspirasi Budaya Indonesia

News | Rabu, 27 September 2017 | 16:49 WIB

Jokowi Buka Pameran Dekranas

Jokowi Buka Pameran Dekranas

Foto | Rabu, 27 September 2017 | 16:42 WIB

Panglima TNI Akui Info Lima Ribu Senjata Bukan dari Intelijen

Panglima TNI Akui Info Lima Ribu Senjata Bukan dari Intelijen

News | Rabu, 27 September 2017 | 15:59 WIB

Panglima TNI Jelaskan 5.000 Senjata Non Militer ke Jokowi

Panglima TNI Jelaskan 5.000 Senjata Non Militer ke Jokowi

News | Rabu, 27 September 2017 | 15:28 WIB

Jokowi Buka Pameran Kriyanusa Dewan Kerajinan Nasional 2017

Jokowi Buka Pameran Kriyanusa Dewan Kerajinan Nasional 2017

News | Rabu, 27 September 2017 | 10:23 WIB

Arsy Jadi Anak Politik: Salim ke SBY, Minta Sepeda ke Jokowi

Arsy Jadi Anak Politik: Salim ke SBY, Minta Sepeda ke Jokowi

Entertainment | Rabu, 27 September 2017 | 07:50 WIB

Dukung Film Baru G30S/PKI, PSI: Versi Lama Propaganda Orde Baru

Dukung Film Baru G30S/PKI, PSI: Versi Lama Propaganda Orde Baru

News | Selasa, 26 September 2017 | 19:32 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×