Fahri Minta Jokowi Copot Menteri yang Ikut Pilkada

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Kamis, 05 Oktober 2017 | 11:57 WIB
Fahri Minta Jokowi Copot Menteri yang Ikut Pilkada
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum tidak mengharuskan menteri untuk mundur dari jabatan jika ingin maju pada Pilkada 2018. Sebab tidak ada peraturan yang mewajibkan hal itu.

Menanggapi itu, Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Fahri Hamzah mengatakan harusnya Presiden Joko Widodo tegas soal ini. Sebab, persoalannya bukan ada atau tidak ada peraturan, melainkan soal kredibilitas kabinet yang ia pimpin.

"Pak Jokowi harus mengumpulkan menteri-menterinya. Ini kan sudah mulai ramai. Nanti orang mulai bilang ini konflik of interest," kata Fahri di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Fahri mengatakan jika tidak mundur dari jabatan sebagai menteri, calon kepala daerah bisa saja manfaatkan kewenangan sebagai menteri untuk pemenangan dirinya.

"Menteri itu kan punya kewenangan besar kan. Dia bisa dengan anggaran yang dia punya memperkaya tempat dia mau maju. Dia bisa memobilisasi dana pusat ke tempat dia mau maju. Dia menggerakkan departemen atau dinas tekhnis di tempat dia mau maju. Jangan dong," ujar Fahri.

Hal ini yang semestinya diantisipasi oleh Presiden. Bukan membiarkan para menterinya maju sebagai calon kepala daerah, apalagi mengaharap keuntungan dari itu semua.

"Saya dengar sih malah Pak Jokowi ikut mendukung menteri-menteri itu untuk jangkar 2019. Ya nggak apa-apa, itu sehat-sehat saja. Tapi kan harusnya presiden menjaga. Jangan sampai orang-orang mengatakan ini menteri-menteri disuruh menang agar mendukung Pak Jokowi nanti. Ini harus dijaga Pak presiden," tutur Fahri.

"Karena isunya akan ke sana. Saya baru dapat kabar katanya di Jawa Timur. Saya dapat kabar ada yang dimobilisir Presiden atau partai-partai pendukungnya," tambah Fahri.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menuju Jatim 1, Anang Hermansyah: Percaya Mana, Bupati atau Kyai?

Menuju Jatim 1, Anang Hermansyah: Percaya Mana, Bupati atau Kyai?

News | Kamis, 05 Oktober 2017 | 06:20 WIB

Fahri Hamzah: KPK Bukan Penegak Hukum Tapi Kantor Berita

Fahri Hamzah: KPK Bukan Penegak Hukum Tapi Kantor Berita

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 15:35 WIB

Fahri Hamzah: Setya Novanto Berdiri Saja Sering Tidur

Fahri Hamzah: Setya Novanto Berdiri Saja Sering Tidur

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 14:42 WIB

Fahri Hamzah Desak Khofifah Mundur dari Jabatan Menteri Sosial

Fahri Hamzah Desak Khofifah Mundur dari Jabatan Menteri Sosial

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 12:30 WIB

Prabowo Kapok Gaul dengan Elite Jakarta: Senyumnya Palsu!

Prabowo Kapok Gaul dengan Elite Jakarta: Senyumnya Palsu!

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 14:13 WIB

Bawaslu: TPS Belum Ramah bagi Penyandang Disabilitas

Bawaslu: TPS Belum Ramah bagi Penyandang Disabilitas

News | Sabtu, 30 September 2017 | 23:41 WIB

Soal Pilkada Jawa Barat, Ical Panggil Dedi Mulyadi

Soal Pilkada Jawa Barat, Ical Panggil Dedi Mulyadi

News | Jum'at, 29 September 2017 | 15:05 WIB

Ridwan Kamil Tertinggi di Survei, Golkar Belum Tentukan Pilihan

Ridwan Kamil Tertinggi di Survei, Golkar Belum Tentukan Pilihan

News | Jum'at, 29 September 2017 | 00:18 WIB

Sesama Pimpinan DPR, Agus Nilai Fahri Tak Bisa Akomodir Perbedaan

Sesama Pimpinan DPR, Agus Nilai Fahri Tak Bisa Akomodir Perbedaan

News | Rabu, 27 September 2017 | 13:32 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB