Status Siaga Darurat Gunung Agung Diperpanjang Hingga 16 Oktober

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 07 Oktober 2017 | 08:31 WIB
Status Siaga Darurat Gunung Agung Diperpanjang Hingga 16 Oktober
Gunung Agung yang berstatus awas di Karangasem, Bali, Jumat (29/9).

Diperpanjang Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei mengatakan pihaknya memperpanjang masa siaga darurat Gunung Agung hingga 16 Oktober 2017.

Semula, masa siaga darurat itu sejak 22 September hingga 1 Oktober 2017 dan diperpanjang selama dua minggu, karena sampai sekarang rata-rata tidak ada penurunan bahkan menunjukkan kecenderungan aktivitas vulkanik gunung tersebut yang meningkat.

Keputusan memperpanjang masa siaga darurat itu telah melalui diskusi BNPB, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Pemkab Karangasem, dan pihak terkait lainnya.

"Kami menghadapi ketidakpastian. Ini salah satu tantangan terberat tetapi kami siap jika hal buruk terjadi," ujar Willem Rampangilei yang siaga di Bali sejak awal September lalu ketika aktivitas Gunung Agung mulai menigkat.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) hingga Kamis (5/10) pukul 12.00 Wita, mencatat tingkat kegempaan masih tinggi, untuk vulkanik dangkal mencapai 93 kali, vulkanik dalam 113 kali, dan tektonik lokal 18 kali.

Gunung tertinggi di Bali yang senantiasa dijadikan tempat kegiatan ritual "Mulang Pekelem" terkait dengan kegiatan ritual di Pura Besakih maupun pura-pura besar lainnya itu, diperkirakan sedang mengakumulasikan energi yang mengakibatkan tingkat gempa tektonik lokal tidak terasa beberapa hari terakhir.

Menurut perkiraan Kepala Bidang Mitigasi Gunungapi PVMBG Gede Suantika, kondisi gunung itu mungkin masih menunggu akumulasi energi lebih dalam lagi yang dari bawah atau penambahan energi.

Selama lima hari belakangan ini gempa tektonik lokal di sekitar kawasan gunung api hingga di Pos Pengamatan yang berjarak sekitar 12,5 kilometer arah selatan gunung api sudah tidak terasa karena magnitudo berkisar 2,0 hingga 3,0 Skala Richter.

Gempa tektonik lokal yang cukup besar terasa, tercatat terjadi saat masa kritis dengan magnitudo 4,3 Skala Richter pada 27 September 2017 sekitar pukul 13.12 Wita.

baca juga

Gempa tersebut terjadi pada kedalaman delapan kilometer yang terasa di Denpasar, Karangasem, dan Gianyar. Meski demikian, gempa vulkanik dalam dan dangkal hingga saat ini masih tercatat dalam, dengan intensitas yang tinggi, yakni rata-rata di atas 500 kali dan 350 kali.

Terkait dengan aktivitas seismik Gunung Agung, PVMBG mencatat pukul 06.00 hingga 12.00 Wita, jumlah gempa vulkanik dangkal mencapai 69 kali, vulkanik dalam 147 kali, dan tektonik lokal 22 kali.

PVMBG juga mencatat tektonik jauh sebanyak satu kali dengan durasi 86 detik. Tektonik jauh tidak berdampak terhadap aktivitas Gunung Agung karena terjadi di lokasi yang berada sangat jauh atau terjadi di benua berbeda.

Secara visual, Gunung Agung masih tertutup kabut dan asap kawah yang bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 50 meter di atas kawah puncaknya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu Pengungsi Gunung Agung di Tabanan Meninggal Dunia

Satu Pengungsi Gunung Agung di Tabanan Meninggal Dunia

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 14:11 WIB

Dukungan Pemain Bali United untuk Pengungsi Gunung Agung

Dukungan Pemain Bali United untuk Pengungsi Gunung Agung

Bola | Selasa, 03 Oktober 2017 | 00:57 WIB

Ini 5 Gunung di Indonesia yang Paling Sering Batuk

Ini 5 Gunung di Indonesia yang Paling Sering Batuk

Your Say | Senin, 02 Oktober 2017 | 13:00 WIB

Ada Posko Pengungsian Hewan Korban Gunung Agung

Ada Posko Pengungsian Hewan Korban Gunung Agung

News | Minggu, 01 Oktober 2017 | 19:55 WIB

Mesin Cuci Pengungsi Gunung Agung

Mesin Cuci Pengungsi Gunung Agung

Foto | Minggu, 01 Oktober 2017 | 17:46 WIB

Galang Dana Pengungsi Gunung Agung, Ogoh-ogoh Muncul di HI

Galang Dana Pengungsi Gunung Agung, Ogoh-ogoh Muncul di HI

News | Minggu, 01 Oktober 2017 | 11:54 WIB

Erupsi Gunung Agung, Ribuan Warga Bali Doa Bersama

Erupsi Gunung Agung, Ribuan Warga Bali Doa Bersama

News | Minggu, 01 Oktober 2017 | 00:36 WIB

BNPB Pasang Sirine dan Puluhan Peringatan Bahaya di Gunung Agung

BNPB Pasang Sirine dan Puluhan Peringatan Bahaya di Gunung Agung

News | Sabtu, 30 September 2017 | 15:19 WIB

Pengungsi Gunung Agung Banyak Terserang ISPA

Pengungsi Gunung Agung Banyak Terserang ISPA

Health | Sabtu, 30 September 2017 | 14:05 WIB

Terkini

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke RS Diduga Keracunan MBG, TNI Amankan TKP

Ratusan Santri di Sidoarjo Dilarikan ke RS Diduga Keracunan MBG, TNI Amankan TKP

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:25 WIB

×