Ormas Partai Golkar Ancam Laporkan Tempo ke Polisi

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 10 Oktober 2017 | 15:00 WIB
Ormas Partai Golkar Ancam Laporkan Tempo ke Polisi
Organisasi sayap Partai Golkar, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) melaporkan Koran Tempo dan Tempo.co ke Dewan Pers, Selasa (10/10/2017). (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Setelah melaporkan Tempo ke Dewan Pers, Organisasi sayap Partai Golkar, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia berencana melaporkan Tempo ke Bareskrim Polri.

Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional Soksi Erwin Ricardo Silalahi menduga ada produk yang dibuat Tempo soal tulisan dugaan keterlibatan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dalam kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP melanggar UU Pers dan produk jurnalistik.

"Kami juga mempertimbangkan laporkan koran Tempo ke pihak kepolisian, seperti apa yang dilakukan Direktur Penyidikan KPK, Brigjen Pol Aris Budiman melaporkan Tempo ke Bareskrim polri," ujar Erwin di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2017).

Menurut Erwin, pemberitaan Tempo tersebut telah membunuh karakter Setnov dan menggiring opini ke publik.

Selain produk pemberitaan soal Setnov, ia juga mempermasalahkan status yang dibuat pemimpin redaksi Tempo, Budi Setyarso di akun Twitter pribadinya @budisatyarso. Dalam tulisan 29 September 2017, Budi menulis "G30 Setnov".

"Itu (status Budi) seolah-olah menyamarkan Pak Setnov dengan PKI. Padahal ini cara PKI melakukan adu domba. Kok media koran sebesar Tempo bisa melakukan hal seperti itu," kata Erwin.

Erwin mengaku telah mencoba melakukan komunikasi pada Tempo. Komunikasi itu dilakukan atas saran dewan pers setelah Soksi melaporkan Tempo pada 17 April 2017 lalu. Soksi sudah dua kali melaporkan Tempo ke Dewan Pers.

"Saya sudah berupaya komunikasi, minta waktu ketmu dengan eksekutif redaktur, ternyata sudah diganti katanya. Saya dijanjikan keteku dengan eksekutif redaktur yang baru, alasnya rapat kerja terus," kata dia.

Ia mengklaim sejumlah kader Partai Golkar kecewa dengan pemberitaan ketua umumnya selalu dipojokan terkait kasus e-KTP.

baca juga

"Kami sangat terluka, justru ini kami lakukan karema desakan dari kader daerah," kata dia.

Soksi menuntut Tempo melakukan permohonan maaf. Jika hal itu dilakukan, ia memastikan langkah hukum yang akan ditempuh akan dibatalkan.

"Kami minta pembertaan berbasis moral. Tempo kayaknya nggak mau mencari jalan koperatif, mencoba menghindar. Saya berulang kali telepon pemimpin redaksinya tapi nggak diangkat," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bela Setnov, Ormas Sayap Golkar Laporkan Media ke Dewan Pers

Bela Setnov, Ormas Sayap Golkar Laporkan Media ke Dewan Pers

News | Selasa, 10 Oktober 2017 | 14:15 WIB

Rombak Pengurus, Golkar Berdalih Demi Target Politik

Rombak Pengurus, Golkar Berdalih Demi Target Politik

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 18:08 WIB

7 Kader Terbelit Korupsi dalam Sebulan, Ini Kata Wasekjen Golkar

7 Kader Terbelit Korupsi dalam Sebulan, Ini Kata Wasekjen Golkar

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 14:17 WIB

Setya Novanto Dipastikan Tak Bersaksi di Sidang KTP-el Hari Ini

Setya Novanto Dipastikan Tak Bersaksi di Sidang KTP-el Hari Ini

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 12:53 WIB

Ditangkap KPK, Golkar Belum Mau Tarik Aditya Moha dari DPR

Ditangkap KPK, Golkar Belum Mau Tarik Aditya Moha dari DPR

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 11:59 WIB

Ditanya Soal Kehadiran Novanto, Pengacara: "Saya Belum Tahu"

Ditanya Soal Kehadiran Novanto, Pengacara: "Saya Belum Tahu"

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 11:26 WIB

KPK Bakal Hadirkan Setya Novanto di Sidang Kasus KTP-el Hari Ini

KPK Bakal Hadirkan Setya Novanto di Sidang Kasus KTP-el Hari Ini

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 09:57 WIB

Anggota DPR Ini Suap Hakim Demi Selamatkan Ibunya yang Korupsi

Anggota DPR Ini Suap Hakim Demi Selamatkan Ibunya yang Korupsi

News | Minggu, 08 Oktober 2017 | 08:40 WIB

Suap Rp296 Juta, Hakim PT dan Anggota DPR Jadi Tersangka

Suap Rp296 Juta, Hakim PT dan Anggota DPR Jadi Tersangka

News | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 22:41 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×