Ini Pesan Gus Sholah di Hari Santri 2017

Ririn Indriani

Minggu, 22 Oktober 2017 | 11:24 WIB
Ini Pesan Gus Sholah di Hari Santri 2017
Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, KH Sholahuddin Wahid yang akarab disapa Gus Sholah. (Foto: Antara/Syaiful Arif)

Suara.com - Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, KH Sholahudin Wahid mengatakan bahwa para santri saat memperingati Hari Santri jangan hanya ditandai dengan upacara saja, tapi juga harus meningkatkan kemampuan diri siap bersaing.

"Tidak ada kata lain, harus belajar yang rajin, banyak membaca. Hari santri jangan hanya diperingati dengan upacara saja, tapi yang penting harus belajar," katanya di Jombang, saat dikonfirmasi terkait dengan hari santri, Minggu (22/10/2017).

Lebih lanjut lelaki yang akrab disapa Gus Sholah ini mengatakan bahwa pondok pesantren saat ini banyak yang sudah maju. Namun, semua masih harus dikembangkan, salah satu contohnya di Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang.

Pesantren ini, menurut dia, masih harus ditingkatkan berbagai fasilitasnya serta kualitas sumber daya manusia, sehingga siap berdaya saing.

"Di Tebuireng perlu ditingkatkan lagi mudah-mudahan secepatnya baik. Ini juga harus terjadi pada semua pesantren. Jika ingin baik, semua tergantung pesantrennya, kemampuan guru, kesadaran pengasuh pesantrennya serta murid," terang Gus Sholah.

Memperingati Hari Santri 2017, Pesantren Tebuireng menggelar berbagai macam kegiatan. Sebelumnya, telah digelar kegiatan seminar tentang resolusi jihad, membedah pemikiran dan perjuangan KH Hasyim Asy'ari yang dihadiri sejumlah tokoh penting lainnya pada Sabtu (21/10/2017).

Di acara tersebut hadir Ketua MPR Zulkifli Hasan, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Yudian Wahyudi, mantan Menteri Agama KH Tolchah Hasan serta pakar sejarah Ali Haidar.

Selain itu juga digelar "Istigatsah kubro" serta parade shalawat banjari dan Ishari Cukir. Acara dilanjutkan dengan pembacaan kilas resolusi jihad oleh KH Sholeh Qosim yang merupakan pejuang hizbullah.

Rangkaian peringatan hari santri masih dilanjutkan dengan kegiatan apel bersama di terminal kawasan makam mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur. Acaara itu juga diikuti ratusan santri putra maupun putri serta dari berbagai badan otonom Nahdlatul Ulama.

Dalam kegiatan tersebut, juga digelar drama kolosal perjuangan seni bela diri dan dilanjutkan dengan kirab resolusi jihad. Kegiatan itu dilakukan di sepanjang jalan protokol dekat dengan Pesantren Tebuireng.

"Pesantren Tebuireng memang sudah mengagendakan untuk peringatan hari santri. Beberapa agenda yang kami lakukan seperti parade shalawat banjari dan ishari, setelah selesai langsung kilas resolusi jihad. Pada Minggu ini, kami mengadakan apel bersama dengan disertai drama kolosal perjuangan dan seni bela diri dan dilanjutkan kirab resolusi jihad," kata Kepala Pondok Pesantren Tebuireng Kabupaten Jombang Iskandar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gus Sholah Izinkan Djarot Pakai Nama Kakeknya untuk Masjid Raya

Gus Sholah Izinkan Djarot Pakai Nama Kakeknya untuk Masjid Raya

News | Rabu, 22 Maret 2017 | 21:08 WIB

Djarot Temui Gus Sholah Sore Ini, Bahas Nama Masjid Raya

Djarot Temui Gus Sholah Sore Ini, Bahas Nama Masjid Raya

News | Rabu, 22 Maret 2017 | 15:36 WIB

Gus Sholah Jelaskan Apa Itu Mempolitisasi Agama di Pilkada DKI

Gus Sholah Jelaskan Apa Itu Mempolitisasi Agama di Pilkada DKI

News | Selasa, 21 Maret 2017 | 11:45 WIB

Terkini

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

×