Akses Menuju Kawasan Wisata Mandeh Sumbar Rampung 2019

Fabiola Febrinastri

Rabu, 25 Oktober 2017 | 14:00 WIB
Akses Menuju Kawasan Wisata Mandeh Sumbar Rampung 2019
Akses menuju Kawasan Bahari Terpadu Mandeh, sebagai tujuan wisata pantai di Sumatera Barat (Sumbar). (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Presiden Joko Widodo telah mencanangkan Kawasan Bahari Terpadu Mandeh sebagai tujuan wisata pantai di Sumatera Barat (Sumbar). Kawasan yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan tersebut terkenal dengan wisata bahari pantai dan terumbu karangnya, serta kerap dibandingkan dengan Raja Ampat di Papua Barat.

Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM), sejak 2017 telah memulai program penanganan akses wisata Mandeh sepanjang 41,181 km, yang menghubungkan Teluk Kabung-Sungai Pisang-Sungai Nyalo-Mandeh-Carocok-Tarusan. Kawasan ini berada dalam wilayah administrasi Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan.

“DED (Detail Engenering Design) dan finalisasi anggaran biaya dilaksanakan di tahun 2016, dan diprogramkan selama 3 tahun sejak tahun anggaran (TA) 2017. Jalan sepanjang 41,181 km tersebut akan diselesaikan pada tahun 2019,” tutur Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Painan-Kambang Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah III DJBM Kementerian PUPR, Rahmat Donal, Jakarta (22/10/2017).

Rahmat menambahkan, di TA 2017 telah dianggarkan sebanyak Rp100 miliar, dan telah terkontrak sebesar Rp77 miliar untuk pengaspalan jalan sepanjang 15,6 km. Selanjutnya, untuk penanganan pada tahun 2018, DJBM Kementerian PUPR menganggarkan Rp70 miliar, bahkan saat ini sedang dilakukan pembahasan untuk penambahan anggaran sebesar Rp50  miliar.

Kondisi jalan menuju kawasan wisata Mandeh, saat ini telah hampir rampung, namun belum sepenuhnya teraspal. Nantinya, akses sepanjang 41,181 km dengan lebar 6 m tersebut akan diaspal seluruhnya.

Penanganan yang tengah dilakukan juga termasuk menurunkan tanjakan yang curam. Salah satu titik lokasi adalah Puncak Paku pada KM 20+700, yang rencananya akan diturunkan grade-nya tahun ini. Saat ini grade tanjakan yang dimaksud mencapai 20 persen dan akan diturunkan hingga 15 persen, demi memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan.

Adapun kemajuan penanganan akses ini telah mencapai 20 persen. Untuk mempercepat pengerjaan, Rahmat mengatakan, telah menambah dumptruck untuk melakukan pengiriman material.

Saat ini terdapat sisa lahan jalan sepanjang 2,5 km, yang masih dalam proses pembebasan lahan oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, namun Badan Pertanahan Nasional (BPN) menargetkan penyelesaiannya tahun ini.

Pengamat sekaligus akademisi STIA LPPN Padang, Haji Rimilton Riduan, mengatakan, sebelum dibukanya akses menuju Kawasan Mandeh, jumlah kunjungan diperkirakan hanya 10 persen dari jumlah kunjungan wisata ke Sumbar.

“Paling-paling wisatawan yang tahu saja yang menggunakan jalan yang dibangun masyarakat, namun ketika (akses) telah terbuka, kunjungan meningkat sampai 40 persen. Diharapkan saat jalan sudah bagus dan teraspal, kunjungan wisatawan akan kembali meningkat,” kata Rimilton.

Ia menambahkan, dengan terbukanya akses, maka Kawasan Bahari Terpadu Mandeh akan menjadi tujuan wisata utama selain Bukit Tinggi, yang saat ini menjadi pilihan utama wisatawan di Sumbar.

“Jalan yang sudah ada saja sekarang sudah ramai, apalagi kalau jalan sudah bagus. Mudah-mudahan nanti dilengkapi sarana dan prasarana lainnya, seperti rest area, agar wisatawan dapat berkumpul dan beristirahat,” harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

"Hibah Air Minum", Kementerian PUPR Tingkatkan Akses Air Bersih

"Hibah Air Minum", Kementerian PUPR Tingkatkan Akses Air Bersih

News | Rabu, 25 Oktober 2017 | 09:24 WIB

PUPR Pacu Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu

PUPR Pacu Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu

News | Selasa, 24 Oktober 2017 | 11:43 WIB

Menteri PUPR: Foto Bisa Jadi Bentuk Laporan Kinerja Kabinet

Menteri PUPR: Foto Bisa Jadi Bentuk Laporan Kinerja Kabinet

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 08:58 WIB

Terkini

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 06:30 WIB

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 06:15 WIB

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 06:00 WIB

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

×