Awal Mula Ide Sandiaga Bikin Sayembara Sepatu Bang Sandi

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 03 November 2017 | 20:14 WIB
Awal Mula Ide Sandiaga Bikin Sayembara Sepatu Bang Sandi
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
"Karena sepatu saya tidak sesuai dengan Pergub Nomor 23," ujar Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno ketika ditanya alasan menyelenggarakan Sayembara Sepatu Bang Sandi, di Jakarta Creative Hub, Thamrin, Jakarta, Jumat (3/11/2017).

Sandiaga mengaku pernah ditegur lantaran memakai sepatu yang tidak sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 23 Tahun 2016 tentang pakaian dinas.

Sandiaga mengatakan sayembara ini sekaligus untuk mendorong peningkatan UMKM bidang sepatu yang tengah lesu. dan mengalami penurunan.

"Dan terimakasih pers mengangkat terus, jadi saya ditegur oleh salah satu pimpinan DPRD dan akhirnya saya putuskan untuk melakukan sayembara sekaligus memompa semangat motivasi para UMKM yang bergerak di bidang sepatu yang mengalami kelesuan karena menurunnya daya beli," kata dia.

Sandiaga memastikan anggaran penyelenggaraan sayembara menggunakan uang pribadinya, bukan anggaran pendapatan belanja daerah.

Tiga pemenang sayembara nanti akan mendapatkan uang tunai dan juga pelatihan dari BRO.DO dan praktisi sepatu. Pemenang juga akan diajak untuk promosi di setiap expo UKM yang diadakan Dinas UMKM Pemda DKI Jakarta serta diberikan kesempatan meninjau industri sepatu di Italia.

"(Sayembara) Dari uang sendiri, hadiah jalan-jalannya," kata dia.

Sandiaga berharap produksi sepatu pantofel tidak hanya menyasar PNS, tapi juga semua sektor.

"Cara berpikirnya jangan hanya PNS aja. Toh justru untuk pasar yang lebih besar karena PNS hanya 70.000 dan pasar kita jauh lebih besar. Di Jakarta kan ada 10 juta lebih," kata Sandiaga.

Sandiaga tidak pernah menyarankan produk sepatu yang disayembarakan menggunakan namanya.

"Nanti saya serahkan. saya nggak mau brandnya ada nama saya. Tapi teman-teman bilang sayembara bang Sandi. Tapi saya usul kalau merknya jangan ada nama sayanya. Kecuali kalau membantu penjualan mereka," tuturnya.

Ada tiga kategori Sayembara Sepatu Bang Sandi. Kategori pertama, Sayembara Desain Sepatu, Sayembara Desain dan Produksi Sepatu, serta Sayembara Desain Kotak Sepatu.

Nanti tim kurator akan memilih 20 peserta. Sepuluh kurator yakni Designer Luwi Saluadji, Teguh Anantawikrama, Ratsamanov dari Jakarta Berlari, Artis Olla Ramlan, Helmalia Putri, Rachel Maryam, Produsen Sepatu Hartono 910, Yukka BRO.DO. produsen sepatu, Pengusaha Donna Latief dan Faran Jaya dari OK OCE.

Panitia pelaksana sayembara menggandeng local brand BRO.DO yang akan mensupervisi tim panitia dan juga peserta yang lolos 20 besar.

BRO.DO merupakan local brand yang dikenal di kalangan anak-anak muda atau generasi millenials yang dianggap sukses mengerek bendera local brand untuk berjaya di industri sepatu dalam negeri.

Selain supervisi, BRO.DO juga berkomitmen untuk memberikan pelatihan dan training bagaimana cara untuk meningkatkan brand sepatu agar dikenal dan mampu bersaing di pasar lokal dan internasional.

Adapun time frame sayembara yakni launching sayembara 3 November 2017, sosialisasi sosial media pada 3 November 2017.

Kemudian pendaftaran via website 10 November 2017, penutupan pendaftaran 10 Desember 2017, pengumuman 20 besar 11 Januari 2018, pengumuman 10 besar 18 Januari 2018 , pengumuman 5 besar 25 Januari 2018 dan pengumuman pemenang 14 Februari 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×