Mensos Salurkan Bantuan Pangan Tahap Akhir 2017

Fabiola Febrinastri

Senin, 13 November 2017 | 11:30 WIB
Mensos Salurkan Bantuan Pangan Tahap Akhir 2017
Mensos, Khofifah Indar Parawansa, menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap keenam di Kota Surabaya, Jawa Timur. (sumber: Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Khofifah Indar Parawansa, menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap keenam dan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap keempat di kantor Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Jawa Timur, sebagai bagian program November tuntas untuk 2017.

"Saya akan kawal terus kinerja tim Kemensos bersama  HIMBARA (Himpunan Bank Milik Negara) menuju tuntasnya penyaluran BPNT dan PKH di pengujung tahun 2017 ini," tegas Khofifah kepada wartawan, usai memantau proses pencairan PKH tahap keempat oleh ibu-ibu Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Jatim,  Sabtu (11/11/2017).

Mensos mengatakan, pencairan BPNT dilakukan enam kali dalam setahun, atau setiap dua bulan sekali. Bansos pangan di top up setiap bulan sebesar  Rp110.000 per keluarga penerima manfaat, sehingga apabila pencairan dilakukan tiap dua bulan sekali. Adapun jumlah yang ditransfer ke rekening KPM sebesar Rp220.000.

Dana ini dapat digunakan untuk berbelanja empat komoditi yang dijual di e-Warong terdekat, yakni beras, gula, tepung dan minyak goreng. Pada 2018 akan menjadi dua komoditi, yaitu beras dan telur.

Hal ini sesuai pedoman umum yang diterbitkan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan November 2017. Sementara untuk bansos PKH, pencairan dilakukan sebanyak empat kali dalam  setahun, yakni Februari, Mei, Agustus dan November. Total bansos PKH per tahun adalah Rp1.890.000 untuk setiap KPM.  

"Kedua program ini penting dikawal, karena merupakan program prioritas nasional  dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia. Apalagi tahun depan jumlah penerimanya akan mencapai 10 juta KPM, naik dari total penerima tahun 2017 sebanyak 6 juta KPM," katanya.

Peningkatan jumlah penerima bantuan pemerintah ini, lanjutnya, harus diimbangi dengan kecepatan dan profesionalisme tim Kemensos, HIMBARA, didukung pendamping PKH dan unsur lainnya. Fokusnya adalah bagaimana masyarakat bahagia mendapat bansos yang tepat waktu.

"Tim harus gerak cepat, proaktif dan responsif. Makin banyak jumlah penerima, maka tantangannya semakin besar. Jika penyaluran tahun ini dapat berlangsung tuntas di bulan November, maka saya yakin penyaluran tahun depan tim akan lebih siap," tuturnya.

Kementerian Sosial, hingga November telah menyalurkan bansos sebesar Rp142.974.550.000 bagi warga Surabaya. Bantuan tersebut terdiri dari bantuan PKH sebesar Rp44.745.750.000 untuk 23.675 KPM, BPNT sebesar Rp95.818.800.000 untuk 72.590 keluarga, Bantuan Sosial KUBE Jasa sebesar Rp1.620.000.000 untum 81 kelompok, dan Bantuan Sosial e-Warong sebesar Rp790.000.000 untuk 79 kelompok.

"Jika November ini penyaluran bantuan sosial tuntas, saya yakin ibu-ibu senang.  Pada 15 Desember 2017, Kemensos pun juga senang, karena sudah dapat menyerahkan laporan penyaluran bansos," terang Khofifah.

Guru harus Jadi Panutan "Kids Jaman Now"
Sementara itu, masih dalam kunjungan ke Jatim, Khofifah hadir sebagai narasumber dan  menyapa para mahasiswa dalam "Seminar Nasional Pendidikan" di Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Dalam paparannya sebagai narasumber utama, Mensos mengatakan bahwa guru harus bisa jadi pemandu bagi anak muda generasi masa kini atau yang biasa disebut generasi milenial atau kids jaman now.



"Yang senior, terutama guru, harus bisa memangkas jarak dengan anak muda, agar bisa menurunkan nilai kepahlawanan dan keperjuangan kepada kids jaman now," kata Khofifah.

Khofifah mengatakan, perjuangan di masa kini bisa ditempuh dengan berbagai pendekatan. Salah satu yang ia dorong adalah pendekatan "estetik heroik".  

"Kita angkat budaya, karena tingkat penerimaan budaya borderles. Coba lihat budaya Korea yang masuk ke Indonesia. Mulai gaya rambutnya, filmnya, koreografi tarinya, gaya berpakaiannya, semua menjadi tren di pelosok wilayan Indonesia dan dunia.  Kita juga bisa menggunakan pendekatan budaya untuk meningkatkan daya saing dan persatuan," kata Khofifah.

Mantan menteri di era pemerintahan Presiden Gus Dur ini mengatakan, dengan kondisi zaman yang berubah pesat, maka perlu dicari format baru yang bisda menjadi perekat dan penguat persatuan anak muda zaman sekarang.

"Untuk itu, para guru dan pendidik perlu menggali lebih jauh budaya-budaya lokal, untuk kemudian dikemas secara estetik, agar anak muda ini memiliki rasa memiliki dan kebanggaan terhadap kekayaan negerinya sendiri. Maka yang namanya kids zaman now, bukan mereka yang mengagungkan budaya luar, namun berarti anak-anak muda yang menghargai nilai-nilai budayanya sendiri, menjunjung tinggi dan merawatnya demi keutuhan bangsanya sendiri," kata Khofifah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mensos Kukuhkan Pengurus Ikatan Pekerja Sosial 2017-2022

Mensos Kukuhkan Pengurus Ikatan Pekerja Sosial 2017-2022

News | Senin, 13 November 2017 | 09:34 WIB

Hari Pahlawan, Mensos: Mari Perkokoh Persatuan Bangun Negeri

Hari Pahlawan, Mensos: Mari Perkokoh Persatuan Bangun Negeri

News | Jum'at, 10 November 2017 | 11:43 WIB

Presiden Jokowi Anugerahkan Gelar Pahlawan pada 4 Tokoh

Presiden Jokowi Anugerahkan Gelar Pahlawan pada 4 Tokoh

News | Jum'at, 10 November 2017 | 09:00 WIB

Terkini

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:45 WIB

×