Fahri Hamzah Curhat Disuruh Berhenti Membela Setya Novanto

Pebriansyah Ariefana

Senin, 20 November 2017 | 17:59 WIB
Fahri Hamzah Curhat Disuruh Berhenti Membela Setya Novanto
Fahri Hamzah ketika diwawancarai wartawan di Gedung DPR RI, Rabu (4/10/2017). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah banyak didatangi dan ditelepon berbagai orang. Dia disuruh berhenti untuk membela koleganya, Ketua DPR Setya Novanto yang kini ditangkap dan ditahan KPK karena tuduhan terlibat korupsi e-KTP.

"Sebab katanya itu membuat saya nampak membelanya. Dan membela Setya novanto hari ini adalah kejahatan luar biasa," curhat anggota DPR yang dipecat PKS itu dalam akun Twitternya, Senin (20/11/2017) sore.

Dengan ditandai hastag #TragediSN, Fahri mengungkapkan telah dinasihati agar menjaga nama baik dan memikirkan masa depan yang bisa hancur oleh sesuatu yang nampak bersimpati kepada orang yang dianggap koruptor kelas kakap. Bahkan, menurut dia teguran juga dilayangkan oleh keluarganya.

"Menjadi anggota DPR saja sudah merusak citramu apalagi kemudian menjadi pembela ketua DPR bernama Setya novanto, bisa hancur lu Ri," kata Fahri mencontohkan ucapan seorang temannya.

Namun Fahri tidak akan berhenti bicara soal Novanto. Alasanya publik pun membicarakan Ketua Umum Golkar itu. Selain itu Novanto sebagai rekan kerjanya di pimpinan DPR.

"Kalau dalam penjelasan saya nampak membela semata-mata karena azas praduga tak bersalah masih berlaku. Dia sudah tersangka dan ditahan tapi azas itu berlaku sampai ujung waktu. Kedua, dia telah menjadi teman saya. Dan saya harus terima dia dengan segala kelemahan dan kelebihan ya. Teman adalah teman dan kesetiaan ditunjukkan dalam keadaan susah. Orang susah jangan ditinggal. Paling tidak kita temani dengan doa," kata Fahri di dua kicauannya.

Lalu sedekat apa Fahri dengan Novanto? Dia mengungkapkan tidak ada kedekatan khusus antara mereka.

"Saya tidak pernah hadir sekalipun dalam pesta Setya novanto kecuali pesta anaknya menikah. Saya tidak punya bisnis dan saya tidak punya urusan keuangan dengan Setya novanto. Berkali dia ingin membantu saya secara keuangan saya kembalikan."

"Karena sejak awal saya tidak mau pekerjaan kita melampaui profesionalisme. Saya juga sering memberikan masukan sebab saya merasa beliau banyak salah menempatkan posisi bisnisnya dan teman bisnisnya dari masa lalu."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sudah 4 Ketua Parpol Pakai Rompi Tahanan KPK, Inilah Mereka

Sudah 4 Ketua Parpol Pakai Rompi Tahanan KPK, Inilah Mereka

Video | Senin, 20 November 2017 | 17:52 WIB

Dewan Pakar Usulkan Idrus Marham Gantikan Setnov Pimpin Golkar

Dewan Pakar Usulkan Idrus Marham Gantikan Setnov Pimpin Golkar

News | Senin, 20 November 2017 | 17:45 WIB

Sekarang Tinggal Bagaimana Setnov Memainkan Caturnya

Sekarang Tinggal Bagaimana Setnov Memainkan Caturnya

News | Senin, 20 November 2017 | 17:32 WIB

Orang Ini Janji Beri Rp1 Miliar Ungkap Perusak Bunga untuk Setnov

Orang Ini Janji Beri Rp1 Miliar Ungkap Perusak Bunga untuk Setnov

News | Senin, 20 November 2017 | 16:42 WIB

KPK Lagi Tangani Novanto, Tiba-tiba Dibawakan Belut

KPK Lagi Tangani Novanto, Tiba-tiba Dibawakan Belut

News | Senin, 20 November 2017 | 16:34 WIB

Jika Setnov Dicopot, Kebijakan Golkar di Pilkada 2018 Tak Berubah

Jika Setnov Dicopot, Kebijakan Golkar di Pilkada 2018 Tak Berubah

News | Senin, 20 November 2017 | 16:22 WIB

Siapa Pemilik Sedan yang Pertamakali Evakuasi Novanto?

Siapa Pemilik Sedan yang Pertamakali Evakuasi Novanto?

News | Senin, 20 November 2017 | 16:18 WIB

Golkar Belum Copot Setnov, Baru Cari Ketua Sementara

Golkar Belum Copot Setnov, Baru Cari Ketua Sementara

News | Senin, 20 November 2017 | 16:05 WIB

Beda Penampilan Setnov saat Masuk dan Keluar KPK

Beda Penampilan Setnov saat Masuk dan Keluar KPK

Video | Senin, 20 November 2017 | 15:49 WIB

Terkini

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:45 WIB

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:40 WIB

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:58 WIB

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:10 WIB

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB