Fadli Zon: Umat Islam Punya Saham Besar Dirikan NKRI

Yazir Farouk, Bagus Santosa

Sabtu, 02 Desember 2017 | 10:54 WIB
Fadli Zon: Umat Islam Punya Saham Besar Dirikan NKRI
Fadli Zon minta panglima TNI klarifikasi soal senjata selundupan saat ditemui di Kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (24/9/2017). (Suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon hadir dalam acara Reuni 212 di Lapangan Monas, Jakarta, Sabtu (2/12/2017). Dia pun diberikan kesempatan untuk memberikan sambutannya.

Dalam kesempatan itu, Fadli menegaskan bahwa aksi yang digelar hari ini dilindungi undang-undang. Sebab, dalam undang-undang dasar 1945, ada pasal yang mengatur bahwa setiap warga negara berhak untuk berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat.

"‎Saudara-saudara, kegiatan ini adalah kegiatan konstitusional, kegiatan yang dijamin oleh konstitusi kita, pasal 28 UUD 1945 bahwa setiap orang berhak untuk berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat," kata Fadli dalam sambutannya.

Apalagi, tambah dia, acara ini juga dilakukan untuk mempringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, pemimpin umat Islam yang diakui di seluruh dunia, dan mempunyai pengaruh ke seluruh dunia, serta keteladanan yang tiada duanya.

Dalam kesempatan ini pula, Fadli menyinggung soal adanya ketakutan terhadap umat Islam ketika berkumpul. Menurutnya, ketakutan itu tidaklah berdasar. Kata Fadli, orang-orang yang menuding seperti itu tidak mengerti sejarah.

"Kalau ada yang ‎selalu berprasangka buruk kepada Umat Islam di Indonesia, berarti orang itu tidak mengerti sejarah," kata dia.

"Kalau ada yang melarang ceramah, berarti orang itu tidak mengerti sejarah. Kalau ada yang melarang pengajian berarti orang itu tidak mengerti sejarah," ujarnya.

Fadli menerangkan, orang yang mengusulkan istilah Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah Perdana Menteri Muhammad Nasir. Dia mengusulkan ide ini pada 1950, bukan 1945. Muhammad Nasir ini adalah tokoh umat Islam sekaligus pendiri Partai Mahsyumi.

"‎Jadi kalau masih curiga terhadap upaya-upaya menjatuhkan NKRI, pasti tidak ngerti sejarah.‎ Betul? Karena itu belajarlah sejarah para pemimpin, para tokoh-tokoh, belajar sejarah bahwa umat islam punya saham yang besar untuk mendirikan NKRI," tuturnya.

baca juga

Kemudian, dia menambahkan, kalau umat islam juga tidak perlu dipertentangkan dengan Pancasila. Karena, umat Islam selalu membuktikan kebhinekaan, toleransi, teposeliro dan lainnya.

"‎Karena itu kegiatan-kegiatan yang menyangkut umat islam pasti damai. Dan tahun lalu sudah dibuktikan, di tempat ini, 212 dengan jumlah 7 juta manusia berjalan dengan tertib sepanjang Republik Indonesia tidak pernah berkumpul sampai 7 juta manusia di satu tempat. Itu menunjukan bahwa umat Islam bisa tertib, bisa damai dan tidak perlu ditakut-takutin, tidak perlu diancam, tidak perlu dikriminalisasi," ujarnya menuturkan.

Itu pula, yang kata Fadli bahwa umat Islam tidak bisa dikriminalisasi. Kalau pun terjadi, hal itu akan berbalik kepada yang melakukan kriminalisasi.

"‎Karena itu kita imbau hukum jangan mengabdi kepada kepentingan politikk apalagi penguasa. Kekuasaan pasti berganti, tidak ada kekuasaan yang permanen. Kalau keadilan tidak bisa ditegakan hari ini, pasti bisa ditegakan pada saat pergantian kekuasan itu," kata Politikus Gerindra ini.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dari Arab Saudi, Rizieq Singgung NKRI Bersyariah di Reuni 212

Dari Arab Saudi, Rizieq Singgung NKRI Bersyariah di Reuni 212

News | Sabtu, 02 Desember 2017 | 10:30 WIB

Jalurnya Dipakai Pendemo, TransJakarta Terpaksa Lewat Jalur Umum

Jalurnya Dipakai Pendemo, TransJakarta Terpaksa Lewat Jalur Umum

News | Sabtu, 02 Desember 2017 | 10:27 WIB

Bocah 12 Tahun Ini Gigih Berjualan di Reuni Akbar 212

Bocah 12 Tahun Ini Gigih Berjualan di Reuni Akbar 212

News | Sabtu, 02 Desember 2017 | 09:41 WIB

Hasil Kongres Alumni 212 Singgung Habib Rizieq dan Islamofobia

Hasil Kongres Alumni 212 Singgung Habib Rizieq dan Islamofobia

News | Sabtu, 02 Desember 2017 | 09:41 WIB

Reuni 212, Anies Pastikan Jakarta Kota Milik Semua

Reuni 212, Anies Pastikan Jakarta Kota Milik Semua

News | Sabtu, 02 Desember 2017 | 09:00 WIB

Aksi Reuni 212, PKS Punya Pesan Khusus

Aksi Reuni 212, PKS Punya Pesan Khusus

News | Sabtu, 02 Desember 2017 | 07:12 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×