Palestina Tuding Saudi Dukung Trump Serahkan Yerusalem ke Israel

Liberty Jemadu

Minggu, 10 Desember 2017 | 06:15 WIB
Palestina Tuding Saudi Dukung Trump Serahkan Yerusalem ke Israel
Putera mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammad bin Salman. [AFP/Fayez Nureldine]

Suara.com - Keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Rabu (6/12/2017), yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, dikecam oleh negara-negara Arab. Tetapi Palestina, pihak yang paling dirugikan oleh putusan itu meyakini bahwa salah satu saudara Arab-nya, Saudi justru berada satu gerbong dengan Trump.

Sejumlah pejabat Palestina meyakini Saudi selama beberapa pekan terakhir bekerja di belakang layar untuk menekan Palestina agar menyetujui rencana perdamaian Trump, yang di dalamnya termasuk merelakan Yerusalem Timur, ibu kota masa depan Palestina, kepada Israel.

Arab Saudi sendiri, setelah Trump mengumumkan keputusan kontroversialnya, mengkritik AS. Riyadh dalam pernyataan resminya mengatakan bahwa keputusan Trump itu "tidak adil dan tak bertanggung jawab" serta merupakan "sebuah langkah mundur besar dalam upaya perdamaian."

Tetapi sejumlah sumber di Palestina mengatakan bahwa Saudi bermuka dua. Saudi diyakini sedang bersama-sama AS menyusun sebuah rencana damai baru antara Israel dan Palestina, yang saat ini sedang dalam tahap awal.

Empat pejabat Palestina, yang tak ingin identitasnya diungkap, mengatakan bahwa Putera Mahkota Saudi, Pangeran Mohammad bin Salman pernah membicarakan rencana yang disusun AS itu dengan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas.

Kabarnya rencana perdamaian itu dirancang oleh Trump dan menantunya yang berdarah Yahudi, Jared Kushner. Detil rencana itu disebut akan diumumkan pada paruh pertama 2018, demikian diwartakan Reuters, Sabtu (9/12/2017).

Salah satu pejabat mengatakan bahwa Pangeran Mohammad pernah meminta Abbas untuk mendukung rencana Trump itu dalam sebuah pertemuan di Riyadh pada November lalu.

"Bersabarlah, Anda akan mendengar kabar baik. Proses perdamaian ini akan berjalan," kata Pangeran Mohammad kepada Abbas seperti ditiru oleh seorang pejabat Palestina yang lain.

Rincian Rencana Damai AS-Saudi

Hubungan AS dan Saudi memang lebih mesra sejak Trump berkuasa. Alasannya karena keduanya sama-sama risau dengan pengaruh Iran di kawasan Teluk.

Dua tokoh utama dalam hubungan ini adalah Pangeran Mohammad, yang sering disebut sebagai "Raja de facto" Saudi dan Kushner, menantu sekaligus penasehat Trump. Lelaki 36 tahun ini dikenal dekat dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Lalu bagaimana rencana damai yang disusun AS dan didukung Saudi itu?

Menurut pejabat Palestina, seperti yang juga dicemaskan oleh sejumlah pejabat di Arab, dengan menyerahkan Yerusalem Timur kepada Israel, Trump dan Israel akan menawarkan kendali atas Tepi Barat, termasuk sejumlah wilayah pemukiman Yahudi yang kini diduduki Israel kepada Palestina.

Tetapi para pengungsi Palestina yang terusir akibat Perang Arab-Israel pada 1948 dan 1967 tak boleh kembali ke kampung halaman mereka.

Seorang pejabat Palestina bercerita bahwa Pangeran Mohammad menawarkan kepada Abbas bahwa Gaza akan termasuk dalam wilayah Palestina demikian juga kawasan Tepi Barat A dan B, serta 10 persen area C, yang di dalamnya termasuk pemukiman Yahudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

Menapaki Jabal Rahmah, Bukit Penuh Kisah di Padang Arafah

Menapaki Jabal Rahmah, Bukit Penuh Kisah di Padang Arafah

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 10:00 WIB

Momen Bahar bin Smith Robohkan Pagar saat Protes Keras Konser Andrea Bocelli

Momen Bahar bin Smith Robohkan Pagar saat Protes Keras Konser Andrea Bocelli

Video | Kamis, 05 November 2026 | 15:45 WIB

Ribuan Anak Korban Amputasi di Gaza Terancam Cacat Permanen Gara-gara Kelakuan Israel Ini

Ribuan Anak Korban Amputasi di Gaza Terancam Cacat Permanen Gara-gara Kelakuan Israel Ini

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:26 WIB

Penyadapan Prabowo oleh Listyo Cs, Alat Sadap Israel di Indonesia Kembali Viral

Penyadapan Prabowo oleh Listyo Cs, Alat Sadap Israel di Indonesia Kembali Viral

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:33 WIB

PNS Malaysia Dilarang Pakai Waze karena Punya Israel

PNS Malaysia Dilarang Pakai Waze karena Punya Israel

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:38 WIB

Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?

Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:15 WIB

Listyo Sigit Cs Sadap Prabowo Pakai Alat Buatan Israel? Begini Cara Kerja Pegasus

Listyo Sigit Cs Sadap Prabowo Pakai Alat Buatan Israel? Begini Cara Kerja Pegasus

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:48 WIB

Pegasus Dipakai Polisi Israel Memata-matai Warganya, Sekarang Dipakai Listyo Sigit Cs Sadap Prabowo?

Pegasus Dipakai Polisi Israel Memata-matai Warganya, Sekarang Dipakai Listyo Sigit Cs Sadap Prabowo?

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:19 WIB

Listyo Sigit Sadap Telepon Prabowo, Jejak Senjata Intai Pegasus dari Israel

Listyo Sigit Sadap Telepon Prabowo, Jejak Senjata Intai Pegasus dari Israel

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:13 WIB

Terkini

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

Anak dengan Down Syndrome dan Keluarga Ikuti Jalan Bersama, Serukan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Anak dengan Down Syndrome dan Keluarga Ikuti Jalan Bersama, Serukan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Health | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji

Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji

Bali | Sabtu, 07 November 2026 | 10:32 WIB

Instansi Apa Saja yang Buka CPNS 2026? Ini Pernyataan Terbaru Pemerintah

Instansi Apa Saja yang Buka CPNS 2026? Ini Pernyataan Terbaru Pemerintah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:31 WIB

Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds

Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 10:30 WIB

Tewaskan Tiga Prajurit, TNI AD Berupaya Evakuasi Black Box Heli MI-17 yang Jatuh di Kalteng

Tewaskan Tiga Prajurit, TNI AD Berupaya Evakuasi Black Box Heli MI-17 yang Jatuh di Kalteng

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:29 WIB

PB HMI Desak Pembentukan UU Anti-Spionase Usai Muncul Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

PB HMI Desak Pembentukan UU Anti-Spionase Usai Muncul Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:29 WIB

Rupiah Loyo, Industri Petrokimia Diversifikasi Bahan Baku dan Kurangi Impor

Rupiah Loyo, Industri Petrokimia Diversifikasi Bahan Baku dan Kurangi Impor

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 10:15 WIB

Moisturizer Sudah Mengandung SPF, Perlukah Apply Sunscreen Lagi? Ini Penjelasannya

Moisturizer Sudah Mengandung SPF, Perlukah Apply Sunscreen Lagi? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 10:15 WIB

Ahmad Doli Kurnia Diseret dalam Isu Munaslub Golkar 29 November, Tegaskan Tak Tahu Menahu

Ahmad Doli Kurnia Diseret dalam Isu Munaslub Golkar 29 November, Tegaskan Tak Tahu Menahu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:03 WIB

×