Trump Sesumbar Bakal Kembali Kirim Astronot ke Bulan dan Mars

Reza Gunadha

Selasa, 12 Desember 2017 | 16:37 WIB
Trump Sesumbar Bakal Kembali Kirim Astronot ke Bulan dan Mars
Donald Trump melihat gerhana matahari total (AFP)

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump sesumbar, ingin kembali mengirim astronot untuk mendarat di Bulan dan Planet Mars.

Janji Trump tersebut dilontarkan pada hari Senin (11/12/2017), ketika Tiongkok tengah gencar-gencarnya mengerjakan program ambisius pendaratan serta eksplorasi ke Bulan.

"Kami adalah pemimpin, dan kami akan tetap menjadi pemimpin dan kami akan meningkatkannya berlipat ganda," kata Trump dalam penandatanganan "Perintah Kebijakan Luar Ruangan 1", yang menetapkan landasan untuk tugas ke bulan dengan jangkauan ke Mars.

"Kali ini, kami tidak hanya akan menancapkan bendera dan meninggalkan jejak kaki. Kami akan membangun landasan untuk tugas terakhir ke Mars," kata Trump, seperti dilansir Reuters.

 "Mungkin, pada suatu hari, ke banyak dunia di luar sana,” tambahnya.

Upacara penandatanganan Trump untuk instruksi tersebut, diikuti mantan astronot bulan Buzz Aldrin dan Harrison Schmitt, serta astronot saat ini, Peggy Whitson, yang berada 665 hari di orbitnya di luar angkasa lebih lama dibandingkan wanita Amerika lainnya dan wanita lain di seluruh dunia.

Upacara tersebut juga menampilkan batuan Bulan yang berusia 3,8 miliar tahun, yang dikumpulkan oleh misi Apollo 17 Schmitt pada 1972.

Trump mengatakan, bahwa dia mengambil langkah besar, "Mengklaim kembali takdir kebanggaan Amerika di luar angkasa."

baca juga

"Luar angkasa memiliki begitu banyak hubungan dengan begitu banyak penerapan lainnya, termasuk penerapan pada militer," katanya tanpa menjelaskan lebih jauh.

Melalui kebijakan baru tersebut, Trump mengabaikan tujuan pendahulunya, yakni Barack Obama dari Partai Demokrat. Pada tahun 2010, Obama mendukung rencana untuk mengirim manusia menuju asteroid terdekat dari bumi.

NASA mengatakan dana awal untuk kebijakan baru tersebut akan dimasukkan dalam permintaan anggaran untuk tahun fiskal 2019.

"NASA berharap dapat mendukung perintah presiden tersebut, yang secara strategis menyelaraskan pekerjaan kita untuk mengembalikan manusia ke bulan, bepergian ke Mars dan membuka tata surya lebih dalam," demikian Pengelola NASA, Robert Lightfoot, dalam pernyataannya.

Untuk diketahui, pada Juni 2017, pejabat antariksa Tiongkok mengatakan bahwa negara tersebut sedang melakukan persiapan "awal" untuk mengirim seseorang ke Bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi akan Dorong OKI Tentang Klaim AS Soal Yerusalem

Jokowi akan Dorong OKI Tentang Klaim AS Soal Yerusalem

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 11:20 WIB

Kadin Optimis Polemik Yerusalem Tak Ganggu Perdagangan AS - RI

Kadin Optimis Polemik Yerusalem Tak Ganggu Perdagangan AS - RI

Bisnis | Senin, 11 Desember 2017 | 18:16 WIB

Media Satire AS: Palestina Akui Texas Negara Bagian Meksiko

Media Satire AS: Palestina Akui Texas Negara Bagian Meksiko

News | Senin, 11 Desember 2017 | 14:45 WIB

Kecam Donald Trump, DPP IMM Kirim Surat Lewat Kedubes AS

Kecam Donald Trump, DPP IMM Kirim Surat Lewat Kedubes AS

News | Senin, 11 Desember 2017 | 10:09 WIB

Bela Palestina, Korut Kutuk Deklarasi Trump soal Yerusalem

Bela Palestina, Korut Kutuk Deklarasi Trump soal Yerusalem

News | Senin, 11 Desember 2017 | 09:41 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×