Bank Dunia Kucurkan 4,5 Miliar Dolar AS Lawan Perubahan Iklim

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 13 Desember 2017 | 05:34 WIB
Bank Dunia Kucurkan 4,5 Miliar Dolar AS Lawan Perubahan Iklim
Aksi demo COP21 Paris (Suara.com/Laban Laisila)

Suara.com - Bank Dunia mengucurkan dana sampai 4,5 miliar dolar Amerika Serikat untuk melawan dampak perubahan iklim global. Duit sebanyak itu akan digunakan ratusan kota di seluruh dunia.

Pengumuman pencairan dana itu dilakukan di One Planet Summit di Paris, Selasa (12/12/2017). Acara itu merupakann 'ulang tahun' kedua Perjanjian Paris mengenai gas rumah kaca.

Bank Dunia menyebutkan dana tersebut bertujuan untuk mendukung kota-kota dalam memerangi peningkatan ancaman perubahan iklim.

Presiden Prancis Emmanuel Macron, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan kepala Kelompok Bank Dunia, Jim Yong Kim hadir dalam pertemuan itu.

"Pertarungan untuk perubahan iklim belum dimenangkan, tidak ada rencana B," kata Guterres.

"KTT ini merupakan fase baru dalam perjuangan bersama kita," kata Macron.

Sementara Mantan Luar Negeri AS John Kerry mengatakan ada 'rasa malu' bagi negaranya yang menarik diri dari Kesepakatan Paris.

Perjanjian Paris ditandatangani oleh 195 negara pada April 2016. Itu bertujuan untuk melawan perubahan iklim dengan mengurangi emisi karbon dan membatasi kenaikan suhu global hingga di bawah 2 derajat celsius. (Anadolu)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sri Mulyani Bahas Peran Perempuan dalam Mengatasi Perubahan Iklim

Sri Mulyani Bahas Peran Perempuan dalam Mengatasi Perubahan Iklim

News | Selasa, 12 Desember 2017 | 21:42 WIB

Wayan Suparta: Ancaman Perubahan Iklim Tenggelamkan Indonesia

Wayan Suparta: Ancaman Perubahan Iklim Tenggelamkan Indonesia

wawancara | Senin, 11 Desember 2017 | 07:00 WIB

Belum Jelas, Implementasi Perubahan Iklim Paris Terancam Mundur

Belum Jelas, Implementasi Perubahan Iklim Paris Terancam Mundur

News | Rabu, 06 Desember 2017 | 13:28 WIB

Bocah 11 Tahun Kirim Surat untuk Trump, Bahas Masa Depan Dunia

Bocah 11 Tahun Kirim Surat untuk Trump, Bahas Masa Depan Dunia

News | Senin, 25 September 2017 | 01:16 WIB

Studi: India Tak Bisa Didiami Manusia Lagi di 2100

Studi: India Tak Bisa Didiami Manusia Lagi di 2100

Tekno | Selasa, 08 Agustus 2017 | 16:54 WIB

India Tanam 66,3 Juta Pohon dalam Waktu 12 Jam

India Tanam 66,3 Juta Pohon dalam Waktu 12 Jam

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 14:21 WIB

Permukaan Laut Naik, 2 Miliar Orang Mengungsi di 2100

Permukaan Laut Naik, 2 Miliar Orang Mengungsi di 2100

Tekno | Selasa, 27 Juni 2017 | 15:10 WIB

Studi: Pada 2100, 75 Persen Populasi Terancam Gelombang Panas

Studi: Pada 2100, 75 Persen Populasi Terancam Gelombang Panas

Tekno | Sabtu, 24 Juni 2017 | 19:11 WIB

Protes Kebijakan Donald Trump

Protes Kebijakan Donald Trump

Foto | Rabu, 07 Juni 2017 | 13:48 WIB

Terkini

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

×