13 Tahun Tsunami Aceh, Cinta Israel dan Yahudi untuk Indonesia

Reza Gunadha

Selasa, 26 Desember 2017 | 14:19 WIB
13 Tahun Tsunami Aceh, Cinta Israel dan Yahudi untuk Indonesia
Kerusakan akibat gempa dan tsunami Aceh pada 2004 (Shutterstock).

Korban tsunami di Aceh sendiri ketika itu tercatat paling tertinggi kalau dibandingkan dengan Srilanka maupun Thailand. Korban di Aceh diestimasi mencapai 170.000 orang.

"Dua pekan setelah tsunami melanda Aceh, kami berhasil mengirimkan 75 ton bantuan kemanusiaan ke Indonesia," tuturnya.

Stein mengakui, ia dan kaum Yahudi Israel saat itu sempat ragu mengirimkan bantuan. Sebab, mereka mengkhawatirkan bantuan tersebut tak sampai ke Indonesia yang tak mau mengakui kedaulatan Israel.

"Indonesia adalah negara dengan masyarakat Muslim terbesar. Mereka juga tak memunyai hubungan diplomatik dengan kami. Tapi, kami tak memedulikan hal itu. Kami ikhlas membantu saudara-saudara kami. Kami menolong atas nama cinta," terangnya.

Tak hanya Yahudi Israel, kaum Yahudi di Amerika Serikat yang tergabung dalam American Jewish World Service (AJWS), juga menggalang bantuan kemanusiaan untuk ACeh.

AJWS bahkan lebih cepat melakukan penggalangan bantuan. Dalam laporan "Tsunami Accountability Report 2006" yang dibuat USAID dan InterAction, AJWS sudah mengorganisasikan bantuan untuk Aceh sejak 36 jam setelah daerah itu diterpa tsunami.

AJWS juga dilaporkan memberikan asistensi dan memberikan program bantuan pembangunan infrastruktur baru di sejumlah daerah di Aceh pascatsunami.

Belajar ke Tel Aviv

Steve Stein menuturkan, beberapa tahun setelah tsunami Aceh, sejumlah dokter Indonesia belajar cara menangani korban dalam jumlah besar ke Israel.

baca juga

"Berkaca dari pengalaman tsunami Aceh, Indonesia memerlukan pelatihan tenaga medis yang mampu beroperasi menangani pasien dalam jumlah besar. Israel memunyai kemampuan medis seperti itu," terangnya.

Tahun 2006, tokoh Indonesian Disaster Medical Relief Committe sekaligus presiden asosiasi ahli bedah, Profesor Aryono D Pusponegoro diundang Magen David Adom ke Israel.

Magen David Adom "Bintang Daud Merah" (MDA) adalah palang merah khas Israel—seperti "Bulan Sabit Merah".

"Selama kunjungannya, Pusponegoro menghadiri latihan nasional yang menyimulasikan serangan teror besar dengan korban jiwa, yang melibatkan partisipasi polisi, petugas pemadam kebakaran, militer, angkatan udara dan layanan ambulan darurat MDA," kata Stein.

"Itu sukses besar," tambahnya. "Dan kami memutuskan untuk mulai mempromosikan usaha serupa juga."

Pada tahun 2008, 23 dokter dari seluruh Indonesia tiba di Tel Aviv untuk loka karya selama dua minggu bersama  personel MDA tentang "pengelolaan insiden multi-Korban."

Selama loka karya, para dokter mengetahui tentang layanan medis Israel, serta metode baru untuk memberikan perawatan medis lebih baik dan lebih cepat kepada pasien .

Dari sana, MDA mulai meningkatkan kerja sama dengan layanan medis di Indonesia. Pada tahun yang sama, kedua pihak menandatangani sebuah kesepakatan di Tel Aviv dengan perwakilan medis Indonesia yang akan meningkatkan keterlibatan MDA dalam melatih paramedis Indonesia-baik di Israel maupun di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Israel Tak Mau Bebaskan Gadis Palestina yang Tampar Militernya

Israel Tak Mau Bebaskan Gadis Palestina yang Tampar Militernya

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 13:26 WIB

Palestina Geram Guatemala Relokasi Kedubes di Israel ke Yerusalem

Palestina Geram Guatemala Relokasi Kedubes di Israel ke Yerusalem

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 08:16 WIB

Dalam 48 Jam, Jet Tempur Koalisi Arab Tewaskan 71 Warga Yaman

Dalam 48 Jam, Jet Tempur Koalisi Arab Tewaskan 71 Warga Yaman

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 07:34 WIB

Terkini

5 Penyebab Skin Tint Menggumpal dan Pilling saat Ditimpa Sunscreen

5 Penyebab Skin Tint Menggumpal dan Pilling saat Ditimpa Sunscreen

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Cuma Pakai Rice Cooker, Resep Nasi Liwet Lezat Tanpa Kompor Ini Cocok untuk Anak Kos

Cuma Pakai Rice Cooker, Resep Nasi Liwet Lezat Tanpa Kompor Ini Cocok untuk Anak Kos

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Dari Kertajati hingga IKN: Mengapa Bangunan Megah Sering Berakhir Menjadi Beban Negara?

Dari Kertajati hingga IKN: Mengapa Bangunan Megah Sering Berakhir Menjadi Beban Negara?

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:11 WIB

Niat dan Tata Cara Salat Istisqa untuk Memohon Hujan

Niat dan Tata Cara Salat Istisqa untuk Memohon Hujan

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:07 WIB

Kecelakaan di Simpang Kembang Ijo Tuban: Nyawa Gadis 19 Tahun Melayang

Kecelakaan di Simpang Kembang Ijo Tuban: Nyawa Gadis 19 Tahun Melayang

Jatim | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Kalah 0-2 dari Vietnam, Thailand Belum Lempar Handuk Demi Juara Piala AFF 2026

Kalah 0-2 dari Vietnam, Thailand Belum Lempar Handuk Demi Juara Piala AFF 2026

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:04 WIB

Menuju Era Indonesia Emas 2045: Siapkah Kita Menjadi Generasi Penentu?

Menuju Era Indonesia Emas 2045: Siapkah Kita Menjadi Generasi Penentu?

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Baku Tembak di Lampung Utara: 3 Polisi Terluka, Bandar Narkoba Tewas

Baku Tembak di Lampung Utara: 3 Polisi Terluka, Bandar Narkoba Tewas

Lampung | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:57 WIB

Bukan Tanda Produktif, Ini Harga Mahal yang Dibayar Tubuh Saat Kurang Tidur

Bukan Tanda Produktif, Ini Harga Mahal yang Dibayar Tubuh Saat Kurang Tidur

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Targetkan Juara, Timnas Indonesia Turunkan Skuad Utama di FIFA ASEAN Cup

Targetkan Juara, Timnas Indonesia Turunkan Skuad Utama di FIFA ASEAN Cup

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:45 WIB

×