Hati-Hati Pasang Kembali Chattra Candi Borobudur

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 30 Desember 2017 | 23:37 WIB
Hati-Hati Pasang Kembali Chattra Candi Borobudur
Candi Borobudur [Madeleine Quirk]

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan pemindahan atau pemasangan kembali chattra Candi Borobudur ke puncak stupa Borobudur tidak masalah.

"Mengenai rencana pemindahan atau pengalihan chattra, Kemendikbud sudah tidak ada masalah, tinggal diangkat secara teknis segera ditindaklanjuti," katanya, usai menghadiri 'Borobudur Cultural Feast 2017' di halaman parkir Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Selama ini chattra,yang merupakan bagian puncak Candi Borobudur, tersimpan di Museum Karmawibangga di kompleks Taman Wisata Candi Borobudur. Mendikbud meminta pemasangan kembali chattra tersebut agar dikonsultasikan dengan pihak-pihak yang memahami betul benda istimewa itu.

Ia berpesan agar dilakukan dengan hati-hati, mengingat nilai-nilai keagamaan yang terkait dengan chattra tersebut, ada ritusnya, ada ritualnya, ada makna di baliknya.

"Jangan sampai nanti disalahpahami oleh berbagai pihak, niat baik belum tentu hasilnya baik kalau tidak dilakukan dengan baik juga," katanya.

Muhadjir meminta agar pemasangannya diatur dengan baik, sebagai bagian tidak terpisahkan inti Candi Borobudur.

"Memang banyak pihak terutama tokoh-tokoh agama Buddha, tidak hanya Indonesia tetapi tokoh agama internasional meminta supaya chattra itu dikembalikan, semakin cepat semakin baik," katanya.

Arkeolog yang juga mantan Kepala Balai Konservasi Borobudur, Marsis Sutopo mengatakan di beberapa negara seperti India dan Myanmar masih banyak bentuk-bentuk chattra.

Saat candi Borobudur dipugar oleh Van Erp sekitar pada 1907-1911, ditemukan sisa-sisa batu yang diyakini bagian dari chattra. Kemudian batuan itu oleh Van Erp direkonstruksi dan dipasang, tetapi karena ragu-ragu lalu dibongkar lagi kemudian diletakkan di museum.

baca juga

Marsis menuturkan untuk mengembalikan chattra perlu dilakukan kajian lebih mendalam, tidak bisa asal pasang atau asal rekonstruksi. Selain itu, katanya Candi Borobudur adalah warisan dunia sehingga ada hal yang perlu dijaga, seperti integritas dan keasliannya.

"Kalau mau pasang chattra kembali, harus dilakukan penelitian yang lebih mendalam, jangan sampai salah pasang atau salah rekonstruksi," katanya.

Menurut dia perlu memperhatikan cara pemasangannya, kalau hal itu memenuhi prinsip pemugaran, maka secara teknisnya juga harus terpenuhi supaya nanti aman bagi pengunjung. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ormas akan Demo di Candi Borobudur, Kapolri Melarang Keras

Ormas akan Demo di Candi Borobudur, Kapolri Melarang Keras

News | Selasa, 05 September 2017 | 10:43 WIB

Pengembangan KSPN Borobudur, Kementerian PUPR Bangun Konektivitas

Pengembangan KSPN Borobudur, Kementerian PUPR Bangun Konektivitas

News | Kamis, 24 Agustus 2017 | 10:30 WIB

Menko Luhut Resmikan Badan Otorita Pariwisata Borobudur

Menko Luhut Resmikan Badan Otorita Pariwisata Borobudur

Lifestyle | Rabu, 19 Juli 2017 | 23:17 WIB

Pembangunan Jalan Tol Bawen-Yogyakarta Dimulai 2018

Pembangunan Jalan Tol Bawen-Yogyakarta Dimulai 2018

Bisnis | Senin, 30 Januari 2017 | 09:29 WIB

Pengunjung Pertama Candi Borobudur di 2017 Diarak di Atas Gajah

Pengunjung Pertama Candi Borobudur di 2017 Diarak di Atas Gajah

Lifestyle | Minggu, 01 Januari 2017 | 14:14 WIB

Terkini

Ini Kriteria Tokoh yang Diusulkan Dapat Gelar dan Tanda Kehormatan dari Pemerintah

Ini Kriteria Tokoh yang Diusulkan Dapat Gelar dan Tanda Kehormatan dari Pemerintah

News | Rabu, 02 September 2026 | 06:47 WIB

Arkeolog Temukan Ribuan Struktur Misterius Suku Aquiry yang di Hutan Amazon

Arkeolog Temukan Ribuan Struktur Misterius Suku Aquiry yang di Hutan Amazon

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 06:30 WIB

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 06:05 WIB

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 06:00 WIB

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

×