Eks Pendemo Ahok Mau PKS, PAN dan Gerindra Bersatu di Pilpres

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 12 Januari 2018 | 21:15 WIB
Eks Pendemo Ahok Mau PKS, PAN dan Gerindra Bersatu di Pilpres
Jubir FPI Slamet Maarif di sela-sela aksi yang dilakukan Aliansi Tolak Kezaliman Facebook, di gedung perkantoran Capital Place, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2018). [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Suara.com - Mantan kelompok pendemo Basuki Tjahaja Purnama, Alumni Aksi 212 berharap Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Amanat Nasional berkoalisi di Pemilihan Presiden 2019. Salah satu yang berharap adalah ormas FPI.

Juru bicara FPI Slamet Maarif mengatakan ketiga partai itu ikut dalam aksi 212 yang mendemo Ahok karena tuduhan penistaan agama.

"Yang saya ajukan dan buka dialog dengan teman partai, saya ikut hadir, menginginkan koalisi partai 212, PKS, PAN dan Gerindra, tolong dipertahankan, tolong solid sampai 2019," ujar Slamet di depan kantor Facebook perwakilan Indonesia di Gedung perkantoran Capital Place, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2018).

Ketua Presidium Alumni Aksi 212 ini juga semula menginginkan Pilkada serentak 2018 ketiga partai tersebut bersatu.

"Termasuk di (Pilkada) 2018 ini kita menginginkan diberbagai wilayah terutama di 5 provinsi, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Sumatera agar tidak terpecah. Itu keinginan kami," kata dia.

Ternyata keinginan mereka tidak sesuai harapan, Partai Gerindra, PKS, dan PAN pecah kongsi di Pilkada Jawa Timur.

Gerindrara dan PKS memutuskan bersama dengan PDI Perjuangan dan PKB mengusung Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno sebagai calon gubernur dan wakil gubernur. Sementara PAN bergabung dengan Partai Demokrat, Golkar, Nasdem, PPP, dan Hanura mengusung Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak.

"Adapun ternyata kebijakn partai berubah itu hak mereka. Tapi ada knsekwensi," katanya.

"Ketika kami Alumni 212 menginginkan tiga parti ini solid, ada satu wilayah diusung tiga parti ini tanpa mencampuradukkan dengan partai penista agama, pasti kita akan dukung habis-habisan," Slamet menambahkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alumni 212 Akui Pernah Ajukan La Nyalla ke Gerindra untuk Pilkada

Alumni 212 Akui Pernah Ajukan La Nyalla ke Gerindra untuk Pilkada

News | Jum'at, 12 Januari 2018 | 20:14 WIB

Spanduk Peserta Demo Facebook Ini Ramai di Medsos, Apa yang Aneh?

Spanduk Peserta Demo Facebook Ini Ramai di Medsos, Apa yang Aneh?

News | Jum'at, 12 Januari 2018 | 19:06 WIB

Gelar Aksi, Jubir FPI: Kami Masih Butuhkan Facebook

Gelar Aksi, Jubir FPI: Kami Masih Butuhkan Facebook

News | Jum'at, 12 Januari 2018 | 18:53 WIB

Pendemo Kecewa, Facebook Ternyata Libur Sejak Tiga Hari Lalu

Pendemo Kecewa, Facebook Ternyata Libur Sejak Tiga Hari Lalu

News | Jum'at, 12 Januari 2018 | 18:15 WIB

Pendemo Facebook: Kami Curiga BBSN Terlibat Tutup Akun FPI

Pendemo Facebook: Kami Curiga BBSN Terlibat Tutup Akun FPI

News | Jum'at, 12 Januari 2018 | 18:08 WIB

Terkini

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:04 WIB

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:30 WIB

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:12 WIB

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:17 WIB

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:08 WIB

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:07 WIB

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:57 WIB

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:47 WIB

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:43 WIB