Negara Beri 14 Ribu Tenaga Sipir, Menkumham: Tak Ada Alasan Lagi

Arsito Hidayatullah, Dwi Bowo Raharjo

Senin, 22 Januari 2018 | 19:43 WIB
Negara Beri 14 Ribu Tenaga Sipir, Menkumham: Tak Ada Alasan Lagi
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H Laoly, meminta kepada 14.000 calon pegawai negeri sipil yang ditempatkan di bagian sipir untuk tidak melakukan pelanggaran, apalagi melakukan kongkalikong dengan narapidana.

Menurut Yasonna, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur sudah berbaik hati mau memberikan tambahan 17.526 tenaga baru di Kemenkumham.

"Kami (sebelumnya) minta ditambah sipir lapas. Aku titipkan sama kamu semua (CPNS baru), agar kamu nggak terlibat dengan permainan yang selama ini terjadi di lapas," ujar Yasonna, saat menyampaikan kata sambutan pembekalan orientasi CPNS, di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (22/1/2018).

Sebelumnya, Kemenkumham selalu beralasan kekurangan sumber daya manusia (SDM) untuk menjaga narapidana di seluruh lembaga pemasyarakatan di Indonesia. Kekurangan SDM tersebut pun dianggap menjadi celah pelanggaran, di antaranya dengan banyaknya narapidana yang melarikan diri.

"Kalau selama ini kami melakukan pembelaan bahwa kami nggak mampu karena staf terbatas, (bahwa) kami kurang orang," kata dia.

"Sekarang negara berikan 14 ribu (CPNS di bagian sipir). Kalau menemukan hal seperti itu (pelanggaran di lapas) lagi, matilah kita. Nggak ada alasan Kemenkumham mengatakan ini karena kekurangan orang," Yasonna menambahkan.

Yasonna pun kemudian memohon kepada seluruh 17.526 CPNS untuk bisa menjadi agen perubahan di Kemenkumham. Khususnya lagi bagi mereka yang ditugaskan menjadi penjaga tahanan.

"Kamu nggak boleh ikut terlibat dalam permainan (di lapas) itu. Kamu pasti mampu, karena kamu diterima bersih (tidak melalui suap). Maka kamu saya tuntut sekarang untuk jadi bersih," katanya.

Sambil berseloroh, Yasonna melakukan perhitungan jika satu CPNS yang diterima harus membayar uang Rp100 juta.

"Kalau hitungan ekonomis Rp17 ribu (CPNS) ditarik modalnya Rp100 juta per orang, berapa? Rp107 triliun. Itu kami buang, supaya bangsa ini bersih, CPNS itu bersih. Dulu masuk (menjadi CPNS) itu katanya bayar," kata Yasonna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkumham Berpesan pada 17.526 CPNS Jangan Menyusahkan Masyarakat

Menkumham Berpesan pada 17.526 CPNS Jangan Menyusahkan Masyarakat

News | Senin, 22 Januari 2018 | 12:54 WIB

Menkumham Bantah Ada Jaringan Mafia Narkoba di Lapas

Menkumham Bantah Ada Jaringan Mafia Narkoba di Lapas

News | Jum'at, 19 Januari 2018 | 07:21 WIB

Satu Lagi Napi Lapas Binjai yang Kabur Berhasil Diringkus

Satu Lagi Napi Lapas Binjai yang Kabur Berhasil Diringkus

News | Senin, 25 Desember 2017 | 23:34 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×