Setya Novanto Kini Cukur Rambut di Tukang Pinggir Jalan

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Selasa, 13 Februari 2018 | 11:24 WIB
Setya Novanto Kini Cukur Rambut di Tukang Pinggir Jalan
Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto, kembali digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (22/1/2018), dengan salah satu saksi yakni pengusaha Made Oka Masagung. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Setya Novanto mengklaim hidupnya kekinian tak lagi dekat dengan kemewahaan serta kemudaan, setelah “ngekos” di Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Mantan Ketua DPR yang menjadi tersangka kasus korupsi dana proyek KTP elektronik tersebut, harus iklhas menjalani kehidupan yang berbeda di balik terungku.

Sebab, dalam sel tahanan, Setnov mengakui melakukan sejumlah pekerjaan yang sudah sejak lama tak ia lakukan seperti menyapu dan mengepel lantai.

Gaya hidupnya juga berubah. Setnov, sebelum sidang lanjutan kasusnya dimulai di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (12/2/2018), dimulai, mengatakan dia kini hanya bisa mencukur rambut sebulan sekali.

"Dulu, biasanya potong rambut itu sekali dalam dua minggu. Sekarang hanya sebulan sekali,” tuturnya.

Itu juga, kata dia, tidak dilakukan di salon-salon terkenal. Setnov mencukur rambutnya di tukang cukur pinggiran jalan.

Meski begitu, mantan Ketua Umum Partai Golkar itu tetap mengucapkan terima kasih kepada KPK.

”Saya juga terima kasih bisa potong rambut sebulan sekali, biasa dua minggu sekali. Cepat panjang (rambutnya). Ini (gayanya) setengah anak muda. Biar nggak kelihatan susah," tukasnya, berkelakar.

Novanto juga mengatakan, selama di tahanan, kerap mengerjakan pekerjaan seperti menyapu dan mengepel lantai.Tidak hanya dirinya, para tahanan lainnya juga melakukan hal sama.

"Kalau di ruang tahanan kami bersihkan. Dibacain Quran, nanti kami bersihin sendiri, kita lap, jangan sampai kotor. Laba-laba kami bersihkan. Supaya tetap terjaga," katanya.

Karena itu, kata Novanto, Rutan KPK jauh dari kesan horor. Sebab, semua diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bersih, mulai dari bersih-bersih ruangan, diri sendiri sampai kebersihan rohani.

"Kebetulan semua bersih semua, sembahyangnya kuat-kuat semua. ‎Semua baca Alquran (yang beragama Islam). Saya pun belajar dari teman-tman yang lain. Belajar baca. Selalu salat berjemaah," kata Novanto.

Kendati sering melakukan kegiatan yang baik, Novanto seperti yang lainnya juga merindukan anak dan istrinya.

Menurut Novanto, meskipun keinginan berpolitik mulai berkurang, tapi tidak dengan kerinduannya untuk bertemu keluarga.

‎"Ya bukan kangen lagi. Satu-satunya orang sudah dalam susah hidup di kos-kosan, harapannya bukan pengin politik, pengin jabatan. Harapannya itu keluarga, istri dan anak-anak," katanya.

Dapat Teman Curhat

Selain itu, Setya Novanto juga mengakui mendapat teman yang bisa diajak “curhat” di lingkungan tahanan, yakni Auditor Utama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rochmadi Saptogiri.

"Pak Sapto, ya menceritakan bagaimana kesusahannya, ada juga para bupati kesulitan-kesulitannya, semua kita percayakan pada penyidik atau JPU," kata Setnov.

Rochmadi juga menghuni rumah tahanan KPK karena menjadi terdakwa penerimaan suap Rp240 juta terkait audit laporan keuangan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), penerimaan gratifikasi sebesar Rp3,5 miliar serta tindak pidana pencucian uang.

"Ya, mereka curhat masing-masing begitu, hampir semua dekat, saya ceritakan," ujar Setnov.

Dia juga mengaku sedang mempelajari Alquran.

"Semua saya pelajari. Kami saling 'ngobrol', semuanya kan sama-sama susah. Kita 'sharing' kembali kita serahkan sama Tuhan," kata Setnov pula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditangkap KPK, Bupati Ngada Dulu Pernah Blokir Bandara

Ditangkap KPK, Bupati Ngada Dulu Pernah Blokir Bandara

News | Selasa, 13 Februari 2018 | 08:49 WIB

KPK Resmi Tahan Tersangka Penyuap Bupati Ngada

KPK Resmi Tahan Tersangka Penyuap Bupati Ngada

News | Selasa, 13 Februari 2018 | 06:42 WIB

Resmi Ditahan KPK, Bupati Halmahera Timur Bantah Terima Suap

Resmi Ditahan KPK, Bupati Halmahera Timur Bantah Terima Suap

News | Selasa, 13 Februari 2018 | 04:02 WIB

Terkini

Jokowi Injak Kepala Kerbau, PDIP Tertawa

Jokowi Injak Kepala Kerbau, PDIP Tertawa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:59 WIB

Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

Bocah 4 Tahun Tewas Terjeblos Lubang Galian di Manggarai, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:51 WIB

Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar

Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:39 WIB

Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR

Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:33 WIB

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:20 WIB

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:09 WIB

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:48 WIB

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:10 WIB

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 11:09 WIB

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut

News | Senin, 29 Juni 2026 | 10:56 WIB

×