Anies: 14 Persen Orang Jakarta Meninggal karena Kanker

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 13 Februari 2018 | 15:44 WIB
Anies: 14 Persen Orang Jakarta Meninggal karena Kanker
Anies Baswedan di acara peringatan hari kanker sedunia tahun 2018 di halaman Museum Seni Rupa dan Keramik, kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Selasa (13/2/2018). (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Sebanyak 3.900 masyarakat Jakarta di tahun 2017 meninggal dunia karena terkena penyakit kanker. Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan meminta masyarakat untuk lebih waspada.

"Kanker sebagai penyebab kematian, 3.900 jiwa atau sekitar 14 persen dari total kematian di Jakarta. disebabkan karna kanker," ujar Anies di acara peringatan hari kanker sedunia tahun 2018 di halaman Museum Seni Rupa dan Keramik, kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Selasa (13/2/2018).

Anies mengatakan urgensi diteksi dini kanker seharusnya sudah dilakukan. Menurut Anies, banyak kasus di Jakarta penderita kanker sudah sampai stadium empat.

"Ironisnya kasus kanker ini ditemukan pada stadium lanjut, minimal ini laporan yang kami terima efeknya adalah peringatan ini harus menjadi peringatan bagi kita semua yang merasa sehat," kata Anies.

Untuk menanggulangi penyakit kanker, Dinas Kesehatan Jakarta, sudah melakukan pelatihan deteksi dini di tiap Puskesmas Kecamatan.

Anies mengklaim beberapa puskesmas di Jakarta sudah memiliki pelayanan krioterapi guna deteksi dini kanker serviks. Tujuannya untuk deteksi dini kanker leher rahim agar bisa segera ditindaklanjuti saat stadium awal.

"Di Jakarta ini kami sudah melakukan pelatihan diteksi dini kanker di setiap puskesmas kecamatan," katanya.

Dalam peringatan ini hadir diantaranya Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Ketua PKK Indonesia Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Kepala Dinas Kesehatan Jakarta Koesmedi Priharto, dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta Fery Farhati.

Anies sempat mengunjungi mobil deteksi dini kanker yang dipamerkan di lokasi. Selain itu, ia juga meresmikan satu unit Bus Transjakarta dengan stiker peringatan bahaya kanker.

Deteksi dini kanker serviks

Anies pun mengajak masyarakat melakukan pemeriksaan diteksi dini kanker serviks pada perempuan di setiap Puskesmas Kecamatan.

Jumlah pemeriksaan deteksi dini kanker serviks sepanjang tahun 2017 meningkat 114 persen menjadi 105.060 pemeriksaan.

"Tahun 2016 itu kami melakukan 48 ribu pemeriksaan, di tahun 2017 dilakuakan 105.060 ribu pemeriksaan," ujar Anies.

Anies menjelaskan, meningkatnya pemeriksaan diteksi dini karena beberapa puskesmas di Jakarta sudah memiliki alat krioterapi, sehingga hasil IVA positif dapat segera ditatalaksana di puskesmas. Pemberian vaksinasi HPV bagi anak perempuan kelas 5 dan 6 SD juga sudah dilakukan.

"Serta pelatihan kader paliatif untuk membantu perawatan pasien kanker stadium lanjut di tumah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tangerang Akan Kirim Air Bersih ke Jakarta Sampai 2038

Tangerang Akan Kirim Air Bersih ke Jakarta Sampai 2038

News | Selasa, 13 Februari 2018 | 11:31 WIB

Anies hingga Amin Rais Kenang AM Fatwa di Balai Kota

Anies hingga Amin Rais Kenang AM Fatwa di Balai Kota

News | Selasa, 13 Februari 2018 | 05:02 WIB

Ditanya Soal Hotel Alexis, Anies Tuduh Wartawan Provokasi

Ditanya Soal Hotel Alexis, Anies Tuduh Wartawan Provokasi

News | Senin, 12 Februari 2018 | 16:55 WIB

Dapat Bantuan DKI Rp10 Miliar, Bogor akan Buat Sumur Resapan

Dapat Bantuan DKI Rp10 Miliar, Bogor akan Buat Sumur Resapan

News | Senin, 12 Februari 2018 | 16:29 WIB

Komunitas Bangsa Bersatu Demo Anies Sandi di Balaikota DKI

Komunitas Bangsa Bersatu Demo Anies Sandi di Balaikota DKI

News | Senin, 12 Februari 2018 | 16:24 WIB

Terkini

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB