Viral Foto Pelaku Penculikan Ustad di Tebet Hoax

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 16 Februari 2018 | 18:23 WIB
Viral Foto Pelaku Penculikan Ustad di Tebet Hoax
Berita hoax (Shutterstock)

Suara.com - Muncul lagi foto berisi penangkapan seseorang yang dituduh sebagai anggota Partai Komunis Indonesia di media sosial. Dalam foto yang viral itu, nampak seorang warga bertelanjang dada diringkus warga di kawasan Tebet, Jakarta Selatan karena diduga hendak menculik pemuka agama.

Kapolsek Tebet Komisaris Maulana Jali Karepesina menyampaikan, informasi penangkapan pemuda yang sudah babak belur itu bukan karena dicurigai warga ingin melakukan penculikan terhadap ustad.

"Itu hoax," kata Maulana kepada Suara.com, Minggu (16/2/2018).

Maulana menyampikan, lelaki bernama Iwan Belong itu dihakimi massa karena dituduh melakukan pencurian sebuah telepon genggam milik Abdul Hadi di Jalan Tebet Barat IX C, Tebet Barat, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (13/2/2018) malam.

"Ya itu tersangka pencurian," kata dia.

Setelah kejadian, pelaku juga sempat digelandang ke kantor polisi. Namun, saat dilakukan pemeriksaan, kondisi kejiwaan Iwan dinyatakan tak waras.

"Setelah mendengar tersangka sakit jiwa dan dari keluarganya juga menyatakan tersangka pernah dirawat di RS Jiwa," kata Maulana.

Polisi juga tidak menindaklanjuti kasus tersebut, karena korban pencurian tak jadi membuat laporan setelah pelaku dinyatakan menderita gangguan jiwa.

“Setelah kami amankan 24 jam, selain pelapor tidak mau buat LP setelah mendengar tersangka sakit jiwa," kata dia.

Penyebar Hoax Penculikan Ustad Dicari

Meski demikian, polisi masih menelusuri pihak yang sengaja menyebarkan isu penangkapan tersebut dengan teror penculikan pemuka agama. Polisi masih mencari pelaku yang menyebarkan berita hoax itu di medsos.

"Ini lagi dilakukan penyelidikan. Masih kami himpun informasinya," katanya.

Dia juga berharap, masyarakat tak terpancing dengan adanya informasi yang berkembang di dunia maya. Sebab, menurutnya, kabar hoax itu bisa memicu keresahan di masyarakat.

"Orang-orang ingin buat situasi Kamtibmas tidak kondusif," kata Maulana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amien Rais: Pembela LGBT dan PKI Sudah Berani Keluar dari Sarang

Amien Rais: Pembela LGBT dan PKI Sudah Berani Keluar dari Sarang

News | Minggu, 11 Februari 2018 | 13:13 WIB

YLBHI Kecam Putusan Vonis Budi Pego

YLBHI Kecam Putusan Vonis Budi Pego

News | Kamis, 25 Januari 2018 | 02:02 WIB

BMKG: Surat Soal Gelombang Tinggi dan Gempa Susulan Cuma Hoax

BMKG: Surat Soal Gelombang Tinggi dan Gempa Susulan Cuma Hoax

Tekno | Selasa, 23 Januari 2018 | 20:27 WIB

Hujatan dan Hoax Marak di Medsos, LIPI: Karena Hukum Kurang Tegas

Hujatan dan Hoax Marak di Medsos, LIPI: Karena Hukum Kurang Tegas

Tekno | Sabtu, 20 Januari 2018 | 01:41 WIB

Kasus Tuduhan PKI, Menteri Nasir Bisa Diperiksa Polisi di Kantor

Kasus Tuduhan PKI, Menteri Nasir Bisa Diperiksa Polisi di Kantor

News | Kamis, 18 Januari 2018 | 15:13 WIB

Terkini

Mayoritas Keluarga Penerima MBG Tinggal dengan Perokok, Kemenkes Khawatir Manfaat Program Tergerus

Mayoritas Keluarga Penerima MBG Tinggal dengan Perokok, Kemenkes Khawatir Manfaat Program Tergerus

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:58 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Tasikmalaya Masuk Tahap Tiga

Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Tasikmalaya Masuk Tahap Tiga

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:57 WIB

Cukup Sekali Cerita! Pemerintah Janji Respons 1x24 Jam Laporan Kekerasan Perempuan dan Anak

Cukup Sekali Cerita! Pemerintah Janji Respons 1x24 Jam Laporan Kekerasan Perempuan dan Anak

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:39 WIB

Deretan Ulah Oknum TNI Disorot! Desakan Kembalikan Militer ke Fungsi Pertahanan Menguat

Deretan Ulah Oknum TNI Disorot! Desakan Kembalikan Militer ke Fungsi Pertahanan Menguat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:27 WIB

Trump Ancam Kalau Ada Tentara AS Tewas, Perang Lagi dengan Iran

Trump Ancam Kalau Ada Tentara AS Tewas, Perang Lagi dengan Iran

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:22 WIB

Gencatan Senjata, Menhan Katz: Pasukan Israel Tetap di Lebanon

Gencatan Senjata, Menhan Katz: Pasukan Israel Tetap di Lebanon

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:14 WIB

Bawa Jasa Internasional ke Ruang Sidang, Pengacara Anggota BAIS Sebut Kliennya Bukan Kriminal Tulen

Bawa Jasa Internasional ke Ruang Sidang, Pengacara Anggota BAIS Sebut Kliennya Bukan Kriminal Tulen

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:07 WIB

Menteri Imipas Buka Akses Data untuk KPK Usut Kasus Silmy Karim Cs

Menteri Imipas Buka Akses Data untuk KPK Usut Kasus Silmy Karim Cs

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:56 WIB

Tak Punya Dealer dan Bengkel Aktif, Pengadaan Motor Listrik BGN Tidak Penuhi Syarat

Tak Punya Dealer dan Bengkel Aktif, Pengadaan Motor Listrik BGN Tidak Penuhi Syarat

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:50 WIB

Pukat UGM Desak Kejagung 'Follow The Money' Kasus MBG hingga ke SPPG: Siapa Saja yang Kecipratan?

Pukat UGM Desak Kejagung 'Follow The Money' Kasus MBG hingga ke SPPG: Siapa Saja yang Kecipratan?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:40 WIB