Dedi Mulyadi Diserang soal Penyarungan Pohon, Apa Katanya?

Yazir Farouk

Selasa, 13 Maret 2018 | 06:28 WIB
Dedi Mulyadi Diserang soal Penyarungan Pohon, Apa Katanya?
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi datang ke Gedung KPK di Jakarta, Selasa (7/11).

Suara.com - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tidak masalah saat disinggung soal penyarungan pohon di Purwakarta oleh salah satu rivalnya pasangan calon Sudrajat-Syaikhu dalam debat publik Pilgub Jawa Barat di gedung Sabuga, Kota Bandung, Senin, (12/3/2018).

"Ya nggak apa-apa karena orang dilihat dari sudut pandang yang dimiliki oleh Paslon itu nggak ada problem kan kita biasa," kata Dedi kepada wartawan usai debat.

Paslon Sudrajat-Syaikhu heran mengapa Dedi Mulyadi menyarungi pohon dengan kain saat menjabat sebagai Bupati Purwakarta. Padahal kata mereka, ada hal yang lebih penting untuk dilakukan seperti masalah kemanusiaan misalnya.

Menanggapi hal itu, Dedi menilai masalah lingkungan dan kemanusian merupakan satu kesatuan yang tak bisa dilepaskan.

"Pertanyaan saya apakah manusia berdiri sendiri? Apakah orang Jawa Barat bisa hidup nggak tanpa pohon, tanpa air, tanpa udara, tanpa tanah?," ujarnya.

Menurut Dedi, masih banyak orang yang tak paham dengan konsep etika lingkungan yang digagasnya. Kata dia, jika ingin menghormati sang pencipta, maka hormati lah ciptaannya, termasuk alam dan manusia.

"Yang tidak boleh itu kan pohon disembah. Mau dikasih sarung atau apapun kan boleh-boleh saja. Daripada dikasih paku, dipasang iklan kan mendingan dikasih kain," katanya menegaskan.

Dedi kemudian memberi contoh. Dalam tradisi Sunda zaman dulu, kata dia, pohon petai agar cepat berbuah biasanya diikat dengan tali yang terbuat dari anyaman bambu dan batang padi. Kemudian, pohon itu diberi kukusan nasi yang terbuat dari anyaman bambu berbentuk kerucut atau aseupan.

Tradisi itu, katanya, merupakan etika kebudayaan yang berdampak terhadap lingkungan. Menurutnya, ketika tidak paham terhadap konsep itu maka tidak akan mengerti pula bahwa antara konsep kebudayaan, lingkungan dan pembangunan tata ruang justru saling berkaitan.

baca juga

"Ketika melihat teksnya kan ada nggak larangan pohon dikasih kain, dari sisi syar'i. Andai katapun orang yang mengeluarkan hujjah, pasti debatable pasti ada juga kelompok lain yang mengatakan tidak ada problem," jelasnya.

Lebih lanjut kata Dedi, berbeda pendapat adalah hal lumrah di Indonesia. Tapi yang perlu digaris bawahi, jangan sampai perilaku pemimpin sampai merugikan masyarakatnya. [Aminudin].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demiz-Dedi Mulyadi Akui Berat Rebut Suara di Bandung Raya

Demiz-Dedi Mulyadi Akui Berat Rebut Suara di Bandung Raya

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 17:53 WIB

Dedi Mulyadi Larang Caleg Golkar Jabar Poligami Jika Terpilih

Dedi Mulyadi Larang Caleg Golkar Jabar Poligami Jika Terpilih

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 23:32 WIB

Kumpulkan Para Pengusaha Jabar, Ridwan Kamil Galang Dana Kampanye

Kumpulkan Para Pengusaha Jabar, Ridwan Kamil Galang Dana Kampanye

News | Selasa, 20 Februari 2018 | 05:35 WIB

Ditugaskan Prabowo, Sandiaga Jadi Juru Kampanye di Hari Libur

Ditugaskan Prabowo, Sandiaga Jadi Juru Kampanye di Hari Libur

News | Senin, 12 Februari 2018 | 14:09 WIB

Elektabilitas Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi Masih Unggul di Jabar

Elektabilitas Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi Masih Unggul di Jabar

News | Selasa, 06 Februari 2018 | 07:28 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×